Rafizi Ramli | |
|---|---|
| رافيزي رملي | |
Rafizi, ca 2023 | |
| Menteri Ekonomi Malaysia | |
| Masa jabatan 3 Desember 2022 –16 Juni 2025 | |
| Wakil | Hanifah Hajar Taib |
| Pendahulu | Mustapa Mohamed sebagai Menteri di Sekretariat Perdana Menteri |
| Pengganti | Amir Hamzah Azizan (Plt.) |
| Deputi Presiden Partai Keadilan Rakyat | |
| Masa jabatan 17 Juli 2022 –24 Mei 2025 | |
| Presiden | Anwar Ibrahim |
| Pendahulu | Mohamed Azmin Ali |
| Pengganti | Nurul Izzah Anwar |
| Wakil Presiden Partai Keadilan Rakyat | |
| Masa jabatan 20 Agustus 2014 –17 Juli 2022 Menjabatbersama
| |
| Presiden | |
| Anggota Malaysia Parliament dapil Pandan, Selangor | |
| Masa jabatan 19 November 2022 –19 Mei 2026 | |
| Pendahulu | Wan Azizah Wan Ismail (PH–PKR) |
| Mayoritas | 48,296 (2022) |
| Masa jabatan 5 Mei 2013 –9 Mei 2018 | |
| Pendahulu | Ong Tee Keat (BN–MCA) |
| Pengganti | Wan Azizah Wan Ismail (PH–PKR) |
| Mayoritas | 26,729 (2013) |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | Mohd Rafizi bin Ramli 14 September 1977 (umur 49) Besut, Terengganu, Malaysia |
| Kewarganegaraan | Malaysia |
| Partai politik | (1998–2026) Partai Bersatu Malaysia (BERSAMA) (sejak 2026) |
| Suami/istri | Datin Seri Afizsa Ashak |
| Anak | 1 |
| Pendidikan | Maktab Melayu Kuala Kangsar |
| Almamater | Universitas Leeds |
| Pekerjaan |
|
| Situs web | Situs web resmi |
| Rafizi Ramli di Facebook | |
Dato' Seri Mohd Rafizi bin Ramli (Jawi: محمد رافيزي بن رملي; lahir 14 September 1977) adalah seorang politikus asal Malaysia. Ia adalah Wakil Presiden[1] dan mantan Sekretaris-Jenderal Partai Keadilan Rakyat (PKR), sebuah partai komponen dari Pakatan Harapan (PH). Rafizi juga merupakan Anggota Parlemen Malaysia untuk Pandan di Selangor dari 19 November 2022 sampai 19 Mei 2026 dan dari 2013 sampai 2018. Ia adalah pendiri organisasi whistleblower, National Oversight and Whistleblowers Centre (NOW)[2] dan organisasi sukarelawan pemilu, Invoke Malaysia (INVOKE).[3]
Kehidupan Awal
Rafizi bin Ramli dilahirkan di Besut, Terengganu dan dibesarkan di Kemaman, Bagian Timur Terengganu. Rafizi berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai penoreh getah. Sewaktu menjadi siswa, ia aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler dan ikut dalam Perlombaan Debat di Maktab Melayu Kuala Kangsar (MCKK). Setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya, Rafizi menerima beasiswa untuk kuliah di Universitas Leeds dibidang Teknik Elektro.
Rafizi mulai aktif dalam politik Malaysia sejak masih duduk di bangku perkuliahan. Pada saat Anwar Ibrahim dipecat dari jabatannya sebagai Wakil Perdana Menteri Malaysia, Rafizi semakin aktif dalam politik dan ikut bergabung dalam Gerakan Reformasi. Keterlibatannya dalam dunia politik ia dedikasikan untuk sahabatnya Adlan yang banyak memberikan inspirasi dalam hidupnya.[4]
Karier Profesional
Setelah tamat dari perkuliahan, Rafizi bekerja di sebuah Firma Akuntan yang berada di Britania Raya dan pada waktu yang sama ia mempelajari jurnal-jurnal profesional dan berhasil mendapatkan sertifikasi sebagai Akuntan Sewaan di bawah Institut Akuntan Sewaan di Inggris dan Wales (ICAEW).[5] Setelah kembali ke Malaysia pada tahun 2003, Rafizi bekerja di perusahaan minyak Malaysia, Petronas dari tahun 2003 hingga tahun 2009. Selama bekerja di Petronas, Rafizi dipercaya memegang banyak jabatan. Pada tahun 2009, Rafizi ditunjuk menjadi Manajer Umum Pharmaniaga dan kemudian ditunjuk menjadi Direktur Eksekutif Kantor Penasihat Ekonomi Selangor hingga tahun 2012.[6]
Karier Politik
Rafizi terpilih menjadi Anggota Parlemen dalam Pemilihan Umum tahun 2013. Partai Keadilan Rakyat (PKR) mencalonkan Rafizi sebagai calon anggota Parlemen untuk daerah pemilihan Pandan, Selangor. Daerah pemilihan Pandan ini pada waktu itu dipegang oleh Ong Tee Keat, Mantan Presiden Persatuan Tionghoa Malaysia (MCA). Ong Tee Keat tidak dicalonkan oleh Barisan Nasional, meskipun tingkat keterpilihannya masih sangat tinggi dikalangan pemilih yang ada di Pandan. Hal ini kemudian dimanfaatkan oleh Rafizi yang berulang kali memuji-muji Ong dalam kampanyenya.[7] Tindakan Rafizi ini berhasil membuatnya menang dalam Pemilu dengan margin suara sebesar 26.729 suara, dua kali lebih banyak dari pemilihan umum - pemilihan umum sebelumnya.[8]
Rafizi tidak ikut serta dalam pemilihan umum tahun 2018 karena kelayakannya untuk mencalonkan diri sebagai kandidat diragukan karena dia masih menunggu proses banding terhadap hukuman penjara 30 bulan karena membocorkan rincian perbankan milik National Feedlot Corporation (NFC)[9][10][11]. Kursi Pandan malah diperebutkan dan dimenangkan oleh Presiden PKR saat itu Wan Azizah Wan Ismail.
Langkah Kajang
Rafizi adalah sekutu dekat dari Anwar Ibrahim.[12] Pada tahun 2014, Rafizi terlibat dalam Gerakan Kajang yang bertujuan menggulingkan Khalid Ibrahim, seorang kader PKR dari jabatannya sebagai Menteri Besar Selangor dan menggantikannya dengan Anwar Ibrahim. Langkah tersebut menemui sejumlah kendala; akhirnya berhasil memaksa Khalid mengundurkan diri, tetapi Azmin Ali, Deputi Presiden PKR, malah menggantikannya.[13]
Pada bulan Oktober 2014, setelah Langkah Kajang dianggap berhasil, Rafizi diangkat sebagai Sekretaris Jenderal PKR, menggantikan Saifuddin Nasution Ismail sebagai pimpinan administrasi partai.[14] Penunjukan Rafizi terjadi dua bulan setelah terpilih sebagai salah satu dari empat wakil presiden partai tersebut.[15] Konstitusi partai mengizinkan dia untuk memegang posisi yang ditunjuk dan dipilih.[16]
Oposisi
Rafizi telah menjadi kritikus yang lantang mengkritik Pemerintahan Barisan Nasional. Rafizi sering mengungkapkan banyak kebocoran di pemerintahan, termasuk kasus korupsi dan salah urus. Salah satu pengungkapan terkenal atas kesalahan BN adalah skandal National Feedlot Corporation (NFC) yang melibatkan Menteri Perempuan, Keluarga dan Pembangunan Masyarakat, Shahrizat Abdul Jalil. Shahrizat dan keluarganya dituduh menyalahgunakan dana publik sebesar RM250 juta yang dimaksudkan untuk peternakan sapi negara di Gemas, Negeri Sembilan.[17] Namun dia dibebaskan dari kasus ini oleh Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC).[18] Ia juga mengungkapkan malpraktek dan pemborosan di pemerintahan yang mencakup pemberian proyek tender tertutup dengan harga terlalu tinggi dan pembelian aset yang terlalu mahal. Pejabat pemerintah negara bagian Pakatan Rakyat juga turut ambil bagian dalam pengungkapan Menteri Besar Selangor ke-14, Tan Sri Abdul Khalid Ibrahim, penyelesaian di luar pengadilan dengan Bank Islam atas saham Kumpulan Guthrie Bhd senilai RM66,67 juta ketika Khalid menjadi CEO kelompok tersebut. Pengungkapan tersebut yang mencairkan keutuhan Khalid Ibrahim merupakan bagian yang berpuncak pada Langkah Kajang.[19]
Rafizi juga vokal menyuarakan turunnya harga minyak dan bahan bakar.[20] Ia mengkritik kebijakan pemerintah yang menghentikan subsidi minyak dengan berargumentasi bahwa subsidi minyak hanya akan menguntungkan perusahaan minyak dan pemilik stasiun pengisian bahan bakar, tetapi tidak menguntungkan masyarakat Malaysia.[21] Dia secara terang-terangan mengancam akan memimpin protes jalanan pada Malam Tahun Baru 2015 jika pemerintah tidak menurunkan harga minyak, menyusul jatuhnya harga minyak di seluruh dunia.[22][23] Ia juga menganjurkan perubahan terhadap penetapan harga bensin oleh pemerintah, untuk melindungi pemilik SPBU dari dampak buruk fluktuasi harga.[24][25] Tindakannya membela pemilik SPBU menuai kecaman dari netizen dan Utusan Malaysia karena mengabaikan kepentingan masyarakat.[26][27][28]
Rafizi tidak dapat mencalonkan diri kembali pada tahun 2018 karena dia mengajukan banding atas hukuman penjara 30 bulan dari pengadilan Shah Alam karena membocorkan rincian perbankan tentang National Feedlot Corp dan ketuanya Salleh Ismail.[29]
Kembali Aktif Berpolitik
Pada 15 Maret 2022, Rafizi mengumumkan come back-nya dalam dunia politik diikuti dengan niatnya untuk mencalonkan diri dalam pemilihan Deputi Presiden Partai Keadilan Rakyat yang kosong sejak Mohamed Azmin Ali keluar dari PKR pada tahun 2020. Rafizi menyatakan masa depan politik progresif dan multi rasial akan berbahaya jika PKR dan Pakatan Harapan hanya menjadi kekuatan ketiga karena gagal menarik perhatian para pemilih. Para pendukungnya mendesak agar ia kembali aktif berpolitik, dan ia dikutip mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan beberapa faktor sebelum mengambil keputusan. Namun, para pemimpin PKR tampak terpecah mengenai kepulangannya, dan beberapa pihak, seperti wakil direktur komunikasi PKR Selangor Zainol Abidin Mohamed, mengkritik keputusannya untuk meninggalkan dunia politik. Yang lain, seperti anggota DPR Kota Anggerik Najwan Halimi, mengatakan dia akan menyambut baik kembalinya dia karena dia bisa membantu memperkuat partai. Ia merupakan lawan Azmin pada pemilu partai terakhir pada November 2018 untuk posisi wakil presiden PKR dan dikalahkan oleh Azmin.[30]
Pada malam tanggal 29 Mei 2022, Saifuddin mengaku kalah dan mengucapkan selamat kepada Rafizi atas kemenangan telak melawannya dalam perebutan wakil presiden PKR dalam pemilu meski hasilnya masih tidak resmi.[31] Ia menjabat Wakil Presiden terpilih PKR setelah kemenangannya yang tertunda dalam pemilihan pimpinan PKR tahun 2022. Ia ditetapkan secara resmi menjabat pada hari terakhir Kongres Nasional PKR pada 17 Juli 2022. Ia melakukannya setelah resmi ditunjuk sebagai wakil presiden PKR dan setelah hasil resmi diumumkan oleh panitia pemilihan PKR.[32]
Referensi
- ↑ Rahimy Rahim (28 Desember 2018). "Rafizi Ramli, Chang Lih Kang and Ali Biju appointed as PKR VPs (Updated)". The Star Online. Diakses tanggal 21 Februari 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "NOW Malaysia - National Oversight & Whistleblowers". nowmalaysia.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-05. Diakses tanggal 2021-10-30.
- ↑ "INVOKE Malaysia : Objective". invokemalaysia.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-09-16. Diakses tanggal 2021-10-30.
- ↑ "Allahyarham Adlan Benan Omar (1973 – 2008) - Rafizi Ramli". rafiziramli.com. September 2010.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Biodata - Rafizi Ramli". rafiziramli.com.
- ↑ "Rafizi quits as CEO of Selangor economic advisor's office". The Malaysian Insider. 21 Juni 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 19 Oktober 2014. Diakses tanggal 19 Oktober 2014.
- ↑ Chooi, Clara (22 April 2013). "Rafizi rides on Tee Keat's name in campaign for Pandan". The Malaysian Insider. Diarsipkan dari asli tanggal 19 Oktober 2014. Diakses tanggal 19 Oktober 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Chooi, Clara; Md Izwan (24 Februari 2013). "PKR mulled Tee Keat for Pandan but chose Rafizi, source says". The Malaysian Insider. Diakses tanggal 19 Oktober 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Azura Abas (Februari 7, 2018). "EC: Too soon to decide if Rafizi can contest in GE14". New Straits Times. Diakses tanggal November 16, 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Rafizi says will not contest in GE14". New Straits Times. Maret 14, 2018. Diakses tanggal November 16, 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Rafizi denies contesting in Rantau". New Straits Times. November 16, 2018. Diakses tanggal November 16, 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Anwar, Azmin continue to shadow-box in PKR". The Rakyat Post. 25 Agustus 2014. Diakses tanggal 19 Oktober 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Md Izwan (19 Oktober 2014). "Azmin to bear PKR, Pakatan's burden in a future without Anwar". The Malaysian Insider. Diakses tanggal 19 Oktober 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Rahmah Ghazali (13 Oktober 2014). "Rafizi appointed PKR secretary-general". The Star. Diakses tanggal 19 Oktober 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Rafizi, Shamsul Iskandar are new PKR veeps". Astro Awani. 12 Agustus 2014. Diakses tanggal 19 Oktober 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Anwar: Not wrong for Rafizi to hold two posts in PKR". Bernama. 14 Oktober 2014. Diakses tanggal 19 Oktober 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Shahrizat's hubby charged with CBT in NFC scandal - the Malaysian Insider". Diarsipkan dari asli tanggal 2 April 2015. Diakses tanggal 23 Maret 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "NFC scandal: Shahrizat cleared of involvement - Nation - The Star Online". www.thestar.com.my.
- ↑ "Rafizi dedah kronologi hutang Khalid Ibrahim". 6 Agustus 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ KHAN, FARAH ZAMIRA FARUSH (26 Desember 2018). "Harga RON95 sebenar di bawah RM2" (dalam bahasa Melayu). Sinar Harian.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Subsidi: Jawapan Khairy dedah BN memangsakan rakyat?" (dalam bahasa Melayu). Diarsipkan dari asli tanggal 2 April 2015. Diakses tanggal 22 Maret 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Turun Harga Minyak atau Rakyat Turun ke Jalan" (dalam bahasa Melayu). Sinar Harian.
- ↑ "Protes harga minyak pada ambang tahun baru" (dalam bahasa Melayu). Sinar Harian. 17 Agustus 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ ZAIN, NIZAM (26 Desember 2018). "Pengusaha minyak mangsa keadaan, kata Rafizi".
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Stesen minyak bakal gulung tikar akibat penetapan harga, kata PKR - the Malaysian Insider". Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2015. Diakses tanggal 22 Maret 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ hamzah, zulkefli. "Politik kritik" (dalam bahasa Melayu). Diarsipkan dari asli tanggal 9 Januari 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "amenoworld.net Is For Sale". www.amenoworld.net (dalam bahasa Melayu).
- ↑ RASHAD, ROBIATULADAWIYAH ABD (26 Desember 2018). "Pengusaha tak akan muflis walau minyak turun" (dalam bahasa Melayu).
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "I will stand in Pandan in GE15, says Rafizi".
- ↑ "Rafizi back in active politics, to go for PKR's No. 2 post". Free Malaysia Today. 15 Maret 2022. Diakses tanggal 8 Februari 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "PKR polls: Saifuddin concedes, congratulates Rafizi on win".
- ↑ "Anwar officially announced as PKR president, Rafizi as deputy president for 2022-2025 session". MalayMail. 17 Juli 2022. Diakses tanggal 17 Juli 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
| Barisan Nasional | |
|---|---|
| Pakatan Rakyat |
|
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |