Minggu, 20 September 2026
20:44 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Post-hardcore

Post-hardcore

genre musik

Post-hardcore
250px-Underoath.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Underoath pada tahun 2005. Dari kiri, vokalis Spencer Chamberlain, bassis Grant Brandell, gitaris James Smith dan drummer Aaron Gillespie
Sumber aliran
Sumber kebudayaan1980-an, Amerika Serikat
Bentuk turunan
Subgenre
Versi regional
Versi lokal
Topik lainnya

Post-hardcore adalah genre punk rock yang tetap mempertahankan agresivitas dan intensitas hardcore punk, tetapi sudah terpengaruh ekspresi kreatif yang terinspirasi oleh post-punk dan noise rock. Seperti post-punk, istilah tersebut telah diterapkan pada gugus yang luas. Post-hardcore dimulai pada 1980-an dengan grup-grup musik seperti Hüsker Dü dan Minutemen. Genre ini berkembang pada 1980-an dan 1990-an dengan rilisan grup musik dari kota yang terpengaruh pergerakan hardcore, seperti Fugazi dari Washington, D.C.[3] serta grup musik seperti Big Black dan Jawbox yang sangat dekat dengan noise rock.[3] Pada 2000-an, post-hardcore mencapai sukses arus utama dengan popularitas grup musik My Chemical Romance, AFI, Underoath, Hawthorne Heights, The Used, At the Drive-In, dan Senses Fail . Pada dasawarsa 2010-an, grup musik Sleeping with Sirens dan Pierce the Veil mencapai puncak suksenya dan band seperti Title Fight dan La Dispute berada pada popularitas bawah tanah.

Karakteristik

Hardcore punk sangat mengandalkan tempo cepat, suara keras, dan bass yang berat,[4] dan menekankan "etos swakriya".[3] Basis data musik AllMusic menyatakan "grup-grup musik baru yang post-hardcore ini, banyak menemukan bermacam cara yang rumit dan dinamis untuk melarikan diri dari aturan hardcore yang 'cepat dan keras'. Selain itu, banyak vokalis grup band ini menyampaikan lirik yang cenderung membisik seperti menggila." [3] AllMusic juga menyebut bahwa band post-hardcore menemukan cara kreatif membangun dan melampiaskan ketegangan daripada "menghamburkan caci-maki mereka secara singkat, tajam, dan hingar-bingar".[3] Jeff Terich dari Treblezine menyatakan, "Alih-alih berada pada batasan hardcore yang ketat, seniman ini sudah tak lagi mengandalkan gang vocal dan powerchord, tetapi lebih banyak menggabungkan ide kreatifnya untuk punk rock."[5] Post-punk akhir 1970-an dan awal 1980-an di Inggris sangat memberikan pengaruh besar bagi perkembangan musikal grup musik post-hardcore.[3] Sejumlah band sudah bereksperimen dengan berbagai genre, termasuk soul, dub, funk, jazz, dan dance-punk seiring berkembangnya genre. Tercatat bahwa karena beberapa band post-hardcore beranggotakan orang-orang yang berasal dari dunia hardcore punk, banyak dari mereka mampu mengembangkan suara mereka saat menjadi musisi yang lebih terampil.[3]

Referensi

  1. Howells, Tom (Oktober 5, 2015). "Blackgaze: meet the bands taking black metal out of the shadows". the Guardian. Diakses tanggal April 15, 2016. Enter "blackgaze", the buzz term for a new school of bands taking black metal out of the shadows and melding its blast beats, dungeon wailing and razorwire guitars with the more reflective melodies of post-rock, shoegaze and post-hardcore.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "HORSE the Band – Biography, Albums, Streaming Links – AllMusic". AllMusic. Diakses tanggal Januari 17, 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 4 5 6 7 "Explore: Post-Hardcore". AllMusic. Diakses tanggal Maret 18, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Blush, Stephen (November 9, 2001). American Hardcore: A Tribal History. Feral House. ISBN 978-0-922915-71-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Terich, Jeff (April 24, 2007). "The 90-Minute Guide – Post-Hardcore". Treblezine. Diarsipkan dari asli tanggal Juli 17, 2011. Diakses tanggal Maret 20, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Daftar pustaka

Pendahulu
Subgenre dan
campurannya
Genre terkait
Menurut negara
Orang dan grup musik
Artikel terkait
Portal
Gaya
Regional
Internasional
Amerika Serikat
Topik lainnya
Portal
Ikon rintisan

Artikel bertopik lagu, musik, atau alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan