Selasa, 20 Oktober 2026
03:20 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Puteaux SA 18

Puteaux SA 18

Senjata utama untuk kendaraan lapis baja

Bagikan:
Puteaux SA 18
Puteaux SA 18
Meriam SA 18 yang disimpan di Museum Saumur
Jenis Meriam tank
Negara asal Prancis
Sejarah pemakaian
Pada perang Perang Dunia I, Perang Dunia II
Sejarah produksi
Tahun 1918
Produsen Atelier de Construction de Puteaux
Spesifikasi
Kaliber 37 mm
Rata² tembakan 15 peluru per menit
Kecepatan peluru 600 m/s (dengan peluru APCR)

Puteaux SA 18 adalah meriam tembakan tunggal dengan pemuatan sungsang buatan Perancis, yang digunakan dalam Perang Dunia I hingga Perang Dunia II, terutama dipasang pada kendaraan tempur.

Meriam ini adalah senjata sederhana dan andal dengan laju tembakan tinggi yang dimungkinkan oleh sistem sungsang semi-otomatis. SA 18 terutama dimaksudkan untuk digunakan terhadap infanteri dan sarang senapan mesin karena kecepatan pelurunya yang rendah membuatnya tidak cocok untuk penggunaan anti-lapis baja. Meskipun kemampuan penetrasi perisainya buruk, ia mampu melawan kendaraan lapis baja ringan hingga tahun 1939. Meriam ini dioperasikan oleh satu tentara dan ditemukan mudah digunakan, dengan insiden gangguan yang rendah. SA 18 melihat target melalui pembidik terpisah yang melekat pada sisi kiri senjata.

Desain

Panjang larasnya adalah 21 kaliber (L/21). Sementara laju tembakan maksimumnya adalah 15 peluru per menit,[1] laju praktisnya hanya 10 peluru.[2] Setelah penembakan, sungsang membuka dan mengeluarkan wadah peluru bekas secara otomatis. Meriam ini dioperasikan oleh satu penembak yang mengarahkannya melalui pembidik langsung dengan pembesaran 1x yang sederhana.[2]

eriam ini adalah meriam standar pada tank ringan Prancis, yang dipasang pada Renault FT dalam Perang Dunia I. Dalam Perang Dunia II, digunakan pada Renault R-35, Hotchkiss H-35 dan H-38, FCM-36 dan beberapa jenis mobil lapis baja Prancis, terutama White-Laffly WL-50.

Dalam Angkatan Darat Polandia di sekitar 1920-an menuju Perang Dunia II, meriam wz.18 Puteaux digunakan pada tank ringan Renault FT, Renault R-35, Hotchkiss H-35, mobil lapis baja Peugeot, serta mobil lapis baja Samochód pancerny wz. 28, Samochód pancerny wz. 29, dan Samochód pancerny wz. 34. Meriam ini juga digunakan pada beberapa perahu sungai dan kereta lapis baja Polandia.

Referensi

Artileri Prancis pada Perang Dunia II
Meriam antipesawat
Meriam antitank
Artileri pesisir
Artileri lapangan
Meriam infanteri
Artileri sedang dan berat
Mortir
Artileri gunung
Artileri jalur kereta api
Artileri pengepungan
Meriam tank
Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan