Minggu, 20 September 2026
16:56 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Red Bull RB5

Red Bull RB5

Mobil balap Formula Satu

Terjemahkan ke bahasa Indonesia
Artikel ini perlu diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Artikel ini ditulis atau diterjemahkan secara buruk dari Wikipedia bahasa Inggris. Jika halaman ini ditujukan untuk komunitas bahasa Inggris, halaman itu harus dikontribusikan ke Wikipedia bahasa Inggris. Lihat daftar bahasa Wikipedia. Artikel yang sama sekali tidak diterjemahkan dapat dihapus secara cepat sesuai kriteria A2.

Jika Anda ingin memeriksa artikel ini, Anda boleh menggunakan mesin penerjemah. Namun ingat, mohon tidak menyalin hasil terjemahan tersebut ke artikel, karena umumnya merupakan terjemahan berkualitas rendah.
Red Bull RB5
330px-Red_bull_RB5_2009.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KategoriFormula Satu
KonstruktorRed Bull
PerancangAdrian Newey (Chief Technical Officer)
Geoff Willis (Technical Director)
Rob Marshall (Chief Designer)
Mark Ellis (Performance Director)
Andrew Green (Head of R&D)
Peter Prodromou (Head of Aerodynamics)
Dan Fallows (Chief Aerodynamicist)
PendahuluRed Bull RB4
PenerusRed Bull RB6
Spesifikasi teknis[1]
Sasiscomposite monocoque
Suspensi (depan)Aluminium alloy uprights, upper and lower carbon wishbones and pushrods, torsion bar springs and anti roll bars, Multimatic dampers
Suspensi (belakang)Same as front, except Pull Rod
MesinRenault RS27 (90°) 2400cc V8, naturally aspirated, mid-engine, longitudinally mounted, 18,000 RPM-Limited
Transmisi7 forward + 1 reverse
Tenaga>750 hp @ 18,000 rpm[2]
Bahan bakarTotal Group
BanBridgestone Potenza
OZ Racing Front: 12.7in x 13in
OZ Racing Rear: 13.4in x 13in
Sejarah kompetisi
Tim pemakaiRed Bull Racing
Pembalap14. Australia Mark Webber
15. Jerman Sebastian Vettel
DebutGrand Prix Australia 2009
LombaMenangPodiumPoleF.Lap
1761656

Red Bull RB5 adalah sebuah mobil balap Formula Satu yang dirancang dan digunakan oleh tim Red Bull Racing pada musim 2009. Mobil tersebut dikendarai oleh Sebastian Vettel, yang sebelumnya membalap untuk Tim saudara Red Bull, yaitu tim Toro Rosso, pada musim 2008, dan Mark Webber. Red Bull RB5 diluncurkan pada tanggal 9 Februari 2009 di Sirkuit Jerez di Spanyol.[3]

Mobil RB5 memberikan tim Red Bull Posisi Pole, kemenangan, dan kemenangan 1-2 yang pertama di Grand Prix Tiongkok 2009. Selama berjalannya musim 2009, mobil RB5 terbukti sangat kompetitif dengan memenangkan 6 dari 17 balapan, dengan Vettel yang berhasil memenangkan empat balapan dan Webber berhasil memenangkan dua. Hasil tersebut membuat tim Red Bull berada di posisi kedua di dalam klasemen akhir Kejuaraan Dunia Konstruktor di belakang tim Brawn GP, dan Vettel berada di posisi kedua di dalam klasemen akhir Kejuaraan Dunia Pembalap di bekalang Jenson Button. Pada bulan Juli 2010, tim Red Bull menghadiahkan kepala perancang, yaitu Adrian Newey, sebuah mobil RB5 secara lengkap sebagai hadiah ''terima kasih'' atas mengubah tim Red Bull menjadi tim yang dapat bersaing merebut gelar juara. Newey pertama kali mengemudikan mobil tersebut pada Goodwood Festival of Speed.[4]

Spesifikasi teknis

250px-Mark_Webber_2009_Turkey.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mark Webber mengendarai mobil RB5 di Grand Prix Turki 2009.

Aturan baru yang berlaku untuk musim 2009 mengharuskan mobil untuk memiliki sayap belakang yang lebih sempit dan lebih tinggi, serta sayap depan yang lebih lebar dan lebih rendah, yang dirancang untuk mengurangi gangguan udara ke mobil berikutnya, sehingga memudahkan upaya untuk menyalip.[5][6] Ban licin diperkenalkan kembali ke dalam ajang Formula Satu, setelah absen sejak musim 1998.[7] Ini diharapkan dapat meningkatkan cengkeraman ban mobil RB5 sekitar 20%.[7]

Ada kemungkinan bahwa mobil RB5 dapat menampilkan Sistem Pemulihan Energi Kinetik (KERS), yang akan memungkinkan energi yang terbuang sia-sia pada saat pengereman digunakan kembali dalam jumlah yang ditentukan per putaran, melalui tombol boost di setir pembalap.[7] Ini adalah hasil dari aturan baru untuk musim 2009.[7] Tim Red Bull pada awalnya berusaha untuk mengembangkan sistem mereka sendiri, tetapi kebakaran pabrik akibat baterai yang terlalu panas membuat kemajuan terhenti.[8] Pada bulan Januari 2009, tim Red Bull secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan menggunakan sistem KERS yang identik dengan tim Renault, sebagai perpanjangan dari kesepakatan mesin pelanggan yang ada di antara tim.[8] Namun, mobil RB5 sama sekali tidak pernah balapan dengan menggunakan KERS.

Peluncuran

Mobil RB5 diluncurkan lebih lambat dari sebagian besar pesaingnya, untuk memungkinkan waktu pengembangan yang lebih lama dengan mengorbankan waktu pengujian yang lebih singkat.[9] Tim Red Bull mengharapkan mobil RB5 menjadi lebih kompetitif daripada pendahulunya, yaitu RB4, yang meraih satu podium pada musim 2008.[10] Vettel optimis ketika ditanya tentang potensi mobil:

"Jelas tidak benar duduk di sini dan mengatakan saya akan memenangkan kejuaraan dunia. Saya ingin, tetapi kita perlu melihat. Kita perlu melihat bagaimana kita akan pergi, di mana kita dibandingkan dengan yang lain. Saya percaya bahwa aturan baru dapat memberikan kesempatan kepada tim seperti kami untuk menutup celah ke depan, tetapi favorit adalah Ferrari dan McLaren, tidak diragukan lagi."[11]

Sebastian Vettel, yang (sejak bergabung bersama dengan tim Scuderia Toro Rosso) membuat kebiasaan untuk menamai mobil balapnya, menamai Red Bull RB5 miliknya 'Kate', dan setelah menabraknya di Albert Park, Melbourne, dia menamai sasis barunya 'Kate's Dirty Sister'.[12]

Uji Coba Pra-musim

Mobil RB5 yang dikendarai oleh Sebastian Vettel di sirkuit pada Februari 2009
Sebastian Vettel menguji mobil RB5 pada bulan Februari 2009.

Tes awal mobil RB5 di Jerez dihentikan ketika suhu oli girboks yang tinggi terdeteksi.[13] Ketika masalah teratasi, mobil RB5 menjadi mobil spesifikasi musim 2009 yang tercepat di Jerez, di mana Vettel lebih cepat daripada mobil sejenis Williams, McLaren, dan Renault.[14] Webber kembali lagi ke kokpit setelah kakinya patah pada saat sedang bersepeda pada bulan November 2008; dia menyelesaikan 83 putaran di mobil RB5, sekitar jarak Grand Prix, dan melaporkan bahwa sama sekali tidak ada masalah pada saat melakukan putaran lebih cepat dari Vettel pada hari sebelumnya.[15]

Sejarah balap

[icon]
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya. (September 2015)

Performa selama musim 2009

Di awal musim, mobil tersebut menunjukkan performa yang luar biasa, dengan Vettel yang berhasil meraih kemenangan pertama untuk tim di China, dengan Webber yang berhasil finis di posisi kedua, dan memberi tim posisi finis 1-2 yang pertama untuk mereka. Seiring dengan berjalannya musim, mobil terus menunjukkan kecepatannya, dan pada pertengahan musim, kecepatannya meningkat ke titik di mana ia berhasil menyalip mobil Brawn BGP 001 sebagai mobil tercepat di grid.

Mobil ini memulai musim ini dengan hidung yang sempit seperti jarum (seperti yang biasa dilakukan pada tahun itu.). Namun, untuk Grand Prix Inggris, hidung diganti dengan hidung lebar yang lebih rata. Desain ini digunakan oleh tim Red Bull untuk sisa era mesin V8.

Hasil lengkap Formula Satu

(key) (hasil dalam huruf tebal menunjukkan posisi pole; hasil dalam cetak miring menunjukkan putaran tercepat)

Tahun Peserta Mesin Ban Pembalap 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Poin WCC
2009 Red Bull Racing Renault RS27 V8 B AUS MAL CHN BHR ESP MON TUR GBR GER HUN EUR BEL ITA SIN JPN BRA ABU 153.5 2nd
Webber 12 6 2 11 3 5 2 2 1 3 9 9 Ret Ret 17 1 2
Vettel 13 15 1 2 4 Ret 3 1 2 Ret Ret 3 8 4 1 4 1

Pembalap gagal finis, tetapi diklasifikasikan karena telah menyelesaikan >90% jarak balapan.
Setengah poin diberikan karena kurang dari 75% dari jarak balapan yang diselesaikan.

Referensi

  1. "RB5". redbullf1.com. 2009-02-09. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-07-28. Diakses tanggal 2009-02-09.
  2. "The Cars". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-10. Diakses tanggal 2023-03-10.
  3. Jonathan Noble (2009-02-09). "Red Bull unveil the RB5 at Jerez". Autosport. Haymarket Publications. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 2009-02-09.
  4. "Red Bull reward technical head Adrian Newey with F1 car". BBC News. 2010-07-02. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-10-14. Diakses tanggal 2010-07-02.
  5. Matt Beer (2008-11-12). "Williams reveal 2009 wing package". Autosport. Haymarket Publications. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 2009-02-09.
  6. "Whiting talks about the new F1 rules". GrandPrix.com. Inside F1, Inc. 2009-01-27. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-02-19. Diakses tanggal 2009-02-11.
  7. 1 2 3 4 "A beginner's guide to the 2009 rule changes". Formula1.com. Formula One Management. 2008-11-27. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2009-06-16. Diakses tanggal 2009-02-11.
  8. 1 2 Jonathan Noble (2009-01-27). "Red Bull to use Renault's KERS". Autosport. Haymarket Publications. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 2009-02-11.
  9. "The new Red Bull RB5 is unveiled". GrandPrix.com. Inside F1, Inc. 2009-02-09. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-04-01. Diakses tanggal 2009-02-12.
  10. Edd Straw and Pablo Elizalde (2009-02-09). "Horner hopeful on 'different' approach". Autosport. Haymarket Publications. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-06-14. Diakses tanggal 2009-02-12.
  11. Edd Straw and Pablo Elizalde (2009-02-09). "Vettel says the target is to win races". Autosport. Haymarket Publications. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 2009-02-12.
  12. "Vettel names 2010 car 'Luscious Liz'". Motorsport.com. 2010-03-08. Diakses tanggal 2010-03-10.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  13. Edd Straw (2009-02-09). "Gearbox problem stops RB5's first test". Autosport. Haymarket Publications. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-06-14. Diakses tanggal 2009-02-12.
  14. Jonathan Noble (2009-02-10). "Vettel shines with new Red Bull at Jerez". Autosport. Haymarket Publications. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 2009-02-12.
  15. Edd Straw (2009-02-11). "Webber pleased with first day back". Autosport. Haymarket Publications. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 2009-02-12.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Red Bull RB5.
Pendiri
Dietrich Mateschitz
Penasihat Red Bull GmbH
Helmut Marko
Kepala tim
Laurent Mekies
Kepala Teknis
Pierre Waché
Personel
Hugh Bird
Gianpiero Lambiase
Paul Monaghan
Simon Rennie
Guillaume Rocquelin
Hannah Schmitz
Ben Waterhouse
Mantan Personel
Ben Agathangelou
Mark Ellis
Dan Fallows
Andrew Green
Christian Horner
Rob Marshall
Neil Martin
Adrian Newey
Ciaron Pielbam
Peter Prodromou
Mark Smith
Guenther Steiner
Gavin Ward
Jonathan Wheatley
Geoff Willis
Pembalap
1. Belanda Max Verstappen
30. Selandia Baru Liam Lawson
22. Jepang Yuki Tsunoda
Pembalap tes dan cadangan
Swiss Sébastien Buemi
Britania Raya Jake Dennis
Juara dunia
Jerman Sebastian Vettel
Belanda Max Verstappen
Gelar pembalap
2010
2011
2012
2013
2021
2022
2023
2024
Gelar konstruktor
2010
2011
2012
2013
2022
2023
Tim junior
Italia Racing Bulls
Red Bull Junior Team
Prancis Jules Caranta
Belanda Rocco Coronel
Lebanon Christopher Feghali
Jerman Oliver Goethe
Britania Raya Arvid Lindblad
Swedia Scott Lindblom
Spanyol Pepe Martí
Republik Irlandia Fionn McLaughlin
Austria Niklas Schaufler
Meksiko Ernesto Rivera
Thailand Enzo Tarnvanichkul
Jerman Tim Tramnitz
Bulgaria Nikola Tsolov
Mobil Formula Satu
RB1
RB2
RB3
RB4
RB5
RB6
RB7
RB8
RB9
RB10
RB11
RB12
RB13
RB14
RB15
RB16
RB16B
RB18
RB19
RB20
RB21
Mobil lain
X2010/2011
Berhubungan
Red Bull Powertrains
Red Bull GmbH
Minuman
Tokoh
Perlombaan
Tim olahraga
Sepakbola
Hoki es
Balap mobil
Balap sepeda motor
Esports
Mobil F1 RBR
Mobil F1 STR
Mobil F1 SAT
Stadion
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan