Minggu, 20 September 2026
20:11 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Rubiaceae

Rubiaceae

Rubiaceae
250px-Luculia_gratissima.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Luculia gratissima
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Gentianales
Famili: Rubiaceae
Juss.
Genus tipe
Rubia
Subfamili
Sinonim

lihat teks

Artikel takson sembarang

Rubiaceae, Suku ranggitan-ranggitanan atau Suku kopi-kopian adalah salah satu famili tumbuhan berbunga. Menurut Sistem Klasifikasi APG II suku ini termasuk dalam ordo Gentianales.

Suku ini terdiri atas pepohonan, perdu, liana, atau herbal yang tumbuh di atas tanah. Termasuk di dalamnya sejumlah tumbuhan penghasil alkaloid penting seperti kafeina (dalam kopi yang dihasilkan dari beberapa jenis Coffea) dan kinina (dari kulit batang Cinchona). Anggota penting lainnya adalah gambir (Uncaria; tanaman aromatik), soka (Ixora; tanaman hias), (Gempol;) dan mengkudu (Morinda; tanaman obat).

Sistem APG II memasukkan beberapa famili kecil (seperti Dialypetalanthaceae, Henriqueziaceae, Naucleaceae, dan Theligonaceae) ke dalam Rubiaceae sehingga menjadi suku tumbuhan berbunga keempat terbesar dengan anggota sekitar 650 genera dan lebih dari 13.000 spesies. Rubiaceae memiliki distribusi kosmopolitan, tetapi, keragaman spesies terbesar terkonsentrasi di daerah (sub)tropis.[1]

Deskripsi

Rubiaceae secara morfologis mudah dikenali sebagai kelompok yang saling berdekatan dengan kombinasi karakter: seluruh daunnya tumbuh berlawanan dan berbentuk sederhana, daun mahkota bunga simetri radial dan menjadi satu (simpetal) membentuk tabung (tubular), dan ovarium inferior.

Rubiaceae tumbuh dalam berbagai bentuk, yang paling umum adalah perdu, dapat juga berupa pohon, liana, atau herbal.

Penyebaran dan habitat

Rubiaceae memiliki distribusi kosmopolitan dan ditemukan hampir di seluruh wilayah di dunia, kecuali di lingkungan ekstrem, seperti daerah kutub dan padang pasir. Pola penyebaran suku ini sangat mirip dengan penyebaran tumbuhan secara global. Tapi, keragaman terbesar secara jelas terkonsentrasi di daerah tropis dan subtropis yang lembap. Pengecualian untuk tribus Rubieae, menyebar kosmopolitan, tetapi terpusat di wilayah-wilayah bersuhu sedang. Jumlah spesies terbanyak ditemukan di Kolombia, Venezuela, dan Pulau Papua. Apabila disesuaikan dengan luas wilayah, Venezuela adalah yang paling beragam, diikuti oleh Kolombia dan Kuba.[2]

Rubiaeceae hidup di atas tanah dan didominasi oleh tumbuhan kayu. Perdu Rubiaeceae yang bersifat kayu merupakan bagian penting lapisan vegetasi bawah dari hutan hujan pada ketinggian rendah dan sedang. Suku ini toleran terhadap berbagai kondisi lingkungan (jenis tanah, ketinggian, struktur komunitas, dsb.) dan tidak mengkhususkan diri pada satu jenis habitat tertentu (meskipun genera dalam suku ini sering mengkhususkan diri).

Daftar Genus

Referensi

  1. Stevens, P. F. (April 2015). "Angiosperm Phylogeny Website". 14. St. Louis, Missouri. Diakses tanggal 20-01-2016. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  2. Davis AP, Govaerts R, Bridson DM, Ruhsam M, Moat J, Brummitt NA (2009). "A global assessment of distribution, diversity, endemism, and taxonomic effort in the Rubiaceae". Annals of the Missouri Botanical Garden. 96 (1): 68–78. doi:10.3417/2006205.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. "Watson and Dallwitz's Henriquezaceae". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-11-30. Diakses tanggal 2023-03-25.
  4. "Watson and Dallwitz's Naucleacea". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-01-03. Diakses tanggal 2023-03-25.

Lihat pula

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Rubiaceae.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan