Senin, 21 September 2026
05:57 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Stimulasi puting

Stimulasi puting adalah salah satu dari beberapa cara nonmedis yang efektif dilakukan ibu hamil untuk menginduksi persalinan dengan cara melepaskan hormon oksitosin, membantu kontraksi rahim sehingga mempersingkat waktu pelepasan plasenta. [1][2][3][4] Pelepasan hormon ini juga dapat mendorong membantu pergerakan bayi ke jalan lahir. [3] Ada berbagai cara untuk merangsang puting dengan alat atau hanya dengan jemari tangan. [1]

Penelitian tentang efektivitas stimulasi puting untuk induksi persalinan masih belum memberikan kesimpulan pasti karena kurangnya penelitian yang luas dan terbaru. Namun, penelitian tahun 2015 menunjukkan bahwa stimulasi puting dapat mengurangi durasi persalinan dan kejadian operasi caesar. Meskipun bukti ini belum kuat, banyak penyedia layanan kesehatan merekomendasikan metode ini kepada klien yang telah mencapai masa kehamilan penuh. [2] Selain itu, sebuah studi menunjukkan bahwa stimulasi puting susu dapat mempercepat pengeluaran plasenta, menunjukkan pengaruh positif terhadap proses persalinan. Oleh karena itu, penggunaan stimulasi puting susu direkomendasikan saat membantu persalinan kala III untuk meningkatkan kontraksi rahim. Pendidikan antenatal sebaiknya mencakup informasi tentang cara meningkatkan kontraksi rahim pada saat persalinan kala III, guna mempersingkat proses persalinan dan mengurangi risiko perdarahan. [4]

Cara Kerja Stimulus Puting

Stimulasi puting dapat meningkatkan kadar hormon oksitosin, yang berperan penting dalam berbagai proses fisik dan emosional, seperti persalinan, menyusui, dan pembentukan ikatan antara orang tua dan anak. Oksitosin diproduksi di hipotalamus dan disekresikan oleh kelenjar pituitari. Hormon ini merangsang kontraksi rahim dan memulai persalinan, serta meningkatkan produksi prostaglandin yang juga memperkuat kontraksi. Pitocin, versi sintetis oksitosin, digunakan untuk menginduksi atau membantu persalinan. Peningkatan oksitosin akibat rangsangan pada puting dapat memicu kontraksi dan memulai persalinan jika tubuh ibu hamil sudah siap. [2]

Referensi

  1. 1 2 "Nipple Stimulation to Induce Labor: How Does It Work?". Healthline (dalam bahasa Inggris). 2017-07-05. Diakses tanggal 2024-05-04.
  2. 1 2 3 "Can Nipple Stimulation Be Used to Induce Labor?". Verywell Health (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-05-04.
  3. 1 2 "Tips Lakukan Stimulasi Puting untuk Percepat Kontraksi". kumparan. Diakses tanggal 2024-05-04.
  4. 1 2 Rasyid, Hernita Sutiawati (2021-10-22). "Stimulasi Puting Susu terhadap Lama Pengeluaran Plasenta". Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo (dalam bahasa American English). 6 (2): 85–91. ISSN 2808-523X.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan