Selasa, 29 September 2026
21:54 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Pyrosoma

Pyrosoma

Bagikan:
Pyrosoma
250px-Pyrosoma_atlanticum.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pyrosoma atlanticum
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Subfilum: Tunicata
Kelas: Thaliacea
Ordo: Pyrosomatida
Famili: Pyrosomatidae
Subfamili: Pyrosomatinae
Genus: Pyrosoma
Péron, 1804 [1]
Sinonim[1]
  • Dipleurosoma Brooks, 1906
Artikel takson sembarang

Pyrosoma adalah genus tunicata kolonial planktonik yang umunya hidup di lapisan-lapisan atas lautan lepas pada perairan hangat, meski beberapa dapat ditemukan di daerah lebih dalam. Pyrosoma merupakan koloni berbentuk tabung atau kerucut yang dapat mencapai panjang hingga 18 m,[2] yang terdiri dari ratusan hingga ribuan individu, yang dikenal sebagai zooid. Koloni tersebut bervariasi dalam ukuran, mulai dari kurang dari satu sentimeter hingga beberapa meter. Mereka umum dikenal sebaga timun laut.[3][4] Mereka mendapat memakan dengan menyaring arus air, dan menjadi yang paling efisien dalam hal itu di antara semua spesies zooplankton.[5]

Masing-masing zooid hanya berukuran beberapa milimeter, namun disatukan dengan individu-individu lainnya oleh "jubah" berlendir.[3] Masing-masing zooid membuka bagian dalam dan luar "tabung" untuk mengalirkan air laut dari luar ke bagian dalam tabung, menyaring sel-sel tumbuhan mikroskopik, yang merupakan makanan mereka, sebelum akhirnya mengeluarkan air tersebut keluar silinder koloni. Bagian dari luar koloni penuh benjolan, dengan masing-masing benjolan mewakili satu zooid, tetapi hampir mulus sempurna, meski berlubang-lubang agar koloni tersebut dapat makan, didalam.[2][6]

Hewan ini merupakan hewan planktonik, yang berarti pergerakan mereka sebagian besar tergantung oleh arus air, pasang-surut dan ombak di laut. Pada skala yang lebih kecil, masing-masing koloni dapat menggerakan koloni mereka sendiri secara perlahan melalui gaya dorong air, mirip cumi-cumi. Dorongan ini dihasilkan dengan pergerakan silia di keranjang branchial mereka secara terkoordinasi, yang juga dapat digunakan untuk membuat arus untuk makan.[6]

Pyrosoma dapat memproduksi cahaya bioluminesensi yang cerah, memancarkan cahaya hijau-biru yang tampak hingga puluhan meter. Hewan ini berkerabat dekat dengan salp.

Spesies

Genus ini memiliki empat spesies yang diakui:[1]

Referensi

  1. 1 2 3 WoRMS. "Pyrosoma Péron, 1804". World Register of Marine Species. Diakses tanggal 30 September 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Garber, Megan (Agustus 2, 2013). "12 Reasons Pyrosomes Are My New Favorite Terrifying Sea Creatures". The Atlantic.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 "Blob-like intruders infesting pacific coast".
  4. ↑ "Newsweek: Mysterious Sea Pickles invading West Coast in bizarre bloom". Newsweek.
  5. ↑ Henschke, Natasha; Pakhomov, Evgeny A.; Kwong, Lian E.; Everett, Jason D.; Laiolo, Leonardo; Coghlan, Amy R.; Suthers, Iain M. (Mei 2019). "Large vertical migrations of Pyrosoma atlanticum play an important role in active carbon transport". Journal of Geophysical Research: Biogeosciences (dalam bahasa Inggris). 124 (5): 1056–1070. doi:10.1029/2018JG004918. hdl:10453/139295.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 Guo, Demi (Februari 20, 2019). "See the giant 'sea worm' filmed off the coast of New Zealand". National Geographic. Diarsipkan dari asli tanggal Februari 20, 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan