Rabu, 04 November 2026
22:32 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Shrine of Remembrance

Shrine of Remembrance

tugu peringatan di Australia

Bagikan:
Shrine of Remembrance
Dewan Pengelola Shrine of Remembrance
250px-Shrine_of_Rememberance_%2811884180023%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Shrine of Remembrance
Untuk mengenang prajurit Australia dalam Perang Dunia I dan perang-perang sesudahnya
Didirikan1918
Diresmikan11 November 1934
Koordinat37°49′50.0″S 144°58′24.4″E / 37.830556°S 144.973444°E / -37.830556; 144.973444
LokasiBirdwood Avenue, Melbourne, Victoria, Australia
NegaraAustralia
PerancangPhillip Hudson dan James Wardrop
Situs webwww.shrine.org.au
Daftar Warisan Victoria
Nama resmiShrine of Remembrance
JenisSitus terdaftar tingkat negara bagian
Kriteriaa, c, d, e, g
Tanggal penetapan14 Desember 1991
Nomor registrasiH0848[1]
Nomor zona perlindungan warisanHO489[1]

Shrine of Remembrance (umumnya disebut The Shrine) adalah monumen peringatan perang di Melbourne, Victoria, Australia, yang terletak di Kings Domain, di tepi St Kilda Road. Monumen ini dibangun untuk menghormati laki-laki dan perempuan asal Victoria yang bertugas dalam Perang Dunia I, tetapi kini menjadi tempat untuk mengenang seluruh warga Australia yang pernah bertugas dalam perang apa pun. Sebagai salah satu monumen peringatan perang terbesar di Australia, tempat ini menjadi lokasi upacara tahunan Hari Anzac (25 April) dan Hari Peringatan (11 November).

Shrine dirancang oleh arsitek Phillip Hudson dan James Wardrop, yang keduanya merupakan veteran Perang Dunia I. Bangunan ini bergaya klasik, dengan rancangan yang mengacu pada Mausoleum Mausolos di Halikarnasos dan Parthenon di Athena, Yunani.[2] Elemen mahkota di puncak atapnya yang berbentuk zigurat mengacu pada Monumen Khoregos Lisikrates. Dibangun dari granit Tynong,[3] Shrine pada mulanya hanya terdiri atas ruang suci di bagian tengah yang dikelilingi selasar. Di ruang suci tersebut terdapat Batu Peringatan dari marmer, dengan pahatan kata-kata "Tidak ada kasih yang lebih besar" (Yohanes 15:13). Sekali setiap tahun, pada 11 November pukul 11.00 (Hari Peringatan), seberkas sinar matahari masuk melalui lubang di atap dan menyinari kata "Love" (kasih) pada inskripsi tersebut.[4][5] Di bawah ruang suci terdapat kripta yang menyimpan patung perunggu seorang ayah dan putranya yang sama-sama prajurit, serta panel-panel yang mencantumkan seluruh satuan Pasukan Imperial Australia.

Pembangunan Shrine melalui proses panjang yang bermula pada 1918 dengan usulan awal untuk mendirikan sebuah monumen peringatan bagi Victoria. Dua panitia dibentuk; panitia kedua menyelenggarakan sayembara rancangan monumen. Pemenangnya diumumkan pada 1922.[6] Namun, penentangan yang dipimpin oleh Keith Murdoch dan surat kabar Herald Sun memaksa pemerintah yang silih berganti berkuasa saat itu untuk mempertimbangkan kembali rancangannya. Sejumlah alternatif diajukan, terutama usulan pembangunan Anzac Square dan sebuah tugu makam pada 1926. Menanggapi hal itu, Jenderal Sir John Monash memanfaatkan pawai Hari Anzac pada 1927 untuk menggalang dukungan bagi Shrine dan akhirnya memperoleh dukungan pemerintah Victoria pada tahun yang sama. Batu pertama diletakkan pada 11 November 1927, dan Shrine diresmikan pada 11 November 1934.[7]

Sejarah

500px-Melbourne_CBD_and_Ceremonial_Avenue_%28in_2024%29_as_seen_from_the_rooftop_of_Shrine_of_Remembrance.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ceremonial Avenue dengan pemandangan ke arah pusat bisnis Melbourne, dilihat dari atap Shrine

Gagasan awal: 1918–1922

Usulan untuk mendirikan monumen peringatan perang di Melbourne muncul segera setelah perang berakhir pada November 1918.[8] Pada awal 1920-an, pemerintah negara bagian Victoria membentuk Komite Penasihat Monumen Peringatan Perang yang diketuai oleh Sir Baldwin Spencer. Komite ini merekomendasikan pembangunan "gapura kemenangan" yang membentang di atas St Kilda Road,[6] jalan raya utama yang mengarah ke selatan dari pusat kota Melbourne. Pada Agustus 1921, sebuah panitia pelaksana dibentuk, dengan mantan panglima pasukan Australia dalam perang tersebut, Jenderal Sir John Monash, sebagai tokoh penggeraknya. Panitia itu segera meninggalkan gagasan gapura dan mengusulkan sebuah monumen peringatan berukuran besar di sebelah timur St Kilda Road,[9] agar terlihat jelas dari pusat kota.[10] Sayembara untuk menentukan rancangan monumen tersebut dibuka pada Maret 1922 bagi subjek Britania Raya yang tinggal di Australia maupun warga Australia yang tinggal di luar negeri. Sebanyak 83 rancangan diajukan.[9] Pada Desember 1923, rancangan karya dua arsitek Melbourne yang juga veteran perang, Phillip Hudson dan James Wardrop, diumumkan sebagai pemenang.[11]

Penentangan dan tanggapan: 1922–1927

120px-John_Monash_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-KeithMurdoch.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sir John Monash (kiri), salah satu pendukung utama Shrine, dan Keith Murdoch (kanan), pemimpin redaksi surat kabar Melbourne The Herald, yang menjadi penentang utama dan menyebut rancangan Shrine sebagai "makam yang suram".

Rancangan pemenang mendapat dukungan dari sejumlah pihak, termasuk surat kabar The Age dan Building, jurnal industri milik George Taylor yang berbasis di Sydney; tokoh-tokoh terkemuka seperti seniman Norman Lindsay dan Dekan Arsitektur Universitas Sydney, Leslie Wilkinson;[12] serta Royal Australian Institute of Architects, yang banyak terlibat dalam penyelenggaraan sayembara.[13] Meski demikian, rancangan itu juga menuai kritik keras dari sejumlah kalangan, terutama Herald milik Keith Murdoch, karena dianggap terlalu megah, terlalu kaku, dan terlalu mahal. Murdoch dikabarkan menyebut Shrine "terlalu keras, kaku, dan berat, tanpa keanggunan atau keindahan, serta merupakan makam yang suram".[14] Sebagai bagian dari kampanye menentang usulan Shrine, Herald mencari gagasan alternatif dengan alasan bahwa dana tersebut lebih baik digunakan untuk proyek yang lebih bermanfaat secara praktis, seperti rumah sakit atau panti bagi janda perang.[15] Selain itu, beberapa gereja Kristen mengecam rancangan tersebut sebagai bercorak pagan karena tidak menyertakan salib maupun unsur Kristen lainnya.[2]

Pemerintahan Partai Buruh yang mulai berkuasa di Victoria pada 1924 di bawah George Prendergast mendukung pandangan Herald dan mendorong pembangunan rumah sakit peringatan sebagai pengganti Shrine. Ketika pemerintahan Buruh digantikan oleh koalisi Partai Country dan Partai Nasionalis pimpinan John Allan, rencana itu kembali berubah dan cenderung mengikuti usulan terdahulu berupa gapura kemenangan di atas St Kilda Road. Perdebatan tersebut menyebabkan pembangunan monumen tertunda cukup lama, sehingga sebuah tugu makam sementara dari kayu dan plester didirikan untuk pawai Hari Anzac pada 1926. Keberhasilan tugu sementara itu mendorong pemerintah Victoria meninggalkan rencana sebelumnya pada 1926 dan mengusulkan pembangunan tugu makam permanen di sebuah "ANZAC Square" yang luas, di ujung Bourke Street, di depan Gedung Parlemen.[16] Meskipun rencana ini akan mengharuskan pembongkaran Hotel Windsor, salah satu hotel kesayangan warga Melbourne,[17] usulan tersebut mendapat dukungan dari Herald, Returned Soldiers League (RSL), dan Dewan Kota Melbourne.[18]

Namun, Monash dan Legacy tetap mendukung Shrine. Setelah dewan eksekutifnya memilih mendukung Shrine, Legacy memulai kampanye hubungan masyarakat dan berhasil meraih dukungan sebagian besar media, meskipun dewan kota, pemerintah negara bagian, dan Herald tetap menentangnya.[18] Pada 1927, ketika Pangeran Albert, yang saat itu bergelar Adipati York, berkunjung ke Australia, Monash berpidato mendukung Shrine dalam jamuan makan malam RSL pada malam menjelang Hari Anzac. Para pendukung telah ditempatkan di antara hadirin dan memberikan tepuk tangan sambil berdiri pada akhir pidatonya, yang turut membangkitkan gelombang dukungan. Ketika pemungutan suara diadakan, mayoritas memilih mendukung usulan Shrine.[19] Keesokan harinya, Monash memimpin 30.000 veteran dalam pawai Hari Anzac 1927. Dengan dukungan baru dari RSL, The Age, dan The Argus, usulan Shrine memperoleh "momentum baru".[20] Menghadapi dukungan tersebut, serta argumen Monash bahwa biaya pembangunan Anzac Square akan terlampau besar, pemerintahan Buruh yang baru di bawah Edmond Hogan memutuskan untuk mendukung Shrine.[21]

Perdebatan lain pada tahap awal, meskipun tidak berkaitan langsung dengan bentuk monumen, menyangkut kemungkinan menyertakan "Makam Prajurit Tak Dikenal" di dalamnya. Gagasan ini diperjuangkan oleh RSL St Kilda, yang mengumumkan rencana untuk memakamkan seorang prajurit dari Gallipoli atau Prancis pada Hari Anzac, 25 April 1922.[22] Usulan itu memicu perdebatan sengit dan ditentang dengan alasan bahwa Prajurit Tak Dikenal di Westminster Abbey telah mewakili seluruh korban tewas dari Imperium Britania. Monash turut menentang pemakaman tersebut. Meskipun menganggap makam Prajurit Tak Dikenal layak ditempatkan di sebuah monumen nasional, ia merasa hal itu tidak sesuai untuk Shrine milik Victoria.[23] Batu Peringatan kemudian ditempatkan di lokasi yang semula dapat digunakan untuk makam Prajurit Tak Dikenal.[24] Seorang prajurit Australia yang tidak diketahui identitasnya akhirnya dimakamkan di Monumen Peringatan Perang Australia oleh Perdana Menteri Paul Keating pada 11 November 1993.[25]

Pembangunan dan peresmian: 1927–1934

330px-Dedication_ceremony%2C_Shrine_of_Remembrance%2C_1934.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Upacara peresmian Shrine of Remembrance dihadiri lebih dari 300.000 orang, sekitar sepertiga penduduk Melbourne saat itu.
330px-Shrine_of_Remembrance_1930.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Shrine pada 1930-an dengan kolam refleksi di depan sisi utaranya, di lokasi yang kini menjadi Pelataran Perang Dunia II

Batu pertama diletakkan pada 11 November 1927 oleh Gubernur Victoria, Lord Somers.[26] Meskipun pemerintah Victoria dan pemerintah federal turut menyumbang, sebagian besar biaya pembangunan Shrine (£160.000 dari total £250.000; setara dengan sekitar £14,6 juta dari £22,7 juta pada 2022) terkumpul dalam waktu kurang dari enam bulan melalui sumbangan masyarakat,[27] dengan Monash sebagai penggalang dana utama.[28]

Monash, yang juga seorang insinyur,[29] secara langsung memimpin pembangunan,[28] yang dimulai pada 1928 dan dikerjakan oleh kontraktor Vaughan & Lodge.[30] Monash meninggal pada 1931 sebelum Shrine selesai dibangun,[29] tetapi pembangunan monumen ini merupakan perjuangan yang "paling dekat di hatinya" pada tahun-tahun terakhir kehidupannya.[31]

Pembangunan akhirnya selesai pada September 1934, dan Shrine diresmikan pada 11 November 1934 oleh Adipati Gloucester. Upacara itu disaksikan lebih dari 300.000 orang, suatu "jumlah hadirin yang luar biasa besar" mengingat penduduk Melbourne saat itu hanya sekitar satu juta jiwa.[32] Menurut Carl Bridge, itulah "kerumunan terbesar yang pernah berkumpul di Australia hingga saat itu".[33] Selama Perang Dunia II, Shrine digunakan sebagai tempat perlindungan serangan udara, dan parit-parit berliku digali di halamannya untuk melindungi warga sipil dari ledakan bom.[34]

Pascaperang Dunia II: 1945–1985

Setelah Perang Dunia II, muncul kebutuhan untuk menambahkan unsur di Shrine guna mengenang warga Australia yang gugur dalam konflik besar kedua tersebut. Sayembara kembali diadakan, dengan A. S. Fall dan E. E. Milston sebagai pemenang bersama.[35] Rancangan Milston akhirnya dipilih untuk diwujudkan.[36] Hasilnya adalah Pelataran Perang Dunia II, hamparan luas berlapis batu di depan sisi utara Shrine; Api Abadi, nyala api berbahan bakar gas yang terus menyala tepat di sebelah barat sisi utara; serta Monumen Peringatan Perang Dunia II, sebuah tugu makam setinggi 125 meter (410 kaki) yang terletak sedikit lebih jauh ke barat.[17] Pelataran tersebut menggantikan kolam refleksi yang sebelumnya berada di depan Shrine. Bagian-bagian tambahan ini diresmikan oleh Ratu Elizabeth II pada 28 Februari 1954.[36] Keterlibatan Australia dalam perang-perang berikutnya, seperti Perang Korea, Kampanye Kalimantan (1945), Kedaruratan Malaya, Konfrontasi Indonesia–Malaysia di Borneo Utara dan Sarawak, Perang Vietnam, serta Perang Teluk, dikenang melalui inskripsi.[17]

Pada 1951, jenazah Marsekal Lapangan Sir Thomas Blamey, panglima militer Australia selama Perang Dunia II, disemayamkan di Shrine selama tiga hari agar masyarakat dapat memberikan penghormatan terakhir. Setelah itu, upacara pemakaman kenegaraan diadakan di tempat tersebut. Sebanyak 20.000 orang mengunjungi Shrine selama jenazahnya disemayamkan.[37]

Selama Perang Vietnam, Shrine menjadi pusat ketegangan ketika para demonstran antiperang memprotes keterlibatan Australia dalam perang tersebut saat upacara Hari Anzac berlangsung.[38] Pada 1971, Shrine dicoret dengan tulisan PEACE! (DAMAI!) dalam huruf-huruf putih besar pada pilar-pilar portiko utara.[39]

Pada 1985, Taman Peringatan dibangun di bagian bawah sisi barat Shrine untuk menghormati mereka yang bertugas dalam konflik-konflik setelah Perang Dunia II.[40]

Pengembangan kembali: 2002–sekarang

Pusat Pengunjung dan Pelataran Taman

Pemugaran teras-teras di sekeliling Shrine pada 1990-an kembali membuka peluang untuk memanfaatkan ruang di bawah bangunan. Karena Shrine dibangun di atas bukit buatan yang berongga, ruang bawahnya menyediakan area pengembangan yang luas, meskipun saat itu masih dipenuhi puing-puing sisa pembangunan.[17] Dengan anggaran yang direncanakan sebesar $5,5 juta, pengembangan tersebut dimaksudkan untuk menyediakan pusat pengunjung, fasilitas administrasi, dan akses yang lebih baik ke kripta Shrine, sebab banyak veteran yang masih hidup beserta keluarganya kesulitan menaiki tangga di pintu masuk utama yang biasa digunakan untuk upacara.[41] Penentuan letak pintu masuk baru menjadi perhatian khusus dalam pengembangan ini. Rencana awal berupa terowongan dari arah timur dibatalkan karena dianggap "tidak menghadirkan suasana khidmat". Sebagai gantinya, diputuskan untuk membangun dua pelataran baru dan menempatkan galeri baru di bawah tangga utara.[42]

Pembangunan dimulai pada 2002 dengan rancangan dari biro arsitektur Melbourne Ashton Raggatt McDougall,[43] dan bagian-bagian baru dibuka pada Agustus 2003.[44] Dalam ajang Penghargaan Arsitektur Victoria 2004, proyek yang telah selesai tersebut meraih Medali Arsitektur Victoria (penghargaan tertinggi), Penghargaan Melbourne, dan Penghargaan John George Knight untuk arsitektur warisan budaya.[45] Pada tahun yang sama, proyek itu juga menerima Penghargaan Walter Burley Griffin untuk Desain Perkotaan dari Australian Institute of Architects dalam ajang penghargaan nasional tahunannya.

Setelah pembangunan selesai, masih ada desakan untuk mengembangkan kawasan tersebut lebih lanjut, terutama dengan menyediakan fasilitas pendidikan mengenai perang.[43] Pada 2006, diajukan usulan senilai $62 juta yang mencakup museum dan tempat parkir bawah tanah. Usulan yang kembali dirancang oleh Ashton Raggatt McDougall ini ditentang oleh warga setempat dan sebagian anggota dewan kota,[46] serta menghadapi kendala pendanaan yang besar ketika pemerintah federal memutuskan untuk tidak memberikan dana.[47]

250px-SS_Devanha_lifeboat_at_the_Shrine_of_Remembrance.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sekoci dari SS Devanha

Galeri Peringatan

Pada 2012, pemerintah Victoria mengumumkan alokasi dana sebesar $22,5 juta untuk menata ulang ruang bawah Shrine dan memperluasnya ke arah selatan. Biro arsitektur yang merancang pusat pengunjung pada 2003, Ashton Raggatt Macdougall, kembali ditunjuk untuk merancang perluasan tersebut.[48] Ruang pameran baru yang dikenal sebagai "Galeri Peringatan" dibuka pada Hari Peringatan tahun 2014.[49] Salah satu objek utama yang dipamerkan di bagian baru ini adalah sekoci dari kapal SS Devanha, yang digunakan dalam pendaratan di Teluk Anzac pada awal Kampanye Gallipoli tahun 1915.[49][50]

Rancangan arsitektur proyek galeri tersebut meraih sejumlah penghargaan dalam ajang Penghargaan Arsitektur Victoria 2015, yakni Medali Arsitektur Victoria (penghargaan tertinggi), Penghargaan William Wardell untuk Arsitektur Publik, Penghargaan Melbourne, Penghargaan John George Knight untuk arsitektur warisan budaya, dan Penghargaan Arsitektur Desain Perkotaan.[51] Pada tahun yang sama, proyek itu juga menerima Penghargaan Sir Zelman Cowen untuk Arsitektur Publik dari Australian Institute of Architects dalam ajang penghargaan arsitektur nasional.[52]

Demonstrasi 2021

Pada 22 September 2021, selama pemberlakuan karantina wilayah keenam akibat pandemi Covid-19, lebih dari 1.000 demonstran berkumpul di Shrine of Remembrance untuk menggelar protes damai menentang kewajiban vaksinasi Covid-19.[53] Penggunaan monumen peringatan perang sebagai lokasi protes tersebut dikecam, begitu pula perilaku para demonstran selama kegiatan berlangsung.[54][55][56][57] Dalam sebuah pernyataan, RSL Victoria menyatakan: "Dalam keadaan apa pun, Shrine tidak boleh dijadikan tempat protes. Jika seseorang atau kelompok memilih untuk menyampaikan pandangan politik, sikap, atau teori ideologinya di kawasan Shrine kapan pun, mereka sama sekali tidak menghormati kesakralan tempat yang telah lama dijunjung tinggi ini."[58] Para demonstran akhirnya dibubarkan oleh petugas Kepolisian Victoria dengan menggunakan peluru nonmematikan dan gas air mata.[59]

Arsitektur dan unsur bangunan

250px-Shrine_of_Remembrance_statue.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salah satu dari empat kelompok patung di sudut-sudut Shrine

Bahan bangunan Shrine berasal dari Australia. Batu yang dipilih untuk bangunannya adalah granit yang ditambang di Tynong;[3] dinding bagian dalam menggunakan batu pasir dari Redesdale; sedangkan kolom-kolom marmer hitamnya menggunakan batu dari Buchan.[30] Hal ini sempat menjadi kendala dalam pengembangan kembali Shrine karena tambang batu Tynong sudah tidak beroperasi dan biaya untuk membukanya kembali ternyata terlalu tinggi. Namun, tambang lain di daerah itu masih tersedia dan mampu memasok batu yang diperlukan.[60]

Bagian luar

Rancangan Shrine mengacu pada Mausoleum Mausolos dari zaman kuno, salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno, serta Parthenon di Athena.[2] Bangunan ini berdenah persegi dengan atap berbentuk piramida bertingkat. Pintu masuk di sisi utara dan selatan masing-masing melalui portiko bergaya klasik dengan delapan kolom Doris beralur yang menopang pedimen berhiaskan relief tinggi. Untuk mencapai portiko, pengunjung menaiki tangga lebar yang bertingkat-tingkat hingga ke podium tempat Shrine berdiri.[30] Pada sudut-sudut sisi timur dan barat terdapat empat kelompok patung yang melambangkan Perdamaian, Keadilan, Patriotisme, dan Pengorbanan.[61]

Di sepanjang pagar langkan batu yang menandai batas luar Shrine terdapat 16 lempeng batu bundar bertuliskan "tanda kehormatan pertempuran".[61] Lempeng-lempeng ini mewakili tanda kehormatan pertempuran yang dianugerahkan oleh Raja George V dan memperingati peran Australia dalam pertempuran-pertempuran berikut: Pendaratan di Anzac (Gallipoli), Sari Bair, Rumani, Gaza–Beersheba, Laut Utara, Kepulauan Cocos, Megiddo, Damaskus, Villers-Bretonneux, Amiens, Mont St Quentin, Garis Hindenburg, Ypres, Messines, Pozières, dan Bullecourt.[61]

Bagian dalam

330px-Shrine_of_remembrance_inside_view.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ruang suci

Di dalam Shrine terdapat ruang suci, sebuah ruangan dengan langit-langit lengkung yang tinggi dan empat portal masuk tinggi bergaya klasik. Enam belas kolom Ionia beralur menopang entablatur sederhana, yang di atasnya terdapat friese dengan dua belas panel relief karya Lyndon Dadswell. Relief-relief itu menggambarkan angkatan bersenjata saat bertugas dan bertempur dalam Perang Dunia I.[62] Di tengah ruang suci terdapat Batu Peringatan.[5] Batu marmer ini dipasang lebih rendah daripada permukaan lantai, sehingga pengunjung harus menundukkan kepala untuk membaca inskripsinya:

TIDAK ADA KASIH YANG LEBIH BESAR

Inskripsi tersebut merupakan penggalan ayat Alkitab (Yohanes 15:13): "Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya."[5] Batu ini ditempatkan sejajar dengan lubang pada atap ruang suci agar seberkas sinar matahari jatuh pada kata LOVE (KASIH) di Batu Peringatan tepat pukul 11.00 pada 11 November,[4] menandai jam dan tanggal gencatan senjata yang mengakhiri Perang Dunia I. Sejak waktu musim panas diberlakukan di Victoria, sinar matahari tidak lagi jatuh di tempat yang tepat pada pukul 11.00. Sebuah cermin kemudian dipasang untuk mengarahkan sinar matahari ke batu tersebut pada jam itu.[5] Pada hari-hari lain sepanjang tahun, lampu digunakan untuk memperagakan efek tersebut.[5]

250px-Ray_of_light%2C_Shrine_of_Remembrance.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seberkas sinar menyinari Batu Peringatan di ruang suci pada 11 November pukul 11.00. Foto sekitar tahun 1940.

Dengan saran dari Profesor T. G. Tucker serta bantuan Bernard O'Dowd dan Felix Meyer, Monash menyusun ulang teks inskripsi karya Phillip Hudson yang terpahat pada dinding barat Shrine:[23]

HENDAKLAH SEMUA ORANG MENGETAHUI BAHWA TANAH INI SUCI. MONUMEN INI, YANG BERDIRI DI HATI MANUSIA SEBAGAIMANA IA BERDIRI DI ATAS BUMI YANG KUKUH, MENGENANG KETABAHAN DAN PENGORBANAN SUATU BANGSA. MAKA, WAHAI KALIAN YANG DATANG KEMUDIAN, KENANGLAH.

Menurut Taylor, inskripsi ini kembali menuai kritik "karena tidak memiliki unsur Kristen (atau bahkan unsur keagamaan)",[17] tetapi dianggap sesuai dengan tradisi "patriotisme yang tabah" di Australia.[23]

Inskripsi pada dinding timur, yang bukan ditulis oleh Monash, berbunyi:

MONUMEN INI DIDIRIKAN OLEH RAKYAT YANG BERTERIMA KASIH UNTUK MENGHORMATI DAN MENGENANG LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN YANG MENGABDI KEPADA IMPERIUM DALAM PERANG BESAR 1914–1918.

Ruang suci dikelilingi oleh ambulatorium, yakni selasar yang menampung empat puluh dua peti perunggu berisi Buku Peringatan yang ditulis tangan dan dihiasi iluminasi. Buku-buku itu memuat nama seluruh warga Victoria yang mendaftar untuk dinas aktif dalam Pasukan Kekaisaran Australia (AIF) atau Pasukan Ekspedisi Angkatan Laut dan Militer Australia pada Perang Dunia I, termasuk mereka yang meninggal di kamp sebelum diberangkatkan.[63]

Kripta

Di bawah ruang suci terdapat kripta yang menyimpan patung perunggu seorang ayah dan putranya, melambangkan dua generasi yang bertugas dalam kedua perang dunia.[64] Di sepanjang dinding terdapat panel-panel yang mencantumkan seluruh satuan AIF hingga tingkat batalyon dan resimen, beserta warna tanda pengenal di bahunya. Panji-panji berbagai batalyon dan resimen, yang mencantumkan tanda kehormatan pertempuran masing-masing, digantung di kripta tersebut.

Pusat Pengunjung

250px-Shrine_of_Remembrance_Gallery_of_Medals.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebagian dari Galeri Medali

Pengunjung memasuki kawasan Shrine melalui Pelataran Pintu Masuk. Pada salah satu dindingnya tertera tulisan "Lest We Forget" (Agar Kita Tak Lupa), sedangkan dinding lainnya memuat kutipan dari mantan gubernur jenderal Sir William Deane.[65] Pelataran Taman, yang terletak pada sumbu yang sama, memiliki Pohon Zaitun Legacy dan area tempat duduk. Kedua pelataran dilapisi granit Tynong.[66]

Galeri Medali memiliki dinding sepanjang 40 meter (130 kaki) yang memamerkan sekitar 4.000 medali. Setiap medali secara simbolis mewakili 100 warga Victoria yang pernah bertugas dalam perang dan operasi penjaga perdamaian, serta enam orang yang meninggal.[67] Salah satu koleksi utama galeri ini adalah Salib Victoria yang dianugerahkan kepada Kapten Robert Grieve dalam Pertempuran Messines pada 1917. Medali tersebut dipinjamkan kepada Shrine oleh Wesley College Melbourne.[60]

Pelataran Perang Dunia II

330px-Shrine_of_Remembrance_%28Flame_of_the_War_Memorial%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tugu makam dan Api Abadi

Tugu makam berbentuk pilar tinggi yang terbuat dari granit Harcourt. Pada permukaannya terukir nama-nama angkatan dalam militer beserta medan perang tempat mereka bertugas.[68] Di puncaknya terdapat patung basal yang menggambarkan enam prajurit mengusung tandu jenazah dengan jenazah yang diselimuti bendera Australia. Patung ini melambangkan "utang budi mereka yang hidup kepada mereka yang telah gugur". Api Abadi di dekatnya melambangkan kehidupan abadi.[68] Api tersebut terus menyala sejak pertama kali dinyalakan, dengan hanya beberapa kali padam.[68][69]

Di sisi lain pelataran terdapat tiga tiang bendera. Biasanya, bendera Australia dikibarkan di sebelah kiri, bendera Victoria di tengah, dan salah satu bendera dari ketiga angkatan militer di sebelah kanan. Pada kesempatan khusus, bendera lain dapat dikibarkan dengan susunan yang mengikuti protokol ketat.[68]

Taman Peringatan

Taman Peringatan memiliki kolam, air terjun, dan dinding granit Harcourt yang mencantumkan nama-nama konflik serta operasi penjaga perdamaian yang melibatkan Australia setelah Perang Dunia II, seperti Kuwait (Perang Teluk) dan Timor Leste.[40]

Kawasan Shrine dan sekitarnya

250px-Shrine_of_Remembrance_circa_1940.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Shrine of Remembrance dan taman di sekitarnya, sekitar tahun 1940.

Meskipun para arsitek awalnya mengusulkan empat patung pemimpin perang, Monash menolak rencana tersebut. Sebagai gantinya, tidak boleh ada patung yang menggambarkan anggota Angkatan Bersenjata Australia secara perseorangan di bangunan Shrine itu sendiri, meskipun sejumlah patung akan ditempatkan di taman-taman sekitarnya.[70] Patung pertama adalah "The Man with the Donkey" (Lelaki dengan Keledai), yang menggambarkan John Simpson Kirkpatrick, meskipun namanya tidak dicantumkan pada patung itu. Secara resmi, karya tersebut dinyatakan melambangkan "keberanian dan belas kasih prajurit Australia".[71] Patung karya Wallace Anderson ini dipasang pada 1936 atas prakarsa para perempuan yang mendanai "Mother's Tribute" (Persembahan Ibu).[70] Patung Monash juga dipesan dan dirancang oleh Leslie Bowles. Pengecorannya dijadwalkan dimulai pada 1938, tetapi pecahnya Perang Dunia II menunda pengerjaan sehingga patung itu baru dipasang pada 1950.[72] Seperti patung Simpson dan keledainya, patung Monash ditempatkan agak jauh dari bangunan Shrine.

Shrine berada di tengah kawasan taman luas yang secara resmi bernama Kings Domain. Seiring waktu, banyak monumen peringatan perang lainnya dibangun di kawasan ini, termasuk Monumen Peringatan Australia–Yunani untuk warga Australia dan Yunani yang gugur dalam pertempuran di Yunani dan Kreta pada 1941, serta patung Monash dan Blamey. Sebagian besar pohon di sepanjang jalan menuju Shrine memiliki plakat untuk mengenang satuan Angkatan Darat, kapal angkatan laut, atau skuadron Angkatan Udara tertentu, yang dipasang oleh kelompok-kelompok veteran. Sebuah monumen yang lebih tua untuk mengenang warga Victoria yang gugur dalam Perang Boer Kedua pada 1899–1902 juga berada di dekatnya, di sudut St Kilda Road dan Domain Road.[73]

330px-Driver_and_Wipers.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Monumen Driver dan Wipers

Monumen Driver dan Wipers, yang juga berada di kawasan Shrine, mengenang ribuan warga Australia yang gugur dalam pertempuran di Ypres. "Wipers" adalah pelafalan nama "Ypres" yang digunakan para prajurit selama Perang Dunia I.[71] Kedua patung prajurit dari perunggu itu merupakan karya pematung Britania Charles Sargeant Jagger dan semula berdiri di luar Museum dan Perpustakaan Negara Bagian Victoria di Melbourne.[71] Keduanya dipindahkan ke Shrine pada 1998.[71] Patung Driver menggambarkan seorang prajurit yang memegang cambuk kuda dan kekang, mengenakan celana berkuda, pelindung tungkai, taji sepatu, serta helm baja. Patung ini merupakan hasil pengecoran ulang salah satu figur pada Royal Artillery Memorial di Taman Hyde, London, Inggris. Patung perunggu lainnya, "Wipers", menggambarkan prajurit infanteri Britania yang berjaga dengan senapan standar kaliber .303 berbayonet terpasang, sementara sebuah helm Jerman tergeletak di kakinya. Patung ini juga merupakan hasil pengecoran ulang, berdasarkan figur pada Monumen Peringatan Perang Hoylake dan West Kirby di Merseyside, Inggris.[74]

Pada 19 Juli 2008, bertepatan dengan peringatan ke-92 Pertempuran Fromelles, sebuah replika patung karya Peter Corlett dari tahun 1998 yang berada di Taman Peringatan Australia di Fromelles[75] diresmikan.[76] Patung tersebut menggambarkan Sersan Simon Fraser dari Batalyon ke-57, yang berasal dari Byaduk, sedang menyelamatkan seorang rekan senegaranya yang terluka dari tanah tak bertuan setelah pertempuran.[75]

Di dekat pintu masuk Shrine terdapat Taman Penghargaan Legacy, yang dibangun pada 1978. Taman berbentuk salib ini dibatasi pagar tanaman. Papaver rhoeas (umumnya disebut Flanders poppy dalam bahasa Inggris) berwarna merah, yang ditanam dari benih asal Villers-Bretonneux di Prancis, mekar pada akhir musim semi. Patung karya Louis Laumen, Widow and Children (Janda dan Anak-Anak), dipesan untuk memperingati ulang tahun ke-75 Legacy Australia pada 1998.[77] Taman Perempuan di sebelah utara Shrine memiliki hiasan bunga violet dari beton sebagai penanda peringatan di antara pepohonan Jacaranda mimosifolia. Unsur utama taman ini adalah Tugu Batu Peringatan Mantan Personel Militer Perempuan (1985), yang dipindahkan dari Kings Domain pada 2010.[77]

Sebatang Lone Pine (Pinus brutia) ditanam pada 1933 di dekat sudut timur laut Shrine oleh Letnan Jenderal Sir Stanley Savige, pendiri Melbourne Legacy, dalam sebuah upacara resmi.[78] Pohon itu merupakan salah satu dari empat bibit yang ditanam di Victoria dari biji sebuah runjung yang dibawa pulang dari Gallipoli oleh Sersan Keith McDowell.[79][80] Pohon tersebut disingkirkan pada Agustus 2012 setelah terserang penyakit akibat jamur Diplodia pinea.[81][82] Sebatang pohon "cucu" telah ditanam di dekatnya pada 2006.[82]

Upacara peringatan

330px-Operation_Pedestal_commemoration_Melbourne_2006.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Parade dalam upacara peringatan Operasi Pedestal di dekat Shrine

Sejak diresmikan pada 1934, Shrine menjadi pusat kegiatan peringatan perang di Melbourne. Meskipun Hari Peringatan (11 November) merupakan hari resmi untuk mengenang mereka yang gugur dalam perang, kedudukannya di mata masyarakat lambat laun tergeser oleh Hari Anzac (25 April). Berbeda dengan Hari Peringatan, Hari Anzac merupakan hari peringatan yang khusus bagi Australia dan Selandia Baru, serta menjadi hari libur umum di kedua negara. Hari Anzac di Shrine diperingati melalui serangkaian upacara. Kegiatan pertama adalah Upacara Fajar, yang pada 2007 dihadiri lebih dari 35.000 orang, jumlah tertinggi yang pernah tercatat.[83] Kegiatan ini dilanjutkan dengan upacara resmi peletakan karangan bunga, ketika para pejabat berbaris menuju Shrine dan meletakkan karangan bunga di ruang suci. Setelah itu, Pawai Hari Anzac menuju Shrine melalui St Kilda Road dan pelataran, lalu berakhir di tangga. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan upacara peringatan yang berlangsung antara pukul 13.00 dan 13.30.[84]

Pada Hari Peringatan, para pemimpin Victoria dan anggota masyarakat berkumpul "untuk mengenang laki-laki dan perempuan yang gugur atau menderita dalam semua perang, konflik, dan operasi perdamaian".[85] Mengheningkan cipta selama satu menit dilakukan pada pukul 11.00,[85] ketika seberkas sinar menyinari kata LOVE pada Batu Peringatan.[86]

Sepanjang tahun, perkumpulan satuan militer dan batalyon di Victoria mengadakan upacara serta peletakan karangan bunga di ruang suci, di sekitar monumen-monumen dalam kawasan Shrine, dan di dekat pohon-pohon peringatan yang berkaitan dengan masing-masing perkumpulan.[87]

Pengelolaan

330px-Shrine_of_Remembrance%2C_Melbourne%2C_VIC.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Shrine of Remembrance pada malam hari

Shrine dikelola oleh Dewan Pengelola Shrine of Remembrance, yang beranggotakan sepuluh orang. Mereka diangkat oleh gubernur bersama Dewan Eksekutif atas saran Menteri Urusan Veteran dalam Pemerintah Victoria.[88] Dewan ini bertanggung jawab atas perawatan, pengelolaan, pemeliharaan, dan pelestarian Shrine beserta kawasannya.[88]

Secara tradisional, keamanan Shrine ditangani oleh Pengawal Shrine, yang anggotanya merupakan laki-laki berlatar belakang militer. Kedua belas anggota pertamanya pernah menerima medali keberanian dalam Perang Dunia I.[89] Setelah Pengawal Shrine bergabung dengan Dinas Perlindungan Kepolisian Victoria, sejumlah warga sipil mulai bertugas di dalamnya.[89] Selama Shrine dibuka untuk umum atau digunakan untuk upacara, para pengawal mengenakan seragam yang menampilkan sosok prajurit Pasukan Berkuda Ringan Australia dari Perang Dunia I, dengan lambang Kepolisian Victoria.[90]

Lihat pula

Artikel lain mengenai Anzac

Catatan

  1. 1 2 "Shrine of Remembrance". Victorian Heritage Database. Pemerintah Victoria. Diakses tanggal 22 November 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Taylor, hlm. 101.
  3. 1 2 Lee, Tim (14 Juni 2014). "Rock of Ages". ABC News (dalam bahasa Inggris). Australian Broadcasting Corporation. Diakses tanggal 29 Oktober 2026.
  4. 1 2 Heilbron, J. L. (1999). The Sun in the Church: Cathedrals as Solar Observatories. Cambridge, Massachusetts dan London, Inggris: Harvard University Press. hlm. 288–289. ISBN 0-674-00536-8.
  5. 1 2 3 4 5 "The Sanctuary". Shrine of Remembrance Education Program: Background Information. Shrine of Remembrance. hlm. 8–10. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 30 April 2013. Diakses tanggal 4 Februari 2012.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 Inglis (2008), hlm. 301–302.
  7. ↑ Taylor (2005), hlm. 101–102
  8. ↑ Inglis (2008), hlm. 301.
  9. 1 2 Inglis (2008), hlm. 302.
  10. ↑ "Background Information for Teachers". Shrine of Remembrance Education Program: Background Information. Shrine of Remembrance. hlm. 3. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 30 April 2013. Diakses tanggal 4 Februari 2012.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Perry (2004), hlm. 483.
  12. ↑ Inglis (2008), hlm. 303.
  13. ↑ Serle (1982), hlm. 471–472.
  14. ↑ Serle (1982), hlm. 472.
  15. ↑ Perry (2004), hlm. 483–484.
  16. ↑ Inglis (2008), hlm. 304.
  17. 1 2 3 4 5 Taylor, hlm. 102.
  18. 1 2 Sheehan (2007), hlm. 9
  19. ↑ Perry (2004), hlm. 497.
  20. ↑ Perry (2004), hlm. 499.
  21. ↑ Perry (2004), hlm. 499–500.
  22. ↑ Inglis, K. S. (1999). "The Unknown Australian Soldier". Journal of Australian Studies. 23 (60): 8–17. doi:10.1080/14443059909387444.
  23. 1 2 3 Serle (1982), hlm. 473.
  24. ↑ Inglis (2008), hlm. 310.
  25. ↑ "Visitor information: Tomb of the Unknown Australian Soldier". Australian War Memorial. Diakses tanggal 12 Juli 2008.
  26. ↑ "Victoria's National Memorial". History of the shrine ... a building with a soul. Shrine of Remembrance. Diarsipkan dari asli tanggal 19 Juli 2008. Diakses tanggal 12 Juli 2008.
  27. ↑ Hill (2003)
  28. 1 2 Inglis (2008), hlm. 307.
  29. 1 2 Serle (1986), hlm. 543–549
  30. 1 2 3 "Shrine of Remembrance & Public Art". National Trust of Australia. Diakses tanggal 12 Juli 2008.
  31. ↑ Serle (1982), hlm. 471.
  32. ↑ Wilson (2004)
  33. ↑ Bridge (2005)
  34. ↑ "Shrine war trenches revealed in historic aerial images". www.land.vic.gov.au. 11 November 2021. Diakses tanggal 6 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  35. ↑ Isaacson (1999) hlm. 51.
  36. 1 2 Isaacson (1999) hlm. 52.
  37. ↑ Hetherington (1973), hlm. 399.
  38. ↑ Inglis (2008), hlm. 359–360.
  39. ↑ Inglis (2008), hlm. 360.
  40. 1 2 "Background Information for Teachers". Shrine of Remembrance Education Program: Background Information. Shrine of Remembrance. hlm. 13. Diarsipkan dari asli tanggal 30 April 2013. Diakses tanggal 4 Februari 2012.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  41. ↑ Guerrera (2001), hlm. 8
  42. ↑ Reed (2003), hlm. 8.
  43. 1 2 Day (2003)
  44. ↑ Costello, Peter. "Speech at the opening of the Visitor Centre Shrine of Remembrance". Australian Government. Diarsipkan dari asli tanggal 11 Agustus 2008.
  45. ↑ "RAIA State Awards 2004". ArchitectureAU. 1 September 2004. Diakses tanggal 14 Agustus 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  46. ↑ Kleinman (2006), hlm. 9.
  47. ↑ Duck (2006), hlm. 7.
  48. ↑ Hamann, Conrad (30 Juli 2015). "Buried history: Shrine of Remembrance – Galleries of Remembrance". Diakses tanggal 14 Agustus 2024.
  49. 1 2 Rollo, John (11 November 2014). "Architecture review: Shrine of Remembrance redevelopment breathes new life into revered monument". Sydney Morning Herald. Diakses tanggal 17 November 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  50. ↑ "Shrine Galleries of Remembrance". Major Projects Victoria. Diarsipkan dari asli tanggal 25 April 2013. Diakses tanggal 31 Mei 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  51. ↑ "2015 Victorian Architecture Awards". ArchitectureAU. 26 Juni 2015. Diakses tanggal 14 Agustus 2024.
  52. ↑ "2015 National Architecture Awards". ArchitectureAU. 5 November 2015. Diakses tanggal 14 Agustus 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  53. ↑ Travers, Brianna; Delabasic, Suzan; Booth, Sarah; Ryan, Mitch; Jenkins, Olivia (22 September 2021). "Anti-vaccine protesters on Melbourne streets for third day". Herald Sun. Diakses tanggal 23 September 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  54. ↑ Maiden, Samantha (23 September 2021). "Protesters 'urinated' on Shrine of Remembrance, left behind broken glass and litter". News.com.au. Diakses tanggal 23 September 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  55. ↑ Zagon, Chanel (23 September 2021). "Outrage over 'disgraceful' protests at Melbourne's Shrine of Remembrance". Nine News. Diakses tanggal 23 September 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  56. ↑ Murphy, Katherine (23 September 2021). "Melbourne protesters 'should be ashamed' after standoff at Shrine of Remembrance, Scott Morrison says". The Guardian. Diakses tanggal 23 September 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  57. ↑ "Veterans slam protesters at Melbourne's Shrine of Remembrance". ABC News. 23 September 2021. Diakses tanggal 23 September 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  58. ↑ "'Disgrace to the nation': Veterans slam protesters at Melbourne's Shrine of Remembrance". SBS World News. 23 September 2021. Diakses tanggal 23 September 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  59. ↑ Houston, Cameron; Carey, Adam; Pearson, Erin (22 September 2021). "Stand-off at Shrine ends in cloud of tear gas and hail of police rounds". The Age (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 25 Oktober 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  60. 1 2 Wilson (2003), hlm. 6.
  61. 1 2 3 "Shrine Exterior". Shrine of Remembrance. Diarsipkan dari asli tanggal 20 Juli 2008. Diakses tanggal 13 Juli 2008.
  62. ↑ Inglis (2008), hlm. 308.
  63. ↑ "The Ambulatory". Shrine of Remembrance Education Program: Background Information. Shrine of Remembrance. hlm. 8. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 30 April 2013. Diakses tanggal 4 Februari 2012.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  64. ↑ "The Crypt". Shrine of Remembrance Education Program: Background Information. Shrine of Remembrance. hlm. 6–7. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 30 April 2013. Diakses tanggal 4 Februari 2012.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  65. ↑ "The Entry Courtyard". Shrine of Remembrance Education Program: Background Information. Shrine of Remembrance. hlm. 4. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 30 April 2013. Diakses tanggal 15 Juli 2008.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  66. ↑ "Garden Courtyard". Shrine of Remembrance Education Program: Background Information. Shrine of Remembrance. hlm. 6. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 30 April 2013. Diakses tanggal 4 Februari 2012.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  67. ↑ "World War II Forecourt". Shrine of Remembrance Education Program: Background Information. Shrine of Remembrance. hlm. 5. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 30 April 2013. Diakses tanggal 4 Februari 2012.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  68. 1 2 3 4 "World War II Forecourt". Shrine of Remembrance Education Program: Background Information. Shrine of Remembrance. hlm. 12–13. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 30 April 2013. Diakses tanggal 4 Februari 2012.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  69. ↑ The Age: Man 'twice extinguished Shrine flame'
  70. 1 2 Inglis (2008), hlm. 308–310.
  71. 1 2 3 4 "The Shrine Reserve". Shrine of Remembrance Education Program: Background Information. Shrine of Remembrance. hlm. 14–15. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 30 April 2013. Diakses tanggal 4 Februari 2012.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  72. ↑ "Kings Domain". City of Melbourne. Diarsipkan dari asli tanggal 26 Juli 2008. Diakses tanggal 12 Juli 2008.
  73. ↑ "Outside the Shrine Reserve". Shrine of Remembrance Education Program: Background Information. Shrine of Remembrance. hlm. 16–20. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 30 April 2013. Diakses tanggal 4 Februari 2012.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  74. ↑ "The Driver and Wipers Memorial". Shrine of Remembrance Education Program. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 30 April 2013. Diakses tanggal 4 Februari 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  75. 1 2 "VC Corner Australian Cemetery and Memorial". Department of Veteran's Affairs and Board of Studies NSW – Fromelles. Diarsipkan dari asli tanggal 11 November 2009. Diakses tanggal 18 Juli 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  76. ↑ McMullin, Ross (16 Juli 2008). "After 92 years cobbers stand tall". The Age. Diakses tanggal 17 Juli 2007.
  77. 1 2 "Shrine Reserve". Diarsipkan dari asli tanggal 5 Mei 2013. Diakses tanggal 31 Mei 2013.
  78. ↑ "Lone Pine – Shrine Reserve". City of Melbourne. Diarsipkan dari asli tanggal 16 September 2006. Diakses tanggal 30 Mei 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  79. ↑ "Shrine of Remembrance". Victorian Heritage Register. Heritage Victoria. Diarsipkan dari asli tanggal 20 Juni 2007. Diakses tanggal 13 Juli 2008.
  80. ↑ "Significant trees: Lone Pine – Shrine Reserve". City of Melbourne. Diarsipkan dari asli tanggal 16 September 2006. Diakses tanggal 30 Mei 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  81. ↑ Smethurst, Annika (24 Agustus 2012). "Melbourne's Lone Pine tree, planted with seeds from Gallipoli Peninsula, has been cut down". Herald Sun. News Corp Australia. Diakses tanggal 30 Mei 2013.
  82. 1 2 Smith, Bridie (22 Juni 2012). "Shrine's Lone Pine facing battle to death with attacking fungus". The Age. Diakses tanggal 30 Mei 2013.
  83. ↑ Harrison (2007)
  84. ↑ "ANZAC Day". Shrine of Remembrance. Diarsipkan dari asli tanggal 20 Juli 2008. Diakses tanggal 14 Juli 2008.
  85. 1 2 "Remembrance Day – 11 November". Shrine of Remembrance. 18 Agustus 2020. Diakses tanggal 11 November 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  86. ↑ "Shrine of Remembrance". Only Melbourne. Diakses tanggal 11 November 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  87. ↑ "Ceremonies and Wreath Laying". Shrine of Remembrance. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Juli 2008. Diakses tanggal 14 Juli 2008.
  88. 1 2 "Annual Report 2011–2012". Shrine of Remembrance. Diakses tanggal 3 Januari 2013.[pranala nonaktif permanen]
  89. 1 2 Minchin (2005), hlm. 9.
  90. ↑ "Shrine Guard". Shrine of Remembrance. Diarsipkan dari asli tanggal 19 Juli 2008. Diakses tanggal 13 Juli 2008.

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Shrine of Remembrance.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan