Minggu, 20 September 2026
17:51 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Radio Kabul

stasiun radio

Radio Kabul adalah sebuah stasiun radio di Afganistan yang terletak di kota Kabul. Selama Perang Soviet-Afganistan, stasiun ini sering digunakan sebagai propaganda pro-Soviet. Selama perang sipil setelah mundurnya Soviet tahun 1990, stasiun radio ini mengalami kerusakan beberapa kali karena pertempuran, dan berbagai faksi yang menguasai Kabul. Pada tahun 1996, ketika Taliban menguasai Kabul, nama stasiun ini berubah menjadi Shariat Ghagh, yang berarti Suara Sharia. Ketika Taliban mengkonsolidasi kekuatan mereka ke seluruh Afganistan, stasiun radio ini digunakan untuk mendapat pendukung Taliban. Taliban juga melarang musik di stasiun ini dan menghancurkan arsip-arsip stasiun ini, di mana terdapat kaset musik Radio Kabul dan program politik yang tidak dapat diganti lagi sektiar 40 tahun lalu. Kaset itu telah hilang selamanya, tetapi pada tahun 2002, BBC melaporkan bahwa dengan ajaib arsip tersebut selamat bukan hanya dari Taliban, tetapi juga dari kehancuran bangunan radio kabul oleh bom Amerika Serikat selama Invasi Afganistan 2001 pada bulan November tahun 2001.[1]

Setelah perang, radio ini kembali menampilkan acara politik dan musik.

Referensi

  1. http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/from_our_own_correspondent/1979482.stm
60px-Flag_map_of_Afghanistan_%282004-2021%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Afganistan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan