Minggu, 18 Oktober 2026
11:38 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Syihabuddin al-Umari

Bagikan:

Shihāb al-Dīn Abū al-‘Abbās Aḥmad b. Faḍl Allāh al-'Umarī (شهاب الدين أبو العبّاس أحمد بن فضل الله العمري), atau disingkat Ibn Faḍl Allāh al-‘Umarī, (1300 – 1349) adalah seorang sejarawan Arab kelahiran Damaskus. Lahir dalam keluarga birokrat, al-ʿUmarī adalah keturunan dari Umar, khalifah Islam kedua. Ayahnya memegang jabatan penting kātib as-sirr (kepala kanseri) Kekaisaran Mamluk. Pada masa hidupnya, karya-karya dan tulisan-tulisannya dipakai dalam pemerintahan dominion-dominion Mamluk Mesir dan Suriah, dan kemudian menjadi sumber-sumber standar untuk sejarah Mamluk.[1]

Referensi

  1. ↑ The Editors of Encyclopædia Britannica. "Al-ʿUmarī - SYRIAN SCHOLAR". www.britannica.com. Diakses tanggal 8 November 2016.{{cite web}}: |author= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Sejarawan
Abad ke-7
Abad ke-8
Abad ke-9
Abad ke-10
Abad ke-11
Arab
Persia
Abad ke-12
Arab
Persia
Abad ke-13
Arab
Persia
Abad ke-14
Arab
Persia
Abad ke-15
Arab
Persia
Abad ke-16
Arab
Persia
Abad ke-17
Arab
Persia
Abad ke-18
Arab
Persia
Abad ke-19
Arab
Persia
Karya terkenal
Konsep
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan