Minggu, 20 September 2026
21:20 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Pro-Eropanisme

Uni Eropa
Bendera Uni Eropa

Artikel ini adalah bagian dari seri:
Politik dan pemerintahan
Uni Eropa

Pro-Eropanisme, terkadang disebut Unionisme Eropa,[1][2] adalah sebuah pandangan politik yang mendukung integrasi Eropa dan keanggotaan Uni Eropa (EU).[3] Pandangan tersebut dipegang oleh para federalis Eropa, yang berniat untuk menciptakan Uni Eropa federal yang disebut sebagai Federasi Eropa.[3] Istilah yang terkait adalah ’Eurofilia’.[3]

Sehingga, pandangan tersebut berlawanan dengan Euroskeptisisme, yang merujuk kepada sikap politik yang skeptis atau menentang integrasi Eropa, tetapi tak sama dengan istilah ’Anti-Eropanisme’.

Referensi

  1. Gowland, David. Britain and the European Union. Taylor & Francis, 2016. p.109
  2. Sadurski, Wojciech. Spreading Democracy and the Rule of Law?. Springer Science & Business Media, 2006. pp.51, 55
  3. 1 2 3 Krisztina Arató, Petr Kaniok (editors). Euroscepticism and European Integration. Political Science Research Centre Zagreb, 2009. p.40
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan