Selasa, 29 September 2026
09:15 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Mongkut (Rama IV dari Siam)

Mongkut (Rama IV dari Siam)

Raja Siam (Thailand) dari tahun 1851 hingga 1868

Bagikan:
Mongkut
มงกุฎ
Raja Rama IV
250px-First_King_of_Siam_MET_DP-573-001_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret oleh fotografer John Thomson (fotografer) ca 1865
Raja Siam
Berkuasa2 April 1851 –1 Oktober 1868
Penobatan15 Mei 1851
PendahuluNangklao (Rama III)
PenerusChulalongkorn (Rama V)
Raja MudaPinklao (1851—1866)
Lahir(1804-10-18)18 Oktober 1804
Istana Thonburi, Thonburi, Siam
Meninggal1 Oktober 1868(1868-10-01) (umur 63)
Grand Palace, Krung Thep, Siam
AyahBuddha Loetla Nabhalai
IbuSri Suriyendra
PasanganRatu Somanass Waddhanawathy (1851)
Ratu Debsirindra (1851–1861)
Putri Phannarai (1861–1869)
dan 32 selir
KeturunanAntara lain:
Raja Chulalongkorn (Rama V)
Tisavarakumarn, Pangeran Damrong Rajanubhab
Svasti Sobhana, Pangeran Svastivatana Visishtha
Jayanta Mongkol, Pangeran Mahisara Rajaharudaya
AgamaBuddhisme Theravada
Tanda tanganMongkutมงกุฎ
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Mongkut.
Mongkut

250px-Privy_Seal_of_King_Rama_IV_%28Mongkut%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Cap pribadi
Nama Thai
Thai: พระบาทสมเด็จพระปรเมนทรมหามงกุฎ พระจอมเกล้าเจ้าอยู่หัว
Romanisasi: Phra Bat Somdet Phra Poramenthramaha Mongkut Phra Chom Klao Chao Yu Hua

Phra Bat Somdet Phra Poramenthramaha Mongkut Phra Chom Klao Chao Yu Hua (bahasa Thai:พระบาทสมเด็จพระปรเมนทรมหามงกุฎฯ พระจอมเกล้าเจ้าอยู่หัว), atau Rama IV, dikenal oleh negara asing sebagai Raja Mongkut (18 Oktober 1804 – 1 Oktober 1868) adalah raja keempat dari Kerajaan Siam (Thailand) di bawah Dinasti Chakri. Ia memerintah dari tahun 1851 hingga tahun 1868. Dia adalah salah satu raja yang paling dihormati negaranya.

Pemerintahan Raja Mongkut ditandai dengan munculnya keinginan modernisasi yang pesat dan keterlibatan diplomatik, yang memainkan peran penting dalam membentuk arah kemajuan bangsa Siam dan hubungan internasional. Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Siam pertama kali merasakan tekanan ekspansionisme Barat. Raja Mongkut merangkul inovasi Barat dan mulai melakukan reformasi teknologi, sains, dan budaya sehingga beliau mendapat gelar anumerta "Bapak Sains dan Teknologi" di Siam. Perkiraannya yang akurat tentang gerhana matahari total pada tanggal 18 Agustus tahun 1868 — yang kemudian dijuluki "gerhana Raja Siam" — menunjukkan ketajaman ilmiah sang raja dan menjadi simbol keterlibatan Kerajaan Siam dengan sains modern.

Raja Mongkut juga terkenal karena mengangkat adik laki-lakinya, Pangeran Chutamani, sebagai Raja Muda, bergelar Raja Pinklao pada tahun 1851. Sang raja memberikan titah kepada negara bahwa Raja Pinklao harus dihormati dengan kehormatan yang sama seperti dirinya (seperti yang dilakukan dahulu oleh Raja Naresuan terhadap saudaranya Pangeran Ekathotsarot pada tahun 1583). Selama masa pemerintahan Raja Mongkut juga, kekuasaan Keluarga Bunnag mencapai masa puncaknya. Keluarga ini lalu membentuk wangsa keluarga bangsawan paling berkuasa di Siam.

Di Barat, Raja Mongkut terkenal melalui musikal tahun 1951 berjudul The King and I dan diadaptasi menjadi film pada tahun 1956, di mana ia diperankan oleh Yul Brynner. Penampilan Brynner sebagai Raja Mongkut membuat dia meraih Academy Award untuk Aktor Terbaik dalam Academy Awards ke-29 pada tahun 1957.

  • Monogram kerajaan Raja Mongkut
    Monogram kerajaan Raja Mongkut

Pranala luar

Mongkut (Rama IV dari Siam)
Lahir: 18 Oktober 1804 Meninggal: 1 Oktober 1868
Didahului oleh:
Jessadabodindra
Raja Siam
1851–1868
Diteruskan oleh:
Chulalongkorn


Templat:Country data Tailan

Artikel bertopik biografi Tailan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan