Minggu, 08 November 2026
03:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Portiko

Portiko

Bagikan:
250px-Croome_Court_2016_017.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Portiko Istana Croome di Croome D'Abitot, Inggris.

Portiko adalah sebuah beranda di pintu masuk suatu bangunan yang atapnya ditopang oleh sejumlah tiang.[1] Portiko banyak digunakan dalam arsitektur yunani kuno dan sejak itu juga telah memengaruhi arsitektur di wilayah-wilayah lain, terutama di negara-negara barat. Beberapa contohnya adalah Portiko Timur di Gedung Capitol, portiko yang menghiasi Pantheon di Roma, serta portiko di University College London.

Atap suatu portiko biasanya berupa sebuah pedimen. Andrea Palladio, seorang arsitek renaisans berkebangsaan Italia, adalah pelopor penggunaan portiko bergaya kuil yunani kuno pada bangunan-bangunan sekuler. Di Britania Raya, portiko di wastu the Vyne adalah yang pertama kali menggunakan gaya tersebut pada sebuah wastu inggris.

Jenis-Jenis

Penentuan jenis portiko bergaya kuil yunani kuno didasarkan atas jumlah pilar yang menyangga atapnya. Unsur -stila pada penamaan jenis portiko berasal dari bahasa Yunani στῦλος 'kolom'.

Tetrastila

Terdapat empat buah pilar pada portiko tetrastila. Portiko ini biasa dibangun oleh orang-orang Yunani dan Etruria pada struktur-struktur berukuran kecil, seperti bangunan publik dan amfiprostila. Sementara, orang-orang Romawi cukup banyak memilih portiko jenis ini pada kuil-kuil dan bangunan besar mereka. Bangunan di pusat pemerintahan provinsi-provinsi Romawi juga sering menggunakan portiko tetrastila, seperti Kuil Kapitolina di Volubilis, (saat ini) Maroko. Portiko Utara Gedung Putih juga mengadopsi gaya tetrastila, menjadikannya portiko berpilar empat paling terkenal di Amerika Serikat.

Heksastila

250px-Temple_of_Concordia%2C_430_BC%2C_east_facade%2C_Agrigento%2C_120697.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuil Konkordia di daerah Valle dei Templi, Kota Agrigento, yang menggunakan gaya heksastila dengan pilar berlanggam doria.

Portiko heksastila memiliki enam buah pilar. Jenis portiko ini menjadi standar yang digunakan pada langgam arsitektur doria, khususnya selama periode yunani arkais (600—550 SM) hingga zaman Perikles (450—430 SM).

Oktastila

  • Parthenon di kompleks Akropolis, Kota Athena, Yunani.
    Parthenon di kompleks Akropolis, Kota Athena, Yunani.
  • Pantheon di Kota Roma, Italia
    Pantheon di Kota Roma, Italia

Portiko oktastila memiliki delapan buah pilar. Jenis postiko ini lebih jarang ditemukan daripada jenis heksastila pada tatanan kanon arsitektur yunani klasik. Contoh yang terkenal adalah Parthenon di Kota Athena, Yunani, serta Pantheon di Kota Roma, Italia. Parthenon dibangun di masa pemerintahan Perikles pada tahun 450—430 SM, sedangkan Pantheon sekitar tahun 125 SM. Di samping itu, Kuil Divus Augustus di Kota Roma, kuil pusat kultus Kaisar Augustus, yang kini telah runtuh sebagian digambarkan dibangun dengan portiko oktastila pada koin-koin abad kedua masehi.

Dekastila

250px-UCL_3_Wilkins_building_%2832410942845%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gedung Wilkins, gedung utama Universitas Kolese London.

Portiko dekastila ditopang oleh sepuluh buah pilar, seperti pada Kuil Apolo di Miletus, sebuah kota yunani kuno di (saat ini) Distrik Didim, Provinsi Aydın, Turki. Jenis portiko ini juga digunakan oleh Gedung Utama Universitas Kolese London . Sementara itu, satu-satunya bangunan romawi dengan portiko dekastila adalah Kuil Venus dan Roma yang dibangun oleh Kaisar Hadrianus sekitar tahun 130 M.

Referensi

  1. ↑ Cyril M. Harris, Dictionary of Architecture & Construction (edisi ke-4, McGraw-Hill 2006) hlm. 752.


Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan