Minggu, 20 September 2026
23:43 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Kerahasiaan pribadi

kemampuan satu atau sekelompok individu untuk menutup atau melindungi kehidupan dan urusan personalnya dari publik, atau untuk mengontrol arus informasi mengenai diri mereka.

Lihat Wikipedia:Kebijakan privasi untuk kebijakan privasi yang berlaku di Wikipedia.

Kerahasiaan pribadi atau privasi (bahasa Inggris:privacy) adalah kemampuan satu atau sekelompok individu untuk menutup atau melindungi kehidupan dan urusan personalnya dari publik, atau untuk mengontrol arus informasi mengenai diri mereka. Privasi kadang dihubungkan dengan anonimitas walaupun anonimitas terutama dihargai oleh orang yang dikenal publik. Privasi dapat dianggap sebagai suatu aspek dari keamanan.

Hak pelanggaran privasi oleh pemerintah, perusahaan, atau individu menjadi bagian di dalam hukum di banyak negara, dan terkadang sebagai konstitusi atau hukum privasi. Hampir semua negara memiliki hukum yang, dengan berbagai cara, membatasi privasi, sebagai contoh, aturan pajak umumnya mengharuskan pemberian informasi mengenai pendapatan (gaji). Pada beberapa negara, privasi individu dapat bertentangan dengan aturan kebebasan berbicara, dan beberapa aturan hukum mengharuskan pemaparan informasi publik yang dapat dianggap pribadi di negara atau budaya lain.

Privasi dapat secara sukarela dikorbankan, umumnya demi keuntungan tertentu, dengan risiko hanya menghasilkan sedikit keuntungan dan dapat disertai bahaya tertentu atau bahkan kerugian. Contohnya adalah pengorbanan privasi untuk mengikut suatu undian atau kompetisi; seseorang memberikan detail personal atau biodata (sering untuk kepentingan periklanan) untuk mendapatkan kesempatan memenangkan suatu hadiah. Contoh lainnya adalah jika informasi yang secara sukarela diberikannya, tersebut dicuri atau disalahgunakan seperti pada pencurian identitas.

Lihat pula

Pustaka

  • Dennis Bailey, Open Society Paradox: Why The Twenty-first Century Calls For More Openness--not Less, Brasseys Inc (November, 2004), hardcover, 224 pages, ISBN 1-57488-916-8
  • Ruth Gavison, "Privacy and the Limits of the Law," in Michael J. Gorr and Sterling Harwood, eds., Crime and Punishment: Philosophic Explorations (Belmont, CA: Wadsworth Publishing Co., 2000, formerly Jones and Bartlett Publishers, 1996), paperback, 552 pages, pp. 46–68.
  • Robert O Harrow, No Place To Hide: Behind The Scenes Of Our Emerging Surveillance Society, Free Press or Simon and Schuster (January, 2005), hardcover, 304 pages, ISBN 0-7432-5480-5
  • David H. Holtzman, Privacy Lost: How Technology Is Endangering Your Privacy, Jossey-Bass (September, 2006), hardcover, 278 pages, ISBN 0-7879-8511-2
  • Perry Metzger (1993) A Parable.
  • K. A. Taipale, "Technology, Security and Privacy: The Fear of Frankenstein, the Mythology of Privacy, and the Lessons of King Ludd," 7 Yale J. L. & Tech. 123 ; 9 Intl. J. Comm. L. & Pol'y 8 (Dec. 2004) (arguing for incorporating privacy protecting features in the construction of information systems through value sensitive design).
  • Judith Jarvis Thomson, "The Right to Privacy," in Michael J. Gorr and Sterling Harwood, eds., Crime and Punishment: Philosophic Explorations (Belmont, CA: Wadsworth Publishing Co., 2000, formerly Jones and Bartlett Publishers, 1995), 552 pages, pp. 34–46.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan