Minggu, 20 September 2026
21:53 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Simuh

Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Simuh
Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta7
Masa jabatan
19921996
PendahuluProf. Dr. HA Mu'in Umar
PenggantiProf. Dr. HM. Atho Mudzhar
Informasi pribadi
Lahir(1933-06-03)3 Juni 1933
Meninggal27 Mei 2015(2015-05-27) (umur 81)

Prof. Dr. Simuh (3 Juni 1933  27 Mei 2015)[1][2] adalah sseorang yang berkemampuan dan berkeahlian dalam bidang satra Jawa. Ia dikenal sebagai orang yang paling berwenang dalam bidang tersebut.

Simuh meraih gelar doktor dengan disertasinya berjudul "Mistik Islam Kejawen Raden Ngabehi Ronggowarsito (lakian tentang Wirid Hidayat Jati)". Ia juga dikukuhkan menjadi guru besar (profesor) dengan pidatonya yang bertema Perkembangan Aspek Akidah dalam Sufisme bahkan hingga kini Simuh pun memasukkan kajian tasawuf ke dalam bukunya Islam dan Pergumulan Budaya.

Simuh banyak dipengaruhi oleh kehidupan sosial yang ada di Jawa karena Simuh berkediaman di Yogyakarta. Jadi, harus menganut salah satu aliran-aliran Islam yang ada di Jawa, sehingga Simuh harus ikut terlibat dalam dunia yang sedang menjadi sasaran atau objek penelitiannya. Pengaruh sosial yang dialami Simuh tidak lepas dari pengaruh masyarakat Jawa yang cenderung masih awam dan nuansa budayanya masih sangat kuat, dan kental dengan adat istiadatnya.

Karier

Prof. Simuh merupakan rektor IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang ke 7.

Referensi

  1. Sekilas UIN Sunan Kalijaga Diarsipkan 2011-12-21 di Wayback Machine.
  2. PEMIKIRAN PROF. DR. SIMUH TENTANG TASAWUF DALAM BUKU ISLAM DAN PERGUMULAN BUDAYA JAWA[pranala nonaktif permanen]
Didahului oleh:
Prof. Dr. HA Mu'in Umar
Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
1992 - 1996
Diteruskan oleh:
Prof. Dr. HM. Atho Mudzhar
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan