Minggu, 20 September 2026
23:11 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Regresi linear

Dalam Statistik regresi linear merupakan pendekatan untuk memodelkan hubungan antara suatu (satu atau lebih) variabel dependen dengan satu (regresi linear sederhana) atau lebih variabel independen (regresi linier banyak). Salah satu aplikasi dari regresi linier adalah untuk melakukan prediksi berdasarkan data-data yang telah dimiliki sebelumnya. Dengan asumsi hubungan di antara variabel-variabel tersebut dapat didekati oleh suatu persamaan garis lurus, maka model yang mendekati hubungan antar variabel di data tersebut disebut sebagai model regresi linear.

Regresi Linear Univariate

Pada regresi linear univariate, variabel bebas yang terlibat hanya satu saja. Oleh karena hanya memiliki satu variabel bebas, maka hanya akan terdapat variabel input X dan output Y. Kedua variabel ini akan dimodelkan sebagai sumbu X dan Y pada diagram kartesius. Pada regresi linear tipe ini, model regresi linear ditentukan sebagai berikut.

h w ( x ) = w 1 x + w 0 {\displaystyle h_{w}(x)=w_{1}x+w_{0}} {\displaystyle h_{w}(x)=w_{1}x+w_{0}}

di mana w {\displaystyle w} {\displaystyle w} merupakan nilai yang akan dicari sedemikian sehingga nilai w {\displaystyle w} {\displaystyle w} menjadi optimal dan x {\displaystyle x} {\displaystyle x} merupakan variable bebas atau input. Proses pencarian nilai w {\displaystyle w} {\displaystyle w} dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya dengan menggunakan pendekatan least square, maximum likehood, atau algoritma gradient descent. Pada dasarnya, pencarian nilai w {\displaystyle w} {\displaystyle w} dilakukan hingga nilai error yang dihasilkan merupakan nilai yang paling minimal.[1] Fungsi error yang digunakan adalah sebagai berikut.

E ( w ) = 1 2 N ∑ i = 1 N ( h w ( x i ) − t i ) 2 {\displaystyle E(w)={\frac {1}{2N}}\sum _{i=1}^{N}(h_{w}(x^{i})-t^{i})^{2}} {\displaystyle E(w)={\frac {1}{2N}}\sum _{i=1}^{N}(h_{w}(x^{i})-t^{i})^{2}}

Di mana N {\displaystyle N} {\displaystyle N} merupakan banyaknya data input, h w ( x i ) {\displaystyle h_{w}(x^{i})} {\displaystyle h_{w}(x^{i})} merupakan model regresi linear, dan t {\displaystyle t} {\displaystyle t} adalah target output yang seharusnya.

Regresi Linear Multivariate

Pada regresi linear multivariate, variable bebas yang terlibat tidak hanya satu saja melainkan beberapa variable bebas. Hal ini dikarenakan input yang digunakan lebih dari satu dimensi. Oleh karena itu, diperlukanlah sebuah model regresi linear yang berbeda dari regresi linear univariate. Model regresi linear multivariate dapat ditentukan sebagai berikut.

h w ( x ) = w 0 + w 1 x 1 + w 2 x 2 + ⋯ + w m x m {\displaystyle h_{w}(x)=w_{0}+w_{1}x_{1}+w_{2}x_{2}+\dots +w_{m}x_{m}} {\displaystyle h_{w}(x)=w_{0}+w_{1}x_{1}+w_{2}x_{2}+\dots +w_{m}x_{m}}

h w ( x ) = w 0 + ∑ i = 0 m w i x i {\displaystyle h_{w}(x)=w_{0}+\sum _{i=0}^{m}w_{i}x_{i}} {\displaystyle h_{w}(x)=w_{0}+\sum _{i=0}^{m}w_{i}x_{i}}

Di mana w {\displaystyle w} {\displaystyle w} juga merupakan nilai yang akan dicari sedemikian sehingga nilai w {\displaystyle w} {\displaystyle w} menjadi optimal dan x {\displaystyle x} {\displaystyle x} merupakan variable bebas atau input. Proses pencarian nilai w {\displaystyle w} {\displaystyle w} juga masih dapat dilakukan dengan menggunakan cara yang sama dengan regresi linear univariate, yaitu dengan menggunakan pendekatan least square, maximum likehood, atau algoritma gradient descent. Pada dasarnya, pencarian nilai w {\displaystyle w} {\displaystyle w} dilakukan hingga nilai error yang didapatkan dari fungsi error merupakan nilai yang paling minimal.[1] Fungsi error yang digunakan masih sama dengan regresi linear univariate.

Referensi

  1. 1 2 Stuart Russell and Peter Norvig. 2009. Artificial Intelligence: A Modern Approach (3rd ed.). Prentice Hall Press, Upper Saddle River, NJ, USA
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan