Kamis, 15 Oktober 2026
01:22 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Seni Berperang

Seni Berperang

risalah militer Tionghoa kuno

Bagikan:
Seni Berperang
250px-Bamboo_book_-_closed_-_UCR.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
PengarangSun Zi
NegaraTiongkok
BahasaTionghoa Klasik
SubjekSeni militer
Tanggal terbit
Abad ke-5 SM
Seni Berperang
Hanzi tradisional: 孫子兵法
Hanzi sederhana: 孙子兵法
Makna harfiah: "Metode Militer Filsuf Sun"
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Sūnzǐ bīngfǎ
- Wade-Giles: Sun1-tzŭ3 ping1-fa3
Yue (Kantonis)
- Romanisasi Yale: Syūnjí bīngfaat
- Jyutping: Syun1-zi2 bing1-faat3
250px-Bamboo_book_-_binding_-_UCR.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seni Berperang Sun Zi yang terbuat dari bambu.

Seni Berperang (Hanzi:孫子兵法; harfiah: 'Metode Militer Filsuf Sun') adalah buku falsafah militer yang kemungkinan ditulis pada abad ke-6 SM oleh Sun Zi. Terdiri dari 13 bab di mana setiap bagian membahas strategi dan berbagai metode berperang. Karya ini merupakan karya tulis militer Tiongkok yang paling dihormati dan paling terkenal di luar Tiongkok.[1] Tidak diketahui siapa yang menulis buku ini, hingga kini masih diperdebatkan oleh para pakar sejarah. Beberapa ahli berpendapat bahwa Sun Zi bukanlah nama asli penulis buku ini, melainkan julukan yang diberikan orang kepada penulis tersebut. Sebab, kata "Zi" pada nama Sun Zi sebenarnya digunakan untuk mengacu pada seorang filsuf sehingga Sun Zi diartikan sebagai "Filsuf Sun".[1]

Buku ini juga menjadi salah satu buku strategi militer tertua di dunia dan banyak memberikan pengaruh dalam perencanaan strategi militer baik dunia Timur maupun Barat, taktik bisnis, dan banyak lagi. Buku yang ditulis sekitar tahun 400 SM—320 SM ini pertama kali diperkenalkan di Jepang pada 716—735 M. Sementara itu, di Eropa, buku ini diperkenalkan oleh Jesuit Jean Joseph Marie pada 1772, yang menerjemahkannya ke dalam bahasa Prancis. Kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Kapten Everard Ferguson Calthrop pada tahun 1905, seorang kapten dari Britania. Pemimpin yang beragam seperti Mao Zedong, jendral Vo Nguyen Giap, Baron Antoine-Henri Jomini, jendral Douglas MacArthur, Napoleon, dan anggota tertentu dari komando tinggi Jerman Nazi mengaku terinspirasi oleh buku ini.

Referensi

  1. 1 2 Wee, Chow-Hou. 2006. Sun Zi Art of War. Jakarta: BIP.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik buku ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan