Minggu, 20 September 2026
16:26 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Shen Dao

Shen Dao
Lahirskt. 350 SM
Meninggalskt. 275 SM
Filsafat
EraFilsafat Tionghoa
WilayahFilsafat kuno
Legalisme
Minat utama
Fa (konsep)
Shen Dao
Hanzi: 慎到
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Shèn Dào
- Wade-Giles: Shen4 Tao4
- Gwoyeu Romatzyh: Shenn Daw
Yue (Kantonis)
- Romanisasi Yale: Sahn dou
- Jyutping: San6 Dou3
nama alternatif
Hanzi: 慎子
Makna literal: "Tuan Shen"
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Shènzǐ
- Wade-Giles: Shen4-tzu3
- Gwoyeu Romatzyh: Shenndzyy
Yue (Kantonis)
- Romanisasi Yale: Sahn-jí
- Jyutping: San6-zi2

Shen Dao (Hanzi:慎到; skt. 350 skt. 275 SM) merupakan seorang "Legalisme Tiongkok" yang paling diingat karena pengaruhnya terhadap Han Fei berkaitan dengan konsep shi 勢 (keuntungan, kekuatan, atau otoritas tidak langsung), meskipun sebagian besar bukunya menyangkut konsep fa 法 (metode administratif & standar) yang lebih umum dibagikan di antara "Legalis".[1] Dibandingkan dengan sekolah barat, Shen Dao menganggap undang-undang yang tidak baik "masih lebih baik tidak memiliki undang-undang sama sekali."[2]

Dengan menggunakan istilah dao tanpa referensi kosmologis atau metafisik,[3] Shenzi berfungsi sebagai pendahulu yang patut dicatat baik oleh Taoisme maupun Han Fei. Secara anumerta, ia juga kadang diklasifikasikan sebagai Taoisme,[4] dan Wang Fuzhi berspekulasi bahwa bab "Karangan Melihat sebagai Sama" Zhuangzhi sebenarnya ditulis oleh Shen Dao.[5] Dibandingkan dengan Yang Chu yang egois, Shen Dao dicirikan oleh Zhuangzi sebagai pribadi yang tidak memihak dan kurang mementingkan diri sendiri, cara baiknya yang merangkul semua hal.[6]

Biasanya disebut sebagai "Tuan Shen" ("Shenzi" 慎子) untuk tulisan-tulisannya, sangat sedikit yang diketahui tentang kehidupan Shen Dao. Seorang filsuf Tionghoa dari Zhao, ia mungkin lahir pada sekitar tahun 350 SM, bepergian ke kota Linzi (modern Zibo, Shandong) pada tahun 300 SM untuk menjadi anggota Akademi Jixia. Shen mungkin meninggalkan Linzi setelah ditangkap oleh negara Yan pada tahun 285 SM, kemungkinan pindah ke kerajaan Han dan menyerap tradisi "Legalis" di sana. Ia meninggal sekitar sepuluh tahun kemudian.[7][8]

Catatan

  1. Dao Companion to the Philosophy of Han Fei. Shen Dao’s Theory of fa and His Influence on Han Fei. p49. Soon-ja Yang.
  2. Dao Companion to the Philosophy of Han Fei. Shen Dao’s Theory of fa and His Influence on Han Fei. p52. Soon-ja Yang.
  3. Dao Companion to the Philosophy of Han Fei. Shen Dao’s Theory of fa and His Influence on Han Fei. Soon-ja Yang
  4. John Emerson 2012. p.1. A STUDY OF SHEN DAO
  5. Hansen, Chad, "Zhuangzi", The Stanford Encyclopedia of Philosophy (Fall 2015 Edition), Edward N. Zalta (ed.), http://plato.stanford.edu/archives/fall2015/entries/zhuangzi/
  6. Antonio S. Cua 2003 p.362, Encyclopedia of Chinese Philosophy
  7. Knechtges (2014), hlm. 871.
  8. Julia Ching, R. W. L. Guisso. 1991. p.76. Sages and Filial Sons. https://books.google.com/books?id=ynfrlFZcUG8C&pg=PA76

Referensi

  • Knechtges, David R. (2014). "Shenzi 慎子". Dalam Knechtges, David R.; Chang, Taiping (ed.). Ancient and Early Medieval Chinese Literature: A Reference Guide, Part Two. Leiden: Brill. hlm. 871–874. ISBN 978-90-04-19240-9.{{cite book}}: |ref=harv tidak valid

Bacaan selanjutnya

  • The Shenzi Fragments: A Philosophical Analysis and Translation translated by Eirik Lang Harris, 2016, Columbia University Press

Pranala luar

Artikel ini mengandung Teks Tionghoa. Tanpa dukungan perenderan yang baik, Anda mungkin akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan Karakter Tionghoa.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan