Rabu, 04 November 2026
19:03 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Si Saowaphak

Bagikan:

Phrabat Somdet Phra Sanphet IV (bahasa Thai:พระบาทสมเด็จพระสรรเพชญที่ ๔) atau Somdet Phra Si Saowaphak (bahasa Thai:สมเด็จพระศรีเสาวภาคย์) (1610/11–1611) adalah raja Ayutthaya dengan jabatan terpendek dari Dinasti Sukhothai pada tahun 1610. Pangeranan Si Saowaphak adalah putra dari Raja Ekathotsarot dan memiliki kakak laki-laki Pangeran Suthat yang diangkat menjadi Uparaja pada tahun 1607 tetapi wafat sebelum ayahnya. Pangeran Si Saowaphak, sebagai putra kedua ayahnya, diharapkan diberi gelar Putra Mahkota. Tetapi, Raja Ekathotsarot tidak pernah mengangkatnya menjadi Maha Uparat.

Ketika Raja Ekathotsarot mangkat pada tahun 1610/11, Pangeran Si Saowaphak menggantikan ayahnya naik tahta. Raja Si Saowaphak dikatakan tidak memiliki kemampuan. Pada tahun yang sama, para pedagang Jepang memasuki istana, dan menyandera Raja Si Saowaphak sampai Sang Raja bersumpah tidak akan menyakiti orang Jepang. Jepang kemudian menyandera Sankharat (Pendeta Tertinggi) ke mulut Chao Phraya kemudian mereka berangkat ke Jepang.

Tidak lama kemudian, Raja Si Saowaphak dibunuh. Tahta diberikan kepada putra Raja Ekathotsarot dari selir kelas satu, Phra Intharacha, yang telah menjadi pendeta selama 8 tahun. Dia mengambil gelar Phrachao Songtham.

Didahului oleh:
Ekathotsarot
Raja Ayutthaya
1610–1611
Diteruskan oleh:
Songtham
Penguasa Tailan
Kerajaan Sukhothai
(1238–1438)
Dinasti Phra Ruang
Kerajaan Ayutthaya
(1350–1767)
Dinasti Uthong
Dinasti Suphannaphum
Dinasti Sukhothai
Dinasti Prasat Thong
Dinasti Ban Phlu Luang
Kerajaan Thonburi
(1767–1782)
Dinasti Thonburi
Rattanakosin / Thailand
(1782– )
Dinasti Chakri
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan