Sabtu, 24 Oktober 2026
12:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Realisme sastra

Bagikan:
Realisme
Tahun aktifsejak pertengahan abad ke-19
LokasiPrancis, Rusia, Indonesia, dll
Tokoh terkenalHonoré de Balzac; Stendhal; George Eliot; Fyodor Dostoyevsky; Leo Tolstoy; Pramoedya Ananta Toer

Realisme sastra, termasuk "realisme sosial" dan "realisme sosialis", adalah tren penggambaran kehidupan dan masyarakat kontemporer apa adanya. Tren ini diawali oleh sastra Prancis pertengahan abad ke-19 dan melebar hingga akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Sesuai semangat realisme filsafat umum, para penulis realis memilih gambaran aktivitas dan pengalaman sehari-hari yang biasa alih-alih gambaran yang diromantisasi atau dimodifikasi.

Anglofon

Novel Middlemarch karya George Eliot menjadi patokan utama tradisi realis. Novel tersebut adalah contoh utama peran realisme abad ke-19 dalam naturalisasi pasar kapitalis yang sedang berkembang.

William Dean Howells adalah penulis Amerika Serikat pertama yang membawa estetika realis ke kesusastraan Amerika Serikat. Cerita-cerita kehidupan kelas atas Boston tahun 1850-an karyanya banyak dipuji oleh kalangan penulis fiksi Amerika Serikat. Novelnya yang paling terkenal, The Rise of Silas Lapham, mengisahkan seseorang yang ironisnya jatuh miskin karena kesalahannya sendiri. Stephen Crane juga dianggap berhasil mengilustrasikan aspek-aspek penting realisme ke dalam dunia fiksi Amerika Serikat melalui Maggie: A Girl of the Streets dan The Open Boat.[1][2]

Perintis

Honoré de Balzac sering dianggap sebagai perintis realisme sistematis dalam kesusastraan Prancis melalui penyisipan unsur rinci spesifik dan tokoh berulang.[3][4][5]Stendhal, Fyodor Dostoyevsky, Leo Tolstoy, Gustave Flaubert, dan Ivan Turgenev diakui luas memulai gaya realis dengan prosa mereka yang datar dan perhatiannya yang jeli terhadap kehidupan sehari-hari.[butuh rujukan] Dalam kesusastraan Jerman, realisme abad ke-19 berkembang dengan nama "realisme puitis" atau "realisme borjuis" dan tokoh-tokoh utamanya adalah Theodor Fontane, Gustav Freitag, Gottfried Keller, Wilhelm Raabe, Adalbert Stifter, dan Theodor Storm.[6] Penulis-penulis "realis" selanjutnya meliputi Benito Pérez Galdós, Guy de Maupassant, Anton Chekhov, José Maria de Eça de Queiroz, Machado de Assis, Bolesław Prus, dan Émile Zola, yang naturalismenya sering dianggap sebagai turunan realisme.

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ Realism, Writing, Disfiguration: On Thomas Eakins and Stephen Crane. M Fried. 1987. The University of Chicago Press.
  2. ↑ "Crane's Experiment in Misery. Sommers, Aaron" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2013-10-03. Diakses tanggal 2013-09-26.
  3. ↑ Rogers, Samuel (1953). Balzac & The Novel. New York: Octagon Books. LCCN 75-76005.
  4. ↑ Stowe, William W !983). Balzac, James, and the Realistic Novel. Princeton: Princeton University Press. ISBN 0-691-06567-5.
  5. ↑ C. P. Snow (1968). The Realists: Portraits of Eight Novelists. Macmillan. ISBN 0-333-24438-9.
  6. ↑ Becker, Sabine (2003). Bürgerlicher Realismus; Literatur und Kultur im bürgerlichen Zeitalter 1848-1900 (dalam bahasa German). Tübingen: Francke.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link); McInnes, Edward and Plumpe, Gerhard, ed. (1996). Bürgerlicher Realismus und Gründerzeit 1848-1890 (dalam bahasa German). Munich: Carl Hanser.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link)

Daftar pustaka

Pranala luar

Periodisasi
Gerakan pra abad ke-20
Gerakan abad ke-20
Negara
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan