Minggu, 20 September 2026
21:43 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Quercus ilex

Quercus ilex

Quercus ilex
250px-Quercus_ilex_JPG1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Fagales
Famili: Fagaceae
Subfamili: Quercoideae
Genus: Quercus
Spesies:
Q. ilex
Nama binomial
Quercus ilex
250px-Quercus_ilex_range.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persebaran spesies: Q. ilex (hijau), Q. rotundifolia (merah)

Quercus ilex adalah pohon ek hijau abadi berukuran besar yang berasal dari kawasan Mediterania. Spesies ini termasuk dalam bagian Ilex dari genus Quercus, dan biji ek-nya berkembang hingga matang hanya dalam satu musim panas.[2][3] Kerabat dekatnya, Quercus rotundifolia, dahulu sering dianggap sebagai subspesies Q. ilex, tetapi kini lebih umum diperlakukan sebagai spesies tersendiri, meskipun beberapa ahli masih mengelompokkannya sebagai subspesies dari Quercus ilex.[4]

Deskripsi

Pohon ini merupakan ek hijau abadi berukuran besar yang mampu tumbuh setinggi 21–28 meter di habitat yang mendukung, dengan tajuk lebar dan bercabang lebat; pada pohon yang lebih tua, ujung-ujung cabangnya sering menggantung. Spesimen tertinggi yang tercatat ditanam di Taman Windsor Great mencapai tinggi 30,4 meter. Batangnya sendiri dapat menebal hingga lebih dari 6 meter. Tunas mudanya diselimuti bulu halus berwarna abu-abu seperti kain flanel. Daunnya sangat beragam bentuknya, umumnya oval sempit hingga elips-lanset, berukuran 4–8 cm panjang (kadang hingga 10 cm) dan 2–5 cm lebar (kadang mencapai 8 cm). Pangkal daun biasanya membulat atau meruncing lebar, dengan ujung meruncing; tepinya cenderung rata pada pohon dewasa, tetapi pada pohon muda sering memiliki gigi berduri. Saat masih muda, kedua permukaan daun tertutup bulu putih, yang kemudian rontok dari bagian atas sehingga permukaan atas menjadi hijau tua mengilap, sementara permukaan bawah tetap berwarna abu-abu atau kecokelatan hingga daun gugur. Tangkai daunnya berukuran 3–16 mm. Biji ek tumbuh berkelompok satu hingga tiga butir pada tangkai pendek berbulu halus dan matang dalam satu musim. Di Inggris, biji ek ini biasanya berukuran 12–20 mm, dengan cangkir yang bersisik halus dan sering kali bertepi bergelombang.[5][6]

Persebaran

Tumbuhan ini ditemukan di hutan murni maupun hutan campuran kawasan Mediterania, umumnya pada dataran rendah hingga menengah, namun juga dapat tumbuh pada elevasi lebih tinggi di Pegunungan Atlas. Persebarannya meliputi wilayah paling barat Turki, kemudian melewati Yunani menuju bagian barat Semenanjung Iberia yang sering kali populasinya berbaur dengan Q. rotundifolia serta sepanjang jalur pesisir Mediterania utara, hingga mencapai Pegunungan Atlas di Tunisia dan Aljazair.[7]

Referensi

  1. Rankou, H.; M'Sou, S.; Barstow, M.; Harvey-Brown, Y.; Martin, G. (2017). "Quercus ilex". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2017 e.T62537A3116134. doi:10.2305/IUCN.UK.2017-3.RLTS.T62537A3116134.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Mitchell, Alan F. (1974). A Field Guide to the Trees of Britain and Northern Europe. London: Collins. hlm. 237. ISBN 0-00-212035-6.
  3. Rushforth, Keith (1999). Trees of Britain and Europe. London: Trafalgar Square Publishing. hlm. 1069. ISBN 0-00-220013-9.
  4. Denk, Thomas; Grimm, Guido W.; Manos, Paul S.; Deng, Min & Hipp, Andrew L. (2017). "Appendix 2.1: An updated infrageneric classification of the oaks" (xls). figshare. doi:10.6084/m9.figshare.5547622.v1. Diakses tanggal 2023-02-18.
  5. "The thickest, tallest, and oldest Holm Oaks (Quercus ilex)". Monumental trees. Diakses tanggal 2025-11-16.
  6. Bean, W. J. (1976) Trees and shrubs hardy in the British Isles 8th ed., revised. John Murray.
  7. "Plants of the World Online". Plants of the World Online. 2020-10-13. Diakses tanggal 2025-11-16.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan