Sabtu, 31 Oktober 2026
12:33 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pete Hegseth

Pete Hegseth

Bagikan:
Pete Hegseth
250px-29th_United_States_Secretary_of_Defense_Pete_Hegseth_Official_Portrait_2025.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret resmi, 2025
Menteri Pertahanan Amerika Serikat
Menteri Perang Amerika Serikat
Mulai menjabat
25 Januari 2025
PresidenDonald Trump
WakilSteve Feinberg
PendahuluLloyd Austin
Informasi pribadi
LahirPeter Brian Hegseth
6 Juni 1980 (umur 46)
Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat
Partai politikPartai Republik
Suami/istri
  • Meredith Schwarz
    ​
    ​
    (m. 2004;c. 2009)​
  • Samantha Deering
    ​
    ​
    (m. 2010;c. 2017)​
  • Jennifer Rauchet
    ​
    (m. 2019)​
Anak4[1]
Pendidikan
Tanda tangan
Karier militer
Dinas/cabang
PangkatMajor
Satuan
Penghargaan

Peter Brian Hegseth (lahir 6 Juni 1980) adalah seorang pembawa acara berita Amerika Serikat untuk Fox News. Pada 2024, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjuknya menjadi Menteri Pertahanan Amerika Serikat. Hegseth merupakan salah satu pembawa acara di FOX & Friends Weekend dan beberapa serial di Fox Nation.

Dia juga memiliki rekam jejak di bidang militer. Hegseth adalah veteran Angkatan Darat di Irak, Afghanistan, dan Teluk Guantanamo. Hegseth juga pernah menerima dua Bintang Perunggu dan Lencana Prajurit Infanteri Tempur. Hegseth juga menjadi advokat bagi para veteran AS yang dituduh melakukan kejahatan perang. Dia pernah meminta Trump, pada masa kepresidenan sebelumnya, untuk mengampuni beberapa orang di angkatan bersenjata.

Salah satu kasus yang Hegseth tangani dan menjadi sorotan yakni pensiunan Angkatan Laut Eddie Gallagher. Berkat dia, veteran itu bebas dari tuduhan kejahatan perang dan tuduhan ringan karena amnesti Trump. Rekam jejak militer itu membuat Hegseth membawakan program di Fox dengan analisis yang mendalam.[2]

Menteri Pertahanan

Nominasi dan konfirmasi

Pada 12 November 2024, Presiden AS terpilih Donald Trump mengumumkan bahwa Hegseth akan menjadi calon Menteri Pertahanan Amerika Serikat pada masa jabatan keduanya[3] setelah calon sebelumnya, Senator AS dari Arkansas Tom Cotton menyatakan bahwa ia tidak akan menjabat sebagai Menteri Pertahanan.[4] Pasca pengumuman dari Donald Trump, Hegseth mengundurkan diri dari Fox News Channel.[5] Nominasi Hegseth dipandang oleh pengamat politik sebagai langkah politik Trump yang ingin mengendalikan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat dengan menunjuk seorang yang loyal kepadanya,[6] dan pangkat militernya yang rendah dan tidak punya pengalaman di Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengejutkan banyak pihak.[7][8] Menurut Vanity Fair, tim transisi Trump mengetahui bahwa Hegseth adalah seorang tersangka kasus pemerkosaan di Monterey, California 7 tahun sebelum nominasinya;[9] The Washington Post melaporkan bahwa pejabat senior terganggu dengan berita tersebut dan berusaha untuk menyarankan Trump untuk membatalkan percalonan Hegseth. Namun, Trump tetap membela Hegseth.[10]

Dalam upaya mempertahankan percalonannya, Hegseth mulai berkampanye pada bulan itu. Menurut The New York Times, penasehat yang dekat dengan Donald Trump tetap menyarankan agar Trump kalau tidak bisa mencabut percalonan Hegseth, setidaknya menjauh darinya agar tidak menuai kritikan dari para Senator yang "bandel" sementara ia tidak bisa mendapatkan sokongan dari Ron DeSantis. New York Times juga melaporkan bahwa wakil presiden terpilih JD Vance juga memimpin segelintir kader dan simpatisan Partai Republik, termasuk putra sulung Trump Donald Trump Jr., mantan ajudan Trump Steve Bannon, dan wartawan Breitbart News Matt Boyle.[11]

Hegseth menuai kontroversi saat rapat konfirmasinya, dimana Senator Tammy Duckworth mencecar Pete Hegseth karena tidak bisa menyebut salah satu negara ASEAN dan perjanjian militer apakah yang ditandatangani bersama dengan negara bersangkutan. Hegseth menjawab bahwa ia mengetahui bahwa Amerika Serikat memiliki perjanjian sekutu dengan Jepang, Korea Selatan dan Australia tetapi ia tetap dicecar oleh Duckworth karena jawaban Hegseth dianggap melenceng.[12]

Pada 24 Januari 2025, Hegseth secara resmi dikonfirmasi oleh Senat Amerika Serikat sebanyak 51-50 suara. Setiap Senator Republikan kecuali Lisa Murkowski, Susan Collins dan Mitch McConnell memilih untuk mengonfirmasinya, sementara seluruh Senator Demokrat menolak percalonannya, menyebabkan hasil konfirmasi menjadi 50-50. Karena hasil seri, Wakil Presiden JD Vance memberi suara penentu untuk mengonfirmasi Hegseth. Konfirmasinya hampir terancam gagal saat Senator Thom Tillis menyatakan kepada Ketua Mayoritas John Thune bahwa ia menolak mengonfirmasi Hegseth karena kasus pemerkosaannya. Tillis kemudian dibujuk oleh JD Vance untuk mengubah sikapnya, dan tidak lama sebelum pemunggutan suara Tillis di Twitter mencuitkan dukungannya kepada Hegseth.[13] Konfirmasi Hegseth adalah konfirmasi kedua dalam sejarah Amerika Serikat dimana hasil suara konfirmasi ditentukan oleh Wakil Presiden Amerika Serikat setelah konfirmasi Betsy DeVos sebagai Menteri Pendidikan Amerika Serikat; Trump mencalonkan DeVos tetapi ditolak oleh Murkowski dan Collins namun diloloskan oleh Wakil Presiden Mike Pence pada 2017.[14] Pada hari berikutnya, Hegseth mengambil sumpah jabatan.[15]

Masa jabatan

Tidak lama setelah mengambil jabatan, Hegseth mencabut izin keamanan dan detail Jenderal Mark Milley, mantan Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat dan Kepala Staf Angkatan Darat Amerika Serikat yang kemudian menjadi kritikus Trump, dan memerintah penyelidikan terhadap Mark Milley selama menjabat sebagai Kepala Staf Gabungan. Ia mengganti ulang nama Fort Liberty kembali menjadi Fort Bragg, yang nama sebelumnya dipakai untuk mengenang Braxton Bragg, jenderal Konfederasi Amerika selama Perang Saudara Amerika. Nama Bragg kali ini dikaitkan dengan Roland L. Bragg, seorang tentara Amerika yang mengabdi pada masa Perang Dunia II sebagai tentara terjun payung.[16]

Di Markas NATO saat menghadiri pertemuan dengan Grup Kontak Pertahanan Ukraina di Brussel, Hegseth menolak mendukung keanggotaan Ukraina dalam NATO dan menyatakan bahwa persyaratan Ukraina bahwa Rusia harus mengembalikan wilayah rebutan dari Ukraina sebelum negosiasi perdamaian adalah persyaratan "tidak realistis".[17]

Perbandingan Kontroversial di Dialog Shangri-La

Pada bulan Mei 2025, dalam Dialog Shangri-La yang diselenggarakan oleh IISS di Singapura, Hegseth memicu reaksi keras setelah membandingkan Presiden saat ini, Donald Trump, dengan mendiang Perdana Menteri Pendiri Singapura, Lee Kuan Yew. Dalam pidatonya, Hegseth menggambarkan keduanya sebagai "tokoh bersejarah" yang kepemimpinannya menekankan kepentingan nasional dan akal sehat. Ia memuji visi strategis jangka panjang Lee serta kepemimpinannya yang transformatif, sembari menarik kesamaan dengan pendekatan politik Trump. Pernyataan tersebut memicu kritik keras di media sosial Singapura, di mana banyak pengguna menolak perbandingan tersebut.[18][19][20]

Kehidupan pribadi

Agama

Dalam acara In the Arena (2016), Hegseth menggambarkan iman Kristennya pada awalnya sebagai sesuatu yang lebih didasari oleh "kebiasaan yang tekun ketimbang keyakinan yang mendalam". Setelah serangan 11 September, ia memendam kebencian terhadap terorisme Islam, dan ia "merasa terusik oleh 'ajaran relativisme moral' di kapel kampus [Universitas Princeton], serta mencemooh rekan-rekan mahasiswanya karena lebih mengutamakan perdamaian dan 'saling pengertian' daripada 'pengecaman terhadap terorisme Islam'".[21]

Tato

250px-Pete_Hegseth_arm_tattoos_in_2021_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Beberapa tato Pete Hegseth, 2021

Badan Hegseth memiliki serangkaian tato, termasuk satu yang melintasi otot bisepnya dibaca Deus Vult, sebuah frasa Kristen berkaitan dengan pemeliharaan ilahi dan kehendak Tuhan.[22] Frasa tersebut telah diadopsi sebagai slogan oleh berbagai kelompok Kristen kanan dan nasionalis Kristen,[23][24] serta kelompok alt-right dan supremasi kulit putih.[25][26] Selain tato salib Yerusalem di dada kanannya, kombinasi antara frasa deus vult dan simbol salib tersebut juga dikaitkan dengan kelompok-kelompok ekstremis sayap kanan. Di sekitar tato deus vult, Hegseth juga memiliki sebuah tato yang bertulis kafir yang ditulis dalam bahasa Arab, menuai kritikan Islamofobia dari kelompok Islam.[27] Selain itu, ia memiliki tato berupa kartun politik tahun 1754 bertajuk Join, or Die; gambar salib dan pedang dengan tulisan Ibrani berbunyi Yeshua (ישוע); serta frasa "We the People" pada lengan kanan bawahnya; ia juga memiliki tato lambang Resimen Infanteri ke-187 di punggungnya, lengkap dengan semboyannya, Ne Desit Virtus atau "Jangan Biarkan Keberanian Padam".[28] Dia juga memiliki tato Kristogram Chi Rho, yang merupakan lambang Kekaisaran Romawi Kristen dan telah ditafsirkan sebagai simbol anti-pagan.[29]

Penghargaan

250px-Combat_Infantry_Badge.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bronze oak leaf cluster
Bronze oak leaf cluster
Bronze star
Bronze star
Bronze star
Bronze star
Combat Infantryman Badge
Bronze Star Medal
with bronze oak leaf cluster
Joint Service Commendation Medal Army Commendation Medal
with bronze oak leaf cluster
National Defense Service Medal Afghanistan Campaign Medal
with two bronze service stars
Iraq Campaign Medal
with two bronze service stars
Global War on Terrorism Expeditionary Medal Global War on Terrorism Service Medal Armed Forces Reserve Medal
Army Service Ribbon Overseas Service Ribbon NATO Medal

Referensi

  1. ↑ Sherman 2024b. sfn error: tanpa target: CITEREFSherman2024b (bantuan)
  2. ↑ "Trump Tunjuk Presenter Fox News Pete Hegseth Jadi Menhan AS". CNN Indonesia.
  3. ↑ Moore, Elena (2024-11-13). "Trump to nominate Fox News host Pete Hegseth to be defense secretary". NPR (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-02-13.
  4. ↑ Salama, Alexander Ward and Vivian. "Trump Names Fox News Host Pete Hegseth to Head Pentagon, John Ratcliffe for CIA". WSJ (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-02-13.
  5. ↑ "Pete Hegseth exits Fox after being announced as Trump's pick to lead DoD". NewscastStudio (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-02-13.
  6. ↑ Zhou, Li (2024-11-12). "Trump is staffing up his White House with loyalists". Vox (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-02-13.
  7. ↑ "'Who the f--k is this guy?': Defense world reacts to Trump's surprise Pentagon pick". POLITICO (dalam bahasa Inggris). 2024-11-12. Diakses tanggal 2025-02-13.
  8. ↑ Detsch, Jack (2024-11-13). "Pentagon officials alarmed over Hegseth's lack of experience: 'Would you trust him to run Walmart?'". POLITICO (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-02-13.
  9. ↑ Sherman, Gabriel (2024-11-15). "Trump's Defense Secretary Pick Pete Hegseth Said to Face Previous Sexual Misconduct Allegation". Vanity Fair (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-02-13.
  10. ↑ Haberman, Maggie (2024-11-17). "Trump Stands by Defense Pick Who Says Encounter With Woman Was Not Sexual Assault". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2025-02-13.
  11. ↑ Swan, Jonathan; Haberman, Maggie (2024-12-12). "Power, Intimidation and the Resurrection of Trump's Support for Hegseth". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2025-02-13.
  12. ↑ Guzman, Chad de (2025-01-15). "Controversy Over Pete Hegseth's Viral ASEAN Moment". TIME (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-02-13.
  13. ↑ McGraw, Lindsay Wise, Jack Gillum and Meridith (2025-02-04). "The 24-Hour Blitz That Flipped One Senator's Vote From No to Yes on Hegseth". WSJ (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-02-13.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  14. ↑ Karni, Annie; Cameron, Chris (2025-01-25). "Hegseth Is Second Cabinet Secretary in History to Advance on Tiebreaker Vote". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2025-02-13.
  15. ↑ News, A. B. C. "Hegseth sworn in as defense secretary after narrow Senate vote". ABC News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-02-13.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  16. ↑ Ismay, John (2025-02-11). "Hegseth Renames Fort Liberty to Fort Bragg". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2025-02-13.
  17. ↑ Britzky, Natasha Bertrand, Clare Sebastian, Haley (2025-02-12). "Hegseth rules out NATO membership for Ukraine and says Europe must be responsible for country's security | CNN Politics". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-02-13.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  18. ↑ "Remarks by Secretary of Defense Pete Hegseth at the 2025 Shangri-La Dialogue in Singapore". U.S. Department of Defense (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2025-05-31. Diakses tanggal 2025-05-31.
  19. ↑ "Pentagon chief irks Singaporeans with Lee-Trump comparison". The Economic Times. 2025-05-31. ISSN 0013-0389. Diarsipkan dari asli tanggal 2025-05-31. Diakses tanggal 2025-05-31.
  20. ↑ "将特朗普比肩建国总理李光耀 美国防长遭抨击". 8world (dalam bahasa Tionghoa). Singapura. 2025-05-31. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-06-01. Diakses tanggal 2025-05-31.{{cite web}}: |archive-date= / |archive-url= stempel waktu tidak cocok; 2025-05-31 disarankan
  21. ↑ Craven, Jasper (Desember 6, 2024). "Pete Hegseth's Crusade to Turn the Military into a Christian Weapon". Politico. Diarsipkan dari asli tanggal Desember 7, 2024. Diakses tanggal Januari 26, 2025. Later, Hegseth flashes his right pectoral muscle, and the tattoo that, he says, led to the label: a large, inky Jerusalem cross associated with the Christian right.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. ↑ Youssef, Nancy (Januari 14, 2025). "What Do Hegseth's Arm Tattoos Mean?". The Wall Street Journal. Diarsipkan dari asli tanggal Januari 15, 2025. Diakses tanggal Januari 24, 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. ↑ Arnold, Kate (2 Januari 2023). "Pop and the 'Palästinalied': a crusade song revived at the turn of a new millennium". Crusades. 22 (1): 115–126. doi:10.1080/14765276.2023.2189386. Deus vult ('God wills it' – the supposed acclamation following Urban II's speech at Clermont and the battle cry of crusading armies as described in the Gesta Francorum) is a ubiquitous meme, encapsulating a perceived 'clash of civilisations' (discussed further below). The song's popularity with the Christian right and alt-right communities can be linked to the growth of the internet and the ensuing ease with which content can be disseminated, but it should also be set against the background of political and sociocultural developments since the 1990s.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. ↑ Sturtevant, Paul B. (22 Januari 2019). "What politicians mean when they call the border wall 'medieval'". The Washington Post (dalam bahasa English). Diakses tanggal 18 Maret 2022. In the same vein, far-right Christian nationalists and Dominionists employ Crusader imagery. But only some of those who use Crusader imagery do so to express extreme Christian ideology.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. ↑ Kim, Dorothy (November 5, 2018). "The Alt-Right and Medieval Religions". Georgetown University Berkley Center for Religion, Peace, and World Affairs.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. ↑ Ulaby, Neda. "Scholars Say White Supremacists Chanting 'Deus Vult' Got History Wrong". All Things Considered. NPR. Diakses tanggal 25 Juli 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. ↑ Dunbar, Marina (Maret 27, 2025). "Pete Hegseth's Arabic tattoo stirs controversy: 'clear symbol of Islamophobia'". The Guardian. Diarsipkan dari asli tanggal Maret 27, 2025. Diakses tanggal Maret 27, 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. ↑ Mendick, Robert (November 14, 2024). "Mapping Pete Hegseth's tattoos: the Christian ink that got him kicked off Biden's National Guard team". The Daily Telegraph. Diarsipkan dari asli tanggal November 15, 2024. Diakses tanggal Januari 24, 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. ↑ Wilson, Lydia (November 29, 2024). "Pete Hegseth's Tattoos and the Crusading Obsession of the Far Right". New Lines Magazine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 1, 2024. Diakses tanggal November 25, 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Jabatan politik
Didahului oleh:
Lloyd Austin
United States Secretary of Defense
2025–present
Petahana
Urutan protokoler
Didahului oleh:
Scott Bessent
sebagai Secretary of the Treasury
Order of precedence of the United States
as Secretary of Defense
Diteruskan oleh:
Todd Blanche
sebagai Attorney General
Urutan suksesi Amerika Serikat
Didahului oleh:
Scott Bessent
sebagai Secretary of the Treasury
Sixth in line
as Secretary of Defense
Diteruskan oleh:
Todd Blanche
sebagai Attorney General
40px-Gilbert_Stuart_Williamstown_Portrait_of_George_Washington.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Amerika Serikat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan