| Kepolisian Resor Poso | |
|---|---|
Lambang Polres Poso | |
| Singkatan | Polres Poso |
| Struktur yurisdiksi | |
| Wilayah hukum | Poso, Indonesia |
| Peta wilayah yurisdiksi Polres Poso | |
| Lembaga pemerintah | Kepolisian Negara Republik Indonesia |
| Struktur operasional | |
| Lembaga pengawas | Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah |
| Markas besar | Jl. P. Sumatra, Gebangrejo Timur, Poso Kota, Poso, Sulawesi Tengah |
| Pejabat eksekutif |
|
| Hal terkemuka | |
| Program |
|
| Operasi terkenal | |
Kepolisian Resor Poso atau Polres Poso adalah pelaksana tugas Kepolisian Republik Indonesia di wilayah Kabupaten Poso. Polres Poso berada di bawah lingkup komando Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng), serta membawahi 12 kepolisian sektor (polsek) yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Poso. Polres Poso adalah lembaga penegak hukum dengan klasifikasi tipe D, sehingga pemimpinnya haruslah seorang perwira menengah dengan pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Polres Poso saat ini dipimpin oleh AKBP Alowisius Londar, yang mulai menjabat sejak tanggal 12 Maret 2025.
Polres Poso memiliki sejarah panjang dan pengalaman dalam menghadapi aksi-aksi kriminal berskala tinggi, khususnya penanganan terorisme. Mereka telah berkontribusi dalam sejumlah operasi keamanan seperti membantu Satuan Tugas Bareskrim Polri dalam Operasi Sugili (2006–2007) untuk memburu para DPO dari kelompok Mujahidin Tanah Runtuh, dan terlibat dalam Operasi Madago Raya (2016–2025) untuk menumpas kelompok Mujahidin Indonesia Timur.[1][2][3][4]
Sejarah
Catatan sejarah paling awal tentang jejak kepolisian di Poso dimulai pada akhir abad ke-19. Pada bulan Maret 1895, Kontrolir Poso bernama G.T.M. Liebert yang baru saja menjabat, membawa 33 orang polisi Hindia Belanda yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara.[5] Pada tahun 1966, upaya kudeta terhadap Bupati Poso—B.L. Sallata—yang dipimpin Dandim 1307 Poso pada saat itu, Letkol. Sutikno Slamet, menemui kegagalan karena seseorang yang berhasil lolos dari kepungan militer, melaporkan tindakan Dandim ke atasannya di Palu. Dalam waktu singkat, Slamet serta Kapolres Poso Raden Bey (yang juga anggota Panca Tunggal) dicopot dari posisi mereka masing-masing sebagai Dandim dan Kapolres, dan diperiksa oleh atasan mereka masing-masing.[6][7]
Pada tahun 2006, Polres Poso sempat naik status sementara menjadi Polres Khusus, diiringi dengan penambahan personel dari 600 orang menjadi 2000 orang.[8]
Pada tanggal 3 Juni 2013, Mapolres Poso menjadi target bom bunuh diri yang dilakukan oleh seorang teroris jaringan Santoso. Tidak ada korban tewas dalam ledakan ini selain pelaku, dan hanya melukai seorang pekerja bangunan.[9][10]
Sesuai dengan keputusan Kapolri Listyo Sigit Prabowo tertanggal 23 Maret 2021, Polsek Poso Kota yang berada di dalam wilayah hukum Polres Poso termasuk dalam daftar Polsek yang tidak lagi dapat melakukan penyidikan, dan diberikan prioritas untuk memelihara ketertiban dan keamanan masyarakat. Masyarakat masih dapat menyampaikan laporan kepada Polsek tersebut, tetapi proses penyidikan akan dilakukan oleh Polres.[11]
Program
Pada tahun 2018, saat Bogiek masih menjabat sebagai Kapolres, Polres Poso menggagas program "Polisi Madago Raya" atau "Polisi Baik Hati". Program ini bertujuan untuk menciptakan kondisi aman dan tenteram di wilayah Kabupaten Poso. Melalui program ini, Polres Poso membantu mantan jaringan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur bernama Mulyadi untuk membuka usaha berupa bisnis depot air isi ulang di rumahnya.[12][13][14][15]
Penghargaan
Pada tanggal 19 September 2023, Polres Poso menerima penghargaan dari Kapolda Sulteng, Irjen. Pol. Agus Nugroho, karena mampu mencapai predikat terbaik dalam persentase penyelesaian kasus untuk semester I tahun 2023.[16]
Pejabat
Kapolres
Pada tanggal 23 Oktober 2003, AKBP Budi Astono digantikan oleh AKBP Abdi Dharma.[17] Pada bulan Maret 2007, AKBP Rudy Sufahriadi dimutasi menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, dan posisinya digantikan oleh AKBP Adeni Muhan Daeng Pabali.[18] AKBP Pulung Rohmadianto digantikan oleh mantan Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Eko Santoso pada tanggal 13 Oktober 2012.[19][20] Pada tanggal 2 Januari 2015, AKBP Susnadi, dimutasi menjadi Kapolres Tasikmalaya. Posisinya sebagai Kapolres digantikan oleh AKBP Ronny Suseno.[21][22] Ronny kemudian digantikan oleh AKBP Bogiek Sugiyarto pada tanggal 5 Januari 2017.[23] Bogiek dimutasi menjadi Kapolres Mojokerto Kota, dan digantikan oleh AKBP Darno pada tanggal 2 September 2019.[24]
Berikut adalah para perwira menengah Polri yang pernah menjabat sebagai Kapolres Poso:
- AKBP Raden Bey (1966)
- Letkol. Pol. Wenny Warouw (1987—1991)
- Letkol. Pol. Agus Simanjuntak (1989—1992)
- Letkol. Pol. Andre Senewen (1992—TBA)
- Letkol. Pol. Deddy Woeryantono (2000)
- AKBP Djasman Baso Opu (2000—2001)
- AKBP Unggung Cahyono (2001—2002)
- AKBP Budi Astono (2002—2003)
- AKBP Abdi Dharma Sitepu (2003—2004)
- AKBP Soleh Hidayat (2004—2005)
- AKBP Rudy Sufahriadi (2005—2007)
- AKBP Adeni Muhan Daeng Pabali (2007—2009)
- AKBP Amiludin Roemtaat (2009—2011)
- AKBP Pulung Rohmadianto (2011—2012)
- AKBP Eko Santoso (2012—2013)
- AKBP Susnadi (2013—2015)
- AKBP Ronny Suseno (2015—2017)
- AKBP Bogiek Sugiyarto (2017—2019)
- AKBP Darno (2019—2020)
- AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf (2020—2023)
- AKBP Riski Fara Sandhy (2023—2024)
- AKBP Arthur Sameaputty (2024—2025)
- AKBP Alowisius Londar (2025—sekarang)
Wakapolres
Berikut adalah para perwira menengah Polri yang pernah menjabat sebagai Wakapolres Poso:
- Mayor Pol. Jhoni Hutauruk (1989)
- Kompol. Yusman Jaya (2002)
- Kompol. Rickynaldo Chairul (2005)
- Kompol. Andreas Wayan Wicaksono (2006)
- Kompol. Esmed Eryadi (2009)
- Kompol. Mulyana (2009)
- Kompol. Nanang Djunaedi (2010)
- Kompol. Jhony Siahaan (2010–2011)
- Kompol. Eko Yudi Karyanto (2011–2013)
- Kompol. Bogiek Sugiyarto (2013–2015)
- Kompol. Darno (2015–2017)
- Kompol. Gede Suara (2017–2019)
- Kompol. Putu Hendra Binangkari (2019–2020)
- Kompol. Basrum Sychbutuh (2020–2024)
- Kompol. Anton Hasan Muhammad (2024–2025)
- Kompol. Suriadi (2025–sekarang)
Pejabat teras
- Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops)
- AKP Faizyal Kadir (PS)
- Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM)
- AKP Muliadi
- Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren)
- Kompol. Rahim Malingga
- Kepala Bagian Logistik (Kabag Log)
- Kompol. Supriadi
- Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas)
- AKP Andi Cakra
- Kepala Satuan Intelijen & Keamanan (Kasat Intelkam)
- AKP La Ode Muhamad Aludin
- Kepala Satuan Reserse & Kriminal (Kasat Reskrim)
- Iptu. I Made Deva Dwi Wiguna
- Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas)
- AKP I Made Bagus Aditya
- Kepala Satuan Narkoba (Kasat Narkoba)
- Iptu. Kadriawan
- Kepala Satuan Bhayangkara (Kasat Sabhara)
- AKP Trimulyoko
- Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas)
- AKP Rianto Hilian
- Kepala Seksi Profesi & Pengamanan (Kasi Propam)
- AKP Ferdi H. Tajimo
- Kepala Seksi Pengawas (Kasi Was)
- Ipda. Anis Parealo (PS)
- Kepala Seksi Hukum (Kasi Kum)
- AKP Samean Salim
- Kepala Seksi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (Kasi SPKT)
- Iptu. Kuncoro
- Kepala Seksi Umum (Kasi Um)
- Ipda. Jamaluddin Kharie
- Kepala Seksi Perawatan Tahanan & Barang Bukti (Kasat Tahti)
- Ipda. Pahriany Pebadja
- Kepala Seksi Teknologi & Informasi Polisi (Kasi Tipol)
- Aiptu. Stepanus Bara Napa
- Kepala Seksi Keuangan (Kasi Keu)
- Aipda. I Nyoman Parma Wijaya
Wilayah hukum
Kabupaten Poso memiliki 19 kecamatan, tetapi 7 kecamatan belum memiliki kepolisian sektor (polsek). Berikut daftar polsek yang berada di bawah yurisdiksi Polres Poso, beserta Kapolsek yang memimpinnya:
- Per 16 Mei 2026.
- Kepolisian Sektor Lage — Iptu. Ringgon Situmorang
- Kepolisian Sektor Lore Selatan — Iptu. Made Putrayasa
- Kepolisian Sektor Lore Tengah — Ipda. Rinald Alexandro Herlambang
- Kepolisian Sektor Lore Utara — AKP Tamrin Samuda
- Kepolisian Sektor Pamona Barat — Iptu. Made Suparta
- Kepolisian Sektor Pamona Selatan — Iptu. Oktavianus Batara
- Kepolisian Sektor Pamona Timur — Iptu. Risman A.M.
- Kepolisian Sektor Pamona Utara — Iptu. Fathurrahman
- Kepolisian Sektor Poso Kota — AKP Sappewali
- Kepolisian Sektor Poso Pesisir — Iptu. Risdiyanto
- Kepolisian Sektor Poso Pesisir Selatan — AKP Arkam AR
- Kepolisian Sektor Poso Pesisir Utara — Iptu. I Kadek Agus Hermanta
Referensi
- ↑ Litha, Yoanes (15 April 2016). "Kapolri Tinjau Operasi Tinombala 2016 di Poso Sulawesi Tengah". VOA Indonesia. Diakses tanggal 6 Januari 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Litha, Yoanes (11 Februari 2016). "TNI Polri: Kelompok Santoso dalam Posisi Terjepit Akibat Operasi Tinombala 2016". VOA Indonesia. Diakses tanggal 6 Januari 2018.
- ↑ Arnaz, Farouk (10 Mei 2016). "Operasi Tinombala, TNI-Polri Kepung Santoso dari Segala Arah". BeritaSatu. Diakses tanggal 6 Januari 2018.
- ↑ Litha, Yoanes (10 Maret 2016). "Operasi Tinombala 2016 Diperpanjang 6 Bulan". VOA Indonesia. Diakses tanggal 6 Januari 2018.
- ↑ Noort 2006, hlm. 51.
- ↑ Aditjondro 2004, hlm. 9.
- ↑ Aditjondro 2004, hlm. 10.
- ↑ Darlis (4 April 2006). "Ratusan Aparat Keamanan Ditarik dari Poso". Tempo.co. Diakses tanggal 11 Mei 2022.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Maruto, Riski (3 Juni 2013). Maryati (ed.). "Markas Polres Poso diguncang bom bunuh diri". ANTARA News. Diakses tanggal 26 Oktober 2017.
- ↑ "Bom bunuh diri meledak di Mapolres Poso". BBC Indonesia. 3 Juni 2013. Diakses tanggal 26 Oktober 2017.
- ↑ Palu Poso (30 Maret 2021). "20 Polsek di Sulteng Tak Lagi Melakukan Penyidikan, Ini Daftarnya". Kumparan. Diakses tanggal 3 April 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Sangadji, Ruslan (11 Mei 2018). "Former Poso terrorist gets business assistance". The Jakarta Post. Diakses tanggal 10 November 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Eks Napiter Poso Diberi Usaha Depot Air Minum". Sulteng Raya. 11 Mei 2018. Diakses tanggal 10 November 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Qadri, M. (11 Mei 2018). Said, Nur Hidayat (ed.). "Penyuplai Senjata Api di Poso, Banting Setir Jadi Pengusaha Depot Air". Rakyatku. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-12-15. Diakses tanggal 10 November 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Polres Poso Beri Bantuan Usaha ke Mantan Napiter". Utara Post. 10 Mei 2018. Diakses tanggal 10 November 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen] - ↑ Arya, Subandi (19 September 2023). "Polres Poso Terima Penghargaan Terbaik dalam Penyelesaian Kasus Semester I 2023". Metro Sulteng. Diakses tanggal 28 September 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Kapolres dan Dandim 1307 Poso Diganti". Liputan 6. 24 Oktober 2003. Diakses tanggal 20 Maret 2017.
- ↑ "Kapolres Poso Dimutasikan". Detik. 20 Maret 2007. Diakses tanggal 20 Maret 2017.
- ↑ "Kapolres Poso Diganti". Liputan 6. 11 Oktober 2012. Diakses tanggal 20 Maret 2017.
- ↑ Santoso, ed. (11 Oktober 2012). "Kapolres Poso Diganti". ANTARA News. Diakses tanggal 20 Maret 2017.
- ↑ "Enam Kapolres di Sulawesi Tengah Dimutasi". Skala News. 18 Desember 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-03-07. Diakses tanggal 12 November 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Darmawan, Ryan (3 Januari 2015). "Kapolres Poso Pamit". MetroSulawesi. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-11-12. Diakses tanggal 12 November 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Rifki, Muhammad (5 Januari 2017). "Bogiek Sugiyarto Gantikan Rony Suseno Sebagai Kapolres Poso". Mercusuar. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-01-05. Diakses tanggal 6 Januari 2018.
- ↑ Malaha, Rolex (3 September 2019). Malaha, Rolex (ed.). "Tiga pejabat Polda Sulteng dapat jabatan baru". ANTARA News. Diakses tanggal 10 September 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Bacaan lanjutan
- Aditjondro, George Junus (2004). Kerusuhan Poso dan Morowali, Akar Permasalahan dan Jalan Keluarnya (PDF). Yayasan Tanah Merdeka. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 27 Agustus 2016. Diakses tanggal 14 Maret 2017.
- Noort, Gerrit (2006). De weg van magie tot geloof: Leven en werk van Albert C. Kruyt (1869-1949), zendeling-leraar in Midden-Celebes, Indonesië (dalam bahasa Belanda). Universitas Utrecht. ISBN 978-9-02-392155-4.
