Senin, 21 September 2026
02:26 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Sifon

Sifon

Artikel ini berisi tentang perangkat ini. Untuk tradisi sunat, lihat sifon (tradisi). Untuk penggunaan lain, lihat Sifon (disambiguasi).
250px-Lappo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prinsip sifon
250px-FlyingDropletSiphon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pada sifon tetesan melayang, tegangan permukaan menarik aliran cairan menjadi tetesan-tetesan terpisah di dalam ruang kedap udara, sehingga mencegah cairan yang turun bersentuhan dengan cairan yang naik. Hal ini mencegah kekuatan tarik cairan (tensile strength) menarik cairan ke atas. Eksperimen ini juga menunjukkan bahwa efek tekanan atmosfer pada saluran masuk tidak dibatalkan oleh tekanan atmosfer yang sama pada saluran keluar.

Sifon (daribahasa Yunani Kunoσίφων (síphōn), artinya "pipa, tabung"; juga dieja syphon) adalah berbagai jenis perangkat yang melibatkan aliran cairan melalui tabung. Dalam arti yang lebih sempit, istilah ini merujuk secara khusus pada tabung berbentuk "U" terbalik yang menyebabkan cairan mengalir ke atas, melampaui permukaan reservoir tanpa bantuan pompa, namun ditenagai oleh jatuhnya cairan saat mengalir turun melalui tabung di bawah tarikan gravitasi, yang kemudian dibuang pada level yang lebih rendah daripada permukaan reservoir asalnya.

Terdapat dua teori utama mengenai bagaimana sifon menyebabkan cairan mengalir ke atas melawan gravitasi tanpa dipompa dan hanya ditenagai oleh gravitasi. Selama berabad-abad, teori tradisional menyatakan bahwa gravitasi yang menarik cairan ke bawah pada sisi keluar sifon menghasilkan tekanan rendah di puncak sifon. Tekanan atmosfer kemudian mendorong cairan dari reservoir atas menuju area bertekanan rendah di puncak sifon tersebut, serupa dengan mekanisme pada barometer atau sedotan minuman, untuk kemudian dialirkan ke bawah.[1][2][3][4] Namun, telah dibuktikan bahwa sifon tetap dapat beroperasi dalam kondisi vakum[4][5][6][7] dan pada ketinggian yang melampaui tinggi barometrik cairan.[4][5][8] Sebagai konsekuensinya, teori tegangan kohesi dalam pengoperasian sifon mulai diajukan, di mana cairan ditarik melewati sifon dengan cara yang serupa dengan air mancur rantai.[9] Tidak mutlak bahwa hanya satu teori yang benar, melainkan kedua teori tersebut mungkin berlaku dalam kondisi tekanan sekitar yang berbeda[butuh rujukan]. Teori tekanan atmosfer dengan gravitasi tidak dapat menjelaskan mekanisme sifon dalam ruang hampa yang tidak memiliki tekanan atmosfer signifikan. Sebaliknya, teori tegangan kohesi dengan gravitasi tidak dapat menjelaskan sifon gas CO2,[10] sifon yang tetap bekerja meskipun terdapat gelembung, serta sifon tetesan melayang, di mana gas tidak memberikan gaya tarik yang signifikan dan cairan yang tidak bersentuhan tidak dapat mengerahkan gaya tegangan kohesi.

Seluruh teori yang dipublikasikan di era modern mengakui persamaan Bernoulli sebagai pendekatan yang memadai untuk merepresentasikan operasi sifon ideal yang bebas gesekan.

Referensi

  • Calvert, James B. (11 Mei 2000). "Hydrostatics". Diakses tanggal 8 Oktober 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  1. 1 2 3
  2. 1 2 Boatwright, A.; Hughes, S.; Barry, J. (2015-12-02). "The height limit of a siphon". Scientific Reports. 5 (1) 16790. Bibcode:2015NatSR...516790B. doi:10.1038/srep16790. ISSN 2045-2322. PMC 4667279. PMID 26628323.
  3. Michels, John (1902). Science. American Association for the Advancement of Science. hlm. 152. Diakses tanggal 15 April 2018 via Internet Archive. duane siphon 1902.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Water Flowing Up 24 meters Not Magic, Just Science! Gravity of Life (Part3) di YouTube
  5. Amazing Slow Motion Bead Chain Experiment | Slow Mo | Earth Unplugged di YouTube.
  6. Pouring and Siphoning a Gas di YouTube

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Siphons.
Ikon rintisan

Artikel bertopik umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan