Selasa, 06 Oktober 2026
23:45 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Smarta

Smarta

Bagikan:
Bagian dari seri
Agama Hindu
250px-Aum_Om_dark_red_circle_hollow_tomato.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Smarta (Dewanagari: स्मार्त; ,IAST: Smārta, स्मार्त) atau Smarta-sampradaya adalah aliran ortodoks atau sekte Hindu yang digagas kaum brahmana yang mengikuti Sanmata.[1][2] Istilah Smarta digunakan untuk merujuk kepada golongan brahmana tertentu yang mahir tentang smerti, atau yang mengakui smerti sebagai teks paling sahih.[3]

Pada umumnya, umat Smarta memuja Tuhan dalam enam wujud: Ganesa, Siwa, Sakti, Wisnu, Surya, dan Skanda. Karena aliran ini menerima segala dewa-dewi Hindu yang utama, aliran ini dikenal sebagai Hindu liberal atau non-sektarian. Umatnya mengikuti jalan filosofis dan meditasi, yang menekankan persatuan manusia dengan Tuhan melalui kesadaran.[4] Aliran ini tidak terlalu bersifat sekte sebagaimana Waisnawa atau Saiwa, dan menganut asas keyakinan bahwa Brahman adalah prinsip tertinggi dalam alam semesta dan meliputi segala sesuatu yang ada.[5][6][7]

Referensi

  1. ↑ Doniger 1999, hlm. 1017.
  2. ↑ Popular Prakashan 2000, hlm. 52.
  3. ↑ Lochtefeld 2002, hlm. 656.
  4. ↑ "hinduism HimalayanAcademy". Diakses tanggal 7 Februari 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "ISKCON". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-11-15. Diakses tanggal 7 Februari 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Hindus in SA". Diakses tanggal 7 Februari 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Dubois. Hindu Manners, Customs and Ceremonies. Cosimo. hlm. 111.

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan