Senin, 02 November 2026
02:32 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Raja Hale

Bagikan:
Hale
Raja Asyur
Berkuasaskt. 2028 SM
PendahuluApiashal
PenerusSamani
AyahApiashal

Hale (bahasa Akkadia: 𒄩𒇷𒂊, Ḫa-le-e) merupakan Raja Asyur yang kedelapan belas dari Periode Awal Aššūrāyu (Asyur) (skt. 2028 SM), menurut Daftar Raja Asyur (DRA).

Hale tercantum di dalam bagian DRA sebagai yang kedua dari sepuluh “raja yang ayahandanya diketahui”. Bagian ini sering ditafsirkan sebagai daftar leluhur bangsa Amori Shamshi-Adad I (skt. 1809 SM)[1] yang menaklukkan negara kota Assur.[2] Sesuai dengan anggapan ini, para ilmuwan menyimpulkan bahwa bentuk asli dari DRA ditulis (antara lain) sebagai “upaya untuk membenarkan bahwa Šamši-Adad I adalah penguasa sah dari negara kota Assur dan untuk mengaburkan yang bukan keturunan Asyur dengan memasukkan nenek moyangnya ke dalam silsilah Asyur asli.”[1] Namun interpretasi ini belum ditermia secara menyeluruh; Cambridge Ancient History menolak penafsiran ini dan malah menafsirkan bagian itu sebagai leluhur Sulili.[3]

DRA juga menyatakan hal berikut: "Hale putra Apiashal," tambahan; "Samani putra Hale." Apiashal (skt. 2029 SM) tercantum di dalam bagian DRA sebagai yang terakhir dari "tujuh belas raja penghuni tenda".[1][4] Bagian ini menunjukkan kemiripan yang ditandai dengan nenek moyang Dinasti Babilonia Pertama.[1]

Sangat sedikit yang dpaat diketahui tentang pemerintahan Hale.

Didahului oleh:
Apiashal
Raja Asyur
skt. 2028 SM
Diteruskan oleh:
Samani

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 Meissner, Bruno (1990). Reallexikon der Assyriologie. Vol. 6. Berlin: Walter de Gruyter. hlm. 104. ISBN 3110100517.
  2. ↑ Van De Mieroop, Marc (2004). A History of the Ancient Near East ca. 3000-323 BC (Edisi 2nd). Blackwell Publishing. hlm. 107. ISBN 9781405149112.
  3. ↑ Hildegard Levy, "Assyria c. 2600-1816 B.C.", Cambridge Ancient History. Volume 1, Part 2: Early History of the Middle East, 729-770, p. 745-746.)
  4. ↑ Glassner, Jean-Jacques (2004). Mesopotamian Chronicles. Society of Biblical Literature. hlm. 137. ISBN 1589830903.
Zaman
Wangsa
  • Raja-raja (pemberontak/penyerobot takhta)
Asyur Perdana
(2450–2025 SM)
Asyur Lama
(2025–1365 SM
Puzur-Asyur
Syamsyi-Adad
Tanpa wangsa
Adasi
Asyur Madya
(1365–912 SM)
Adasi
(berkelanjutan)
Asyur Baru
(912–609 SM)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan