Senin, 21 September 2026
04:00 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Olahraga

Olahraga

bentuk kegiatan rekreasi yang biasanya bersifat fisik

330px-Youth-soccer-indiana.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kegiatan olahraga di kalangan anak berfungsi untuk menyehatkan sekaligus sebagai kegiatan interaksi sosial.

Olahraga (bentuk tidak baku: olah raga)[1] adalah bentuk aktivitas fisik yang biasanya bersifat kompetitif dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan fisik seseorang seraya memberikan hiburan bagi pemain ataupun penonton.[2][3] Olahraga merupakan aktivitas fisik yang disengaja dan direncanakan mulai dari arah, tujuan, waktu, dan lokasinya.[4] Dalam kehidupan bersosial, olahraga merupakan suatu fenomena sekaligus bentuk ekspresi manusia.[5] Olahraga dapat dilakukan secara individu maupun beregu.

Definisi lain, olahraga adalah aktivitas yang bersifat kompetitif yang melibatkan kemampuan fisik dan mental, yang dalam permainannya harus ada tata aturannya sehingga dalam suatu kompetisi olahraga akan ada pihak yang menang dan kalah.[6] Olahraga yang melibatkan kemampuan fisik sebagai pengendali besar dalam memengaruhi hasil permainan, meliputi sepak bola, basket, bulu tangkis, dan lain-lain. Sedangkan olahraga yang tidak terlalu melibatkan kemampuan fisik, meliputi permainan kartu dan catur.[7]

Sejarah

Keterlibatan olahraga dalam kehidupan manusia terjadi sekitar 3000 tahun yang lalu. Pada masa itu, olahraga digunakan sebagai pendukung latihan bagi para prajurit untuk persiapan perang. Beberapa cabang olahraga seperti lempar lembing, dan lempar cakram yang merupakan adaptasi olahraga pada zaman dulu.[8]

Seiring berjalannya waktu, olahraga mengalami perkembangan dan membentuk berbagai macam jenis olahraga. Monumen Pharaoh yang terletak di Mesir, menunjukkan berkembangan olahraga pada cabang lari yang direpresentasikan oleh Zoser berpartisipasi dalam perlombaan lari saat festival.[9] Olimpiade olahraga pertama dilaksanakan pada 776 Sebelum Masehi (SM) oleh Yunani kuno. Pada saat itu, olimpiade hanya dapat diikuti oleh laki-laki Yunani saja khususnya yang bebas dari perbudakan. Pada tahun 1896, olimpiade modern pertama diselenggarakan di Athena, Yunani di bawah kepemimpinan Pierre de Coubertin.

Cabang olahraga modern

Berikut adalah daftar tidak lengkap dari cabang-cabang olahraga yang masih dipertandingkan pada era modern

Artikel utama: Daftar olahraga

Rekor

Manfaat Olahraga

Olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan berolahraga metabolisme tubuh menjadi lancar sehingga distribusi dan penyerapan nutrisi dalam tubuh menjadi lebih efektif dan efisien. Kombinasi diet, olahraga dan tidur merupakan kunci yang penting untuk kesehatan total. Oleh karena itulah olahraga sangat digemari banyak orang. Dengan berolahraga rutin, secara tidak langsung tubuh juga akan memiliki kondisi yang lebih prima serta ideal dibandingkan sebelumnya. Pikiran jauh lebih tenang, dan diri menjadi jauh lebih produktif.[10]

Popularitas

Popularitas olahraga di dunia pada tahun 2018 berdasarkan jumlah penggemar:[11]

#OlahragaPenggemarLingkup
1 Sepak bola4 miliarGlobal
2 Kriket2.5 miliarBritania Raya dan Negara-Negara Persemakmuran
3 Hoki lapangan2 miliarEropa, Afrika, Asia, dan Australia
4 Tenis1 miliarGlobal
5 Bola voli900 jutaEropa Barat dan Amerika
6 Tenis meja875 jutaGlobal
7 Bola basket825 jutaGlobal
8 Bisbol500 jutaAS, Karibia, dan Jepang
9 Sepak bola rugbi475 jutaBritania Raya dan Negara-Negara Persemakmuran
10 Golf450 jutaEropa Barat, Asia Timur, Amerika Utara

Lihat pula

Referensi

  1. kbbi.kemendikdasmen.go.id https://kbbi.kemendikdasmen.go.id/entri/Olahraga.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong; Teks "Olahraga - KBBI Daring" diabaikan
  2. "Definition of sport - Services - SportAccord - International Sports Federation". web.archive.org. 28 Oktober 2011. Diarsipkan dari versi asli pada 2011-10-28. Diakses tanggal 2 Februari 2022.
  3. "Sports". ScienceDaily (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2 Februari 2022.
  4. Superadmin. "Mengenal Jenis Aktivitas Fisik". Direktorat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2 Februari 2022.
  5. Setyawan, Danang Aji (Juli 2016). "Fair Play dalam Olahraga". Jendela Olahraga (dalam bahasa Inggris). 1 (1): 3. doi:10.26877/jo.v1i1. ISSN 2527-9580.
  6. Klein, Shawn E. (14 Desember 2016). Defining Sport: Conceptions and Borderlines (dalam bahasa Inggris). Lexington Books. hlm. 209. ISBN 978-1-4985-1158-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. Klein, Shawn E. (14 Desember 2016). Defining Sport: Conceptions and Borderlines (dalam bahasa Inggris). Lexington Books. hlm. 210. ISBN 978-1-4985-1158-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. "The History of Sports". ThoughtCo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-02-02.
  9. "History of Sports in Ancient Egypt". web.archive.org. 2006-10-29. Diarsipkan dari versi asli pada 2006-10-29. Diakses tanggal 2022-02-02.
  10. "Pentingnya Olahraga Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri". Satu Persen. 2020-09-18. Diakses tanggal 2020-10-07.
  11. "The Most Popular Sports in the World". World Atlas. 2018. Diakses tanggal 17 Agustus 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan