Kamis, 24 September 2026
08:34 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Revlon

perusahaan asal Amerika Serikat

Perusahaan perawatan pribadi multinasional asal AmerikaTemplat:SHORTDESC:Perusahaan perawatan pribadi multinasional asal Amerika
Untuk kasus hukum terkait pengambilailihan, lihat Revlon, Inc. v. MacAndrews & Forbes Holdings, Inc..
Revlon, Inc.
250px-Revlon_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisPublik
OTCQX: REVRQ
IndustrIKosmetik, perawatan kulit, parfum, dan perawatan pribadi
PendiriJoseph Revson
Charles Revson
Charles Lachman
Kantor pusat,
Tokoh kunci
Ronald Perelman
(Chairman)
Debra Perelman
(Presiden dan CEO)
PendapatanKenaikan US$2,078 miliar (2021)[1]
Kenaikan US$0,103 miliar (2021)[1]
Penurunan US$0,206 miliar (2021)[1]
Total asetPenurunan US$2,432 miliar (2021)[1]
Total ekuitasPenurunan US$2,014 miliar (2021)[1]
PemilikMacAndrews & Forbes (84,7%)[2]
Jumlah karyawan
sekitar 5.800 (2021)[1]

Revlon, Inc. adalah sebuah perusahaan multinasional asal Amerika yang bergerak di bidang produksi kosmetik, perawatan kulit, parfum, dan perawatan pribadi. Perusahaan ini berkantor pusat di New York City. Perusahaan ini didirikan oleh Charles dan Joseph Revson, serta Charles Lachman. Produk dari perusahaan ini dijual di 150 negara.

Pada tanggal 16 Juni 2022, perusahaan ini mengajukan kebangkrutan Bab 11.[3] Perusahaan ini kemudian berhasil keluar dari kebangkrutan pada tanggal 2 Mei 2023.

Sejarah

Pendirian dan kendali Charles Revson (1932–1975)

Revlon didirikan di New York City pada tanggal 1 Maret 1932, di tengah Depresi Besar, oleh Yahudi Amerika, Charles Revson dan Joseph Revson, bersama seorang kimiawan, Charles Lachman, yang menyumbang huruf "L" dalam nama Revlon.[4] Perusahaan ini awalnya memproduksi cat kuku[4] dengan mengembangkan proses produksi baru. Dengan menggunakan pigmen, bukannya bahan pewarna, perusahaan ini pun berhasil mengembangkan cat kuku varian baru.[4] Pada tahun 1937, Revlon mulai menjual produknya di toserba dan apotek. Hanya dalam waktu enam tahun, perusahaan ini telah berhasil menjadi perusahaan yang bernilai jutaan dolar. Pada tahun 1940, selain memproduksi perlengkapan manicure, perusahaan ini juga mulai memproduksi lipstik. Selama Perang Dunia II, Revlon membuat produk kosmetik untuk Angkatan Darat Amerika Serikat, sehingga perusahaan ini kemudian mendapat Army-Navy "E" Award pada tahun 1944.[butuh rujukan]

Pada akhir Perang Dunia II, Revlon telah menjadi produsen kosmetik terbesar kedua di Amerika Serikat.[5] Perusahaan ini kemudian membeli Graef & Schmidt, sebuah produsen alat makan yang disita oleh pemerintah Amerika Serikat, karena memiliki keterkaitan dengan Jerman. Akuisisi tersebut pun memungkinkan perusahaan ini untuk memproduksi peralatan manicure dan pedicure sendiri.[butuh rujukan]

Pasar saham

Pada tanggal 28 Februari 1996, Revlon resmi melantai di New York Stock Exchange.[6] Harga yang ditawarkan adalah $24 per lembar saham.[6]

Divisi

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bab atau bagian ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Bab atau bagian ini akan dihapus bila tidak tersedia referensi ke sumber tepercaya dalam bentuk catatan kaki atau pranala luar.

Pada dekade 1960-an, Revson membagi perusahaan ini menjadi beberapa divisi, dengan tiap divisi memiliki target pembeli yang berbeda-beda, yakni:[7]

  • Revlon, merek terbesar dan paling populer
  • Princess Marcella Borghese, merek kelas atas/internasional
  • Ultima II, merek premium
  • Natural Wonder, merek untuk anak
  • Moon Drops, merek untuk perawatan kulit kering
  • Etherea, merek untuk perawatan hipoalergenik

Akuisisi awal

section ini berisi konten yang ditulis dengan gaya sebuah iklan. Bantulah memperbaiki artikel ini dengan menghapus konten yang dianggap sebagai spam dan pranala luar yang tidak sesuai, dan tambahkan konten ensiklopedis yang ditulis dari sudut pandang netral dan sesuai dengan kebijakan Wikipedia. (Juli 2020)
section ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Revlon"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Juni 2022)

Pada tahun 1957, Revlon mengakuisisi Knomark, sebuah produsen semir sepatu, yang kemudian dijual ke Esquire Shoe Polish pada tahun 1969. Hasil akuisisi lain, seperti Ty-D-Bol, produsen pembersih toilet, dan 27% saham Schick, produsen shaver, kemudian juga dijual. Evan Picone, produsen pakaian olahraga wanita, yang dibeli pada tahun 1962 dengan harga $12 juta, lalu juga dijual dengan harga $1 juta empat tahun kemudian. Namun, akuisisi terhadap U.S. Vitamin and Pharmaceutical Corporation pada tahun 1967 berhasil membuat perusahaan ini menjadi produsen obat diabetes terkemuka.

Pada akhir dekade 1950-an, perusahaan ini memasarkan produknya ke luar Amerika Serikat. Pada tahun 1962, saat berekspansi ke Jepang, perusahaan ini telah memiliki anak usaha di Prancis, Italia, Argentina, Meksiko, dan Asia. Di Jepang, perusahaan ini tetap menggunakan gaya iklan dan model dari Amerika Serikat, bukannya menggunakan gaya iklan dan model dari Jepang. Total penjualan perusahaan ini pada tahun 1962 pun mencapai $164 juta.

Pada tahun 1968, Revlon memperkenalkan Eterna27, krim kosmetik pertama yang dilengkapi dengan prekursor estrogen bernama Progenitin (pregnenolon asetat). Perusahaan ini kemudian juga meluncurkan Braggi Pub, Bill Blass untuk pria, dan produk perawatan rambut palsu dengan merek Wig Wonder.[7][8]

Pada tahun 1970, Revlon mengakuisisi jajaran produk deodoran Mitchum.[9] Pada tahun 1971, perusahaan ini meluncurkan produk sampo dengan merek Flex.

Pada tahun 1973, Revlon meluncurkan parfum Charlie yang ditujukan untuk orang berusia di bawah 30 tahun. Parfum tersebut dipromosikan oleh Shelley Hack.

[10]

Setelah meluncurkan Charlie, penjualan bersih Revlon mencapai $506 juta pada tahun 1973 dan $606 juta setahun kemudian. Parfum Jontue juga cukup laris. Revlon juga memproduksi parfum dengan merek Jean Nate.[11]

Model

Pada tahun 1973, Lauren Hutton meneken kontrak model eksklusif senilai $400.000 untuk produk bermerek Ultima dari perusahaan ini selama dua tahun.[12] Richard Avedon juga dikontrak sebagai fotografer eksklusif untuk merek Ultima.[13]

Kendali Michel Bergerac (1975–1985)

Pada tahun 1975, Charles Revson meninggal. Michel Bergerac, yang Revson pekerjakan sebagai Presiden dari perusahaan ini, pun melanjutkan pengembangan perusahaan ini. Revlon kemudian mengakuisisi Coburn Optical Industries, sebuah produsen peralatan pemrosesan optis dan optalmik asal Oklahoma. Perusahaan ini juga membeli Barnes-Hind, pemasar lensa kontak terbesar di Amerika Serikat. Pada tahun 1977, Revlon membeli Armour Pharmaceutical Company, sebuah divisi dari Armour and Company milik The Greyhound Corporation. Pada tahun 1978, perusahaan ini juga membeli Lewis-Howe Company, produsen antasida Tums. Akuisisi-akuisisi tersebut pun membuat perusahaan ini dapat mencatatkan pendapatan sebesar $1,7 miliar pada tahun 1979.

Pada pertengahan dekade 1980-an, Revlon kalah saing dengan Estée Lauder, dan produk hemofilia dari Armour Pharmaceutical, "Factorate", menginfeksi penggunanya dengan HIV dan hepatitis C.[14][15] Pangsa pasar kosmetik dari Revlon pun turun dari 20% menjadi 10%. Penjualan produk Revlon di apotek juga turun, karena kalah dengan merek Cover Girl dari Noxell. Walaupun begitu, perusahaan ini dapat menutup penurunan tersebut dengan melakukan akuisisi terhadap Max Factor, Ellen Betrix, Charles of the Ritz, Germaine Monteil, Almay, Fermodyl, Lancaster, Aziza, dan Halston. Pada tahun 1977, akuisisi terhadap Carlos Colomer, sebuah distributor kecantikan, membuat perusahaan ini dapat berekspansi ke bisnis perawatan tradisional, dengan meluncurkan merek Creme of Nature, Realistic, Lovely Color, dan Milk and Honey. Pada tahun 1983, perusahaan ini gagal mengambil alih merek Gillette. Pada tahun 1989, Revlon menjadi salah satu perusahaan pertama yang mengganti percobaan pada hewan dengan metode percobaan lain.[16]

250px-Revlon_Farmers_Dunedin_2013.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konter Revlon di toserba Farmers di Selandia Baru

Kendali Ronald Perelman (sejak 1985)

Pada tanggal 5 November 1985, dengan harga $2,7 miliar, perusahaan ini dijual ke Pantry Pride (kemudian diubah namanya menjadi Revlon Group, Inc.), anak usaha dari MacAndrews & Forbes milik Ronald Perelman. Penjualan tersebut pun membebani perusahaan ini dengan utang sebesar $2,9 miliar. Pantry Pride Inc. awalnya mengajukan tawaran pembelian kepada perusahaan ini sebesar $47,5 per lembar saham. Tawaran tersebut kemudian beberapa kali ditingkatkan hingga mencapai $53 per lembar saham. Forstmann Little & Company lalu mengajukan tawaran pembelian kepada perusahaan ini sebesar $56 per lembar saham, tetapi akhirnya Perelman dapat menang dengan mengajukan tawaran sebesar $58 per lembar saham.[17] Perelman pun mengajukan tuntutan di Pengadilan Niaga Delaware untuk memaksa Revlon menerima tawarannya, sehingga kemudian memicu Revlon v. MacAndrews & Forbes Holdings.

Perelman lalu menjual dua divisi dari perusahaan ini dengan harga $1 miliar. Divisi perawatan mata juga dijual dengan harga $574 juta. Sedangkan divisi National Health Laboratories dipisah pada tahun 1988. Revlon kemudian membeli Max Factor pada tahun 1987 dan Betrix pada tahun 1989, tetapi lalu dijual ke Procter & Gamble pada tahun 1991.[18] Pada tahun 1991 juga, Revlon menjual Clean & Clear ke Johnson & Johnson.

Pada tahun 2011, PETA menghapus Revlon dari daftar perusahaan yang tidak menguji produknya pada hewan, setelah PETA menemukan bahwa perusahaan ini membayar laboratorium di Tiongkok untuk mencoba produk kosmetiknya pada kelinci dan hewan lain.[19]

Pada bulan Agustus 2013, Revlon membeli Colomer Group dari CVC Capital Partners, dengan harga $660 juta.[20]

Setelah merugi pada tahun 2011 dan 2012, pada akhir tahun 2013, Revlon mengumumkan bahwa mereka akan keluar dari Tiongkok. Bisnis di Tiongkok hanya menyumbang 2% dari total penjualan perusahaan ini.[21]

Pada tanggal 1 November 2013, Revlon menunjuk Lorenzo Delpani sebagai Presiden dan CEO.[22]

Pada bulan Maret 2014, Revlon mengumumkan pemindahan kantor pusatnya ke dua lantai teratas dari One New York Plaza.[23]

Pada tanggal 22 September 2014, dewan direksi Revlon menunjuk Roberto Simon sebagai wakil presiden eksekutif dan direktur keuangan, mulai tanggal 30 September.[24]

Pada tanggal 30 April 2015, Revlon menyelesaikan akuisisi terhadap CBBeauty asal Britania Raya.[25]

Pada tanggal 16 Juni 2016, Revlon mengumumkan niatnya untuk membeli Elizabeth Arden, Inc. dengan harga $870 juta.[26][27] Pembelian tersebut akhirnya dapat diselesaikan pada tanggal 7 September 2016.[28] Pada tahun 2016, Revlon mengakuisisi Cutex dari Coty Inc.[29]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 "Revlon, Inc. Full Year 2021 Form 10-K Report". investors.revlon.com. 31 Desember 2021. Diakses tanggal 23 Juni 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Revlon Proxy
  3. "Cosmetics maker Revlon files for bankruptcy in US". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2022-06-17. Diakses tanggal 2022-06-18.
  4. 1 2 3 Kollewe, Julia (2016-06-17). "Revlon to buy Elizabeth Arden". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2019-08-29.
  5. Geisst, Charles R.; Gargano, Ambassador Charles a (2014). Encyclopedia of American Business History. Infobase Publishing. hlm. 362. ISBN 978-1438109879.
  6. 1 2 Collins, Glenn (1996-02-29). "Revlon Public Offering Priced at $24 a Share". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2020-01-17.
  7. 1 2 Bender, Marylin (1972-02-27). "Revlon: One‐Man Show". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2022-09-15.
  8. Nemy, Enid (1975-08-25). "Charles Revson of the Revlon Empire Dies". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2022-09-15.
  9. "Our History". www.revloninc.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-09-15.
  10. "Classic Americana". Oprah.com. Diakses tanggal 2022-09-15.
  11. https://www.fragrancex.com/products/_cid_perfume-am-lid_j-am-pid_1434w__products.html [URL kosong]
  12. Model, by Michael Gross, 1995, page 212.
  13. "Andrewtobias.com". Andrewtobias.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-06-12. Diakses tanggal 2011-04-06.
  14. "Drug Maker Turned Aside Alert on AIDS". The New York Times. Associated Press. 6 Oktober 1995.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. Taylor, Rosie; Donnelly, Laura (4 November 2018). "Revlon health firm knew it was infecting people with hepatitis C". Daily Telegraph via PressReader.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. McGill, Douglas C. (Agustus 2, 1989). "Cosmetics Companies Quietly Ending Animal Tests". The New York Times.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. Stevenson, Richard (1985-11-05). "Pantry Pride Control of Revlon Board Seen Near". New York Times. hlm. D5.
  18. "MacAndrews & Forbes Holdings Inc". Funding Universe. Diakses tanggal 2008-05-16.
  19. {{Cite web |title=Animal testing for cosmetics: Chinese law elicits "ethics dumping" from EU brands despite cruelty-free claims |url=https://pci.cnsmedia.com/a/aXUjt0r4PgY = |access-date=2023-03-18 |website=.personalcareinsights.com/ |language=en}}
  20. Young, Vicki M. (5 Agustus 2013). "Revlon Acquires Colomer Group for $660 Million". WWD. Diakses tanggal 6 Agustus 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. "Revlon to Exit Operations in China, Cut 1,100 Jobs". Bloomberg News. Januari 1, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. "Revlon Names Lorenzo Delpani President, CEO". Oktober 31, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. "Revlon says so long to Midtown, hello to One New York Plaza". New York Post (dalam bahasa American English). 2014-03-05. Diakses tanggal 2017-11-28.
  24. "Revlon Inc announces election of Roberto Simon as executive vice president and chief financial officer - Form 8-K". Reuters. September 23, 2014. Diarsipkan dari asli tanggal Februari 13, 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. "Revlon Completes Acquisition of CBBeauty and SAS & Company". BusinessWire. 2015-04-30. Diakses tanggal 2017-10-31.
  26. "Cosmetics maker Revlon to buy Elizabeth Arden in $870 million deal". Reuters. 2016-06-16. Diakses tanggal 2017-10-31.
  27. "Revlon Announces Completion of Elizabeth Arden Acquisition". Businesswire (dalam bahasa Inggris). 2016-09-07. Diakses tanggal 2022-06-16.
  28. "Revlon Announces Completion of Elizabeth Arden Acquisition". BusinessWire. 2016-09-07. Diakses tanggal 2017-10-31.
  29. US, FashionNetwork com. "Revlon acquires Cutex from Coty Inc". FashionNetwork.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-04-13.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan