Kamis, 05 November 2026
13:42 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Sentrisme

Sentrisme

Bagikan:
langid-250px-Political_chart.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dari kiri ke kanan, dari libertarianisme ke otoritarianisme. Grafik spektrum politik menurut usulan dari Political Compass Organization, yang membentang dari -10 sampai +10 pada setiap sumbunya.

Sentrisme merupakan posisi ideologi politik yang berada di antara politik sayap kiri dan sayap kanan dalam spektrum politik kiri–kanan. Sentrisme biasanya dikaitkan dengan posisi politik yang moderat. Sentrisme juga sering dikaitkan dengan ideologi seperti liberalisme, sentrisme radikal, dan agrarianisme. Para pendukung sentrisme umumnya mendukung perubahan politik secara bertahap, sering kali melalui sistem ekonomi campuran dan negara kesejahteraan dengan kebijakan redistribusi yang moderat. Meskipun secara umum diakui dalam ilmu politik sebagai posisi tengah, kelompok ekstrem dari kedua ujung spektrum kadang menyematkan label kiri atau kanan pada pandangan sentris untuk mendiskreditkan posisi tersebut.

Partai-partai yang berhaluan tengah umumnya mempunyai posisi kebijakan yang moderat di antara partai-partai besar dari sayap kiri dan sayap kanan. Namun, dalam beberapa kasus, mereka bisa menarik suara yang condong ke kiri atau ke kanan apabila tidak ada partai lain yang mengadopsi arah tersebut. Dalam sistem multipartai, partai sentris sering memiliki posisi strategis dalam pembentukan pemerintahan koalisi karena ia mampu menjembatani kepentingan partai kiri maupun kanan. Meski demikian, mereka sering kali hanya menjadi mitra kecil dalam koalisi dan tidak mampu menjalankan kebijakan mereka sendiri secara optimal. Partai-partai ini cenderung lebih lemah dalam sistem pemilu first-past-the-post maupun sistem representasi proporsional. Partai dan politikus memiliki berbagai insentif untuk mendekat atau menjauh dari posisi tengah, tergantung pada strategi mereka dalam mencari dukungan pemilih. Beberapa partai populis mengadopsi posisi sentris, dengan mendasarkan sikap politiknya pada oposisi terhadap pemerintah, bukan pada ideologi populisme kiri atau kanan.

Sentrisme berkembang seiring dengan munculnya spektrum politik kiri–kanan pada masa Revolusi Prancis, ketika para anggota majelis yang tidak berpihak pada kaum radikal maupun reaksioner duduk di antara kedua kelompok tersebut. Liberalisme menjadi ideologi sentris yang dominan pada abad ke-18, dengan dukungannya terhadap hak-hak individu dan anti-klerikalisme, serta menentang baik konservatisme maupun sosialisme. Agrarianisme sempat menjadi gerakan sentris utama di Eropa pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Hubungan antara eugenika dan Holocaust mendorong kaum sentris untuk menolak rasisme ilmiah dan beralih mendukung anti-rasisme. Sentrisme semakin berpengaruh setelah runtuhnya Uni Soviet, dan menyebar ke berbagai negara di Eropa dan Amerika. Namun, pengaruhnya kemudian menurun setelah krisis keuangan 2008, tergantikan oleh bangkitnya populisme.

Lihat pula

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan