Selasa, 22 September 2026
06:18 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Subartu

Subartu adalah nama yang diberikan selama Zaman Perunggu untuk daerah yang terletak di tengah jalur Tigris, bagian utara dari empat bagian di mana dunia dibagi untuk bangsa Sumeria, dan yang nantinya akan menjadi inti asli Asyur. Dihuni oleh populasi bangsa Hurri,[1] Subartu adalah daerah urbanisasi lama dan eksploitasi pertanian, sejak periode Hassuna dan Halaf.

Salah satu penyebutan tertulis paling awal tentang Subartu ditemukan dalam sebuah prasasti oleh Raja Adab Lugal-Anne-Mundu (disebutkan dalam Daftar Raja Sumeria) yang menyatakan bahwa kekuasaannya meluas ke berbagai wilayah Mesopotamia. Penggunaan istilah anakronistik membuktikan kepalsuannya.

Kemudian, sebuah prasasti pemerintahan Naram-Sin dari Akkadia, menyatakan telah menaklukkan Subartu dan telah ditempatkan di bawah ensi-nya.[2] Pernyataan ini ditegaskan dengan munculnya beberapa prasasti Naram-Sin di Niniwe, salah satu ibu kota Asyur pada masa depan, lebih jauh lagi dari Akkadia, dan bahkan di Diyarbakır.

Persatuan politik Subartu dan kota Assur, akan memunculkan negara Asyur yang akan mulai menjadi penting pada paruh pertama milenium II SM. Istilah ini akan terus digunakan di Babel untuk menunjuk Asyur dan masih digunakan pada masa pemerintahan Kambisus II dari Persia.

Lihat pula

Referensi

  1. Finkelstein J.J. (1955), "Subartu and Subarians in Old Babylonian Sources" (Journal of Cuneiform Studies, Vol 9, No.1)
  2. Wayne Horowitz, Mesopotamian Cosmic Geography, Eisenbrauns 1998 ISBN0-931464-99-4

Bacaan selanjutnya

Geografi
Modern
Kuno
Stempel silinder Mesopotamia Kuno
(Pra)sejarah
Prasejarah
Sejarah
Bahasa
Budaya
Arkeologi
Agama
Bidang studi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan