Jumat, 06 November 2026
14:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Punten

variasi makanan khas Indonesia

Bagikan:
Punten
Tempat asalIndonesia
DaerahJawa Timur
Bahan utamaBeras

Punten adalah makanan tradisional khas Jawa Timur. Makanan ini bahannya berasal dari beras yang ditanak dengan santan, daun salam, dan garam. Nasi gurih yang sudah matang lalu ditumbuk sampai padat, dan kemudian diiris atau dicetak menjadi persegi atau persegi panjang. Punten hampir mirip seperti jadah, tetapi jadah bahannya berasal dari beras ketan. Punten [1]biasanya disajikan sebagai pengganti nasi untuk pecel.[2][3]

Referensi

  1. ↑ Nugroho, Nofika D. (2023-01-21). "Punten, Makanan Tradisional Khas Jawa Timur yang Memiliki Rasa Gurih dan Alternatif Pengganti Nasi - Selingkar Wilis". Punten, Makanan Tradisional Khas Jawa Timur yang Memiliki Rasa Gurih dan Alternatif Pengganti Nasi - Selingkar Wilis. Diakses tanggal 2023-12-25.
  2. ↑ Riady, Erliana (2019-03-11). "Di Blitar Pecel Sayuran Dimakan dengan Punten yang Gurih Enak". detikcom. Diakses tanggal 2020-10-18.{{cite news}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kali
  3. ↑ Ningsih, Tri Hatma (2015-05-27). Tri Hatma Ningsih (ed.). "Yuk Membuat Punten Pacitan". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2020-10-18.


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan atau minuman Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan