Selasa, 20 Oktober 2026
06:22 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Riset medis

Riset medis

penelitian dasar, penelitian aplikasi, atau penelitian translasional yang dilakukan untuk mendukung pengetahuan di bidang kedokteran.

Bagikan:
250px-Monoclonal_antibodies4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tabung yang digunakan untuk kultur sel.

Riset medis (medical research), riset biomedis (biomedical research) atau ilmu kedokteran eksperimental (experimental medicine) adalah penelitian dasar, penelitian aplikasi, atau penelitian translasional yang dilakukan untuk mendukung pengetahuan di bidang kedokteran. Riset medis bisa dibagi menjadi dua kategori umum: evaluasi metode pengobatan baru untuk keamanan dan efektivitasnya (yang disebut dengan clinical trial), dan semua jenis riset yang berkontribusi pada pengembangan metode pengobatan baru (yang disebut dengan pre-clinical development). Sebuah paradigma baru kepada riset biomedis adalah dengan ditemukannya istilah penelitian transasional yang fokus pada loop umpan balik yang iteratif antara penelitian dasar dan penelitian aplikasi. Hal ini salah satunya karena ilmu kedokteran, yang terikat secara tidak langsung dengan faktor genetik (pasien maupun parasit penyebab penyakit) akan terus berkembang mengikuti perkembangan mutasi dan evolusi genetik.

Riset medis dapat berkontribusi pada bidang kesehatan masyarakat, biokimia, riset klinis, mikrobiologi, fisiologi, onkologi, pembedahan, dan riset pada penyakit secara spesifik seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular.

Penngkatan usia harapan hidup manusia dalam seratus tahun ini bisa dikaitkan pada peningkatan pada riset medis. Beberapa yang paling berpengaruh yaitu vaksin untuk penyakit polio dan campak, insulin untuk penderita diabetes, berbagai antibiotik, pengobatan untuk penyakit darah tinggi, peningkatan kualitas pengobatan penderita AIDS, penyumbatan pembuluh darah, pembedahan mikro, dan kanker. Proyek Genom Manusia juga diyakini dapat memberikan pengetahuan baru dalam riset medis. Namun masalah seperti ketahanan antibiotik dan obesitas masih menjadi tantangan besar di bidang kedokteran.

Kebanyakan riset di bidang ini dilakukan oleh ilmuwan biomedis. Namun kontribusi signifikan juda bisa dibuat oleh pakar biologi, kimia, farmasi, bahkan fisika. Riset medis yang dilakukan pada manusia harus melalui serangkaian etika medis yang diatur dalam Deklarasi Helsinki. Dalam semua kasus, etika penelitian juga harus dihormati.

Bidang riset

Bidang riset medis meliputi:

2

Lihat pula

2

Bahan bacaan terkait

  • Abhaya Indrayan (2004). "Elements of medical research". Indian J Med Res. 119 (3): 93–100. PMID 15115159.
  • Highleyman L (2006). "A guide to clinical trials. Part II: interpreting medical research". BETA. 18 (2): 41–7. PMID 16610119.Full text
  • Beyleveld D & Pattinson S D (2006). "Medical Research into Emergency Treatment: Regulatory Tensions in England and Wales". Web JCLI. 5. full text
  • Andorno R (2010). Regulatory discrepancies between the Council of Europe and the EU regarding biomedical research. In: Andre den Exter (ed.), Human Rights and Biomedicine. Antwerp: Maklu Press, pages 117-133.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)full text Pranala usang diarsipkan 2012-12-12 di archive.today

Pranala luar

Bidang utama teknologi
Bidang
Bangunan dan Konstruksi
Biomedis
Energi
Industri
Informasi dan Komunikasi
Lingkungan
Militer
Pendidikan
Pertanian
Transportasi
Ilmu terapan lainnya
Bidang ilmu teknik lainnya
Komponen
Skala
Sejarah
Teori dan konsep
Lainnya


Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan