Jumat, 23 Oktober 2026
01:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Rabu Abu

Rabu Abu

hari raya keagamaan Kristen

Bagikan:
Rabu Abu
330px-Crossofashes.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salib ditandai dari abu atau debu di dahi seorang umat
Dirayakan olehBanyak orang Kristen
KegiatanMisa, Kebaktian gereja, Kebaktian Ilahi, Liturgi Ilahi
Mengoleskan abu di dahi
TanggalRabu dalam minggu ketujuh sebelum Paskah
Tahun 202618 Februari
Tahun 202710 Februari
Tahun 20281 Maret
FrekuensiTahunan
Terkait denganShrove Tuesday/Mardi Gras
Karnaval
Prapaskah
Paskah
Tahun Liturgi
Gereja Ritus Barat
Gereja Ritus Timur

Rabu Abu adalah sebuah hari raya Kekristenan untuk beribadah dan berpuasa, sebagai tanda perkabungan, pertobatan, dan merendahkan diri menuju kemenangan kebangkitan Kristus.[1] Dalam gereja Kristen tradisi/ritus barat (termasuk Gereja Katolik Roma dan Protestanisme), Rabu Abu adalah hari pertama masa Prapaskah dalam liturgi tahunan gerejawi. Hari tersebut ditentukan jatuh pada hari Rabu, 40 hari sebelum hari Paskah tanpa menghitung hari-hari Minggu, atau 44 hari (termasuk hari Minggu) sebelum hari Jumat Agung.

Pada Rabu Abu, abu pertobatan dioleskan di dahi atau di atas kepala para umat disertai dengan ucapan "Bertobatlah dan percayalah pada Injil" atau diktum "Ingatlah bahwa engkau adalah debu, dan engkau akan kembali menjadi debu".[2][1] Abu tersebut dipersiapkan dengan membakar daun palem dari perayaan Minggu Palma tahun sebelumnya. Pada hari itu umat yang datang ke Gereja dahinya diberi tanda salib dari abu sebagai simbol upacara ini. Simbol ini mengingatkan umat akan ritual Israel kuno di mana seseorang menabur abu di atas kepalanya atau di seluruh tubuhnya sebagai tanda kesedihan, penyesalan, dan pertobatan (misalnya seperti dalam Kitab Ester, yaitu Ester 4:1, 3). Dalam Mazmur 102:10 penyesalan juga digambarkan dengan "memakan abu":

"Sebab aku makan abu seperti roti, dan mencampur minumanku dengan tangisan."

Seringkali pada hari ini bacaan di Gereja diambil dari Alkitab bagian kitab 2 Samuel 11-12, perihal raja Daud yang berzina dan bertobat.


Banyak orang Katolik menganggap hari Rabu Abu sebagai hari untuk mengingat kefanaan seseorang. Pada hari ini umat Katolik berusia 18–59 tahun diwajibkan berpuasa dengan makan kenyang hanya satu kali, dan umat Katolik berusia 14-17 diwajibkan berpantang. Namun, umat Katolik berusia di bawah 14 tahun tetap dapat berpantang meskipun tidak diwajibkan. Biasanya, yang dipantangkan oleh umat Katolik adalah kebiasaan buruk yang ingin dihentikan atau sesuatu yang disukai.

Kalender

Di banyak negara berkebudayaan Katolik Roma di Eropa dan Amerika, Rabu Abu didahului masa karnaval (termasuk misalnya Mardi Gras) yang berakhir pada hari Selasa, sehari sebelum Rabu Abu.

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 "Renungan Harian®: Februari 2016". Yayasan Gloria. Diakses tanggal 16 Maret 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "The Roman Missal [Third Typical Edition, Chapel Edition]". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Paskah
Kekristenan
Tradisi
Lain-lain
Adven
250px-Roman_Catholic_liturgical_seasons_pie_chart.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Masa Natal
Masa Biasa I
Prapaskah
Trihari Suci
Masa Paskah
Masa Biasa II
Penamaan menurut "Penanggalan Liturgi" tahunan yang dikeluarkan resmi oleh Komisi Liturgi KWI
HR = Hari Raya
SPM = Santa Perawan Maria
YMY = Yesus, Maria, Yusuf
S. = Santo/Santa
Adven
Masa Natal
Masa Epifani
Prapaskah
Prapuasa Agung
Prapaskah
Masa Sengsara
Trihari Suci
Masa Paskah
Masa Pentakosta
Legenda
 P = Prosesi Biasa menurut Ritual Romawi
Penamaan tidak resmi karena misa luar biasa belum pernah diadopsi oleh KWI
SPM = Santa Perawan Maria
S. = Santo/Santa
Legenda
 Teks bercetak miring menandakan 10 hari raya wajib yang tidak jatuh pada hari Minggu
Kalender lebih tua
1950
pra-1950
Tridentin
Warna liturgi
Tingkatan
Computus
icon PortalKatolik
Ikon rintisan

Artikel bertopik Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan