Minggu, 18 Oktober 2026
01:11 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Pertemuan Jodoh

Pertemuan Jodoh

Bagikan:
Pertemuan Jodoh
250px-Pertemuan_Jodoh_bookcover.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
PengarangAbdul Muis
NegaraIndonesia
BahasaIndonesia
GenreNovel
PenerbitBalai Pustaka
Tanggal terbit
1932
Jenis mediaCetak (Sampul keras & Sampul kertas)
Halaman227 (cetakan ke-4)[1]
ISBNISBN [[Special:BookSources/9789796665761 (cetakan ke-4)[1]|9789796665761 (cetakan ke-4)[1]]] pemanggilan templat memerlukan parameter template_name
OCLC66770709 (cetakan ke-4)
Didahului olehSalah Asuhan 
Diikuti olehSurapati 

Pertemuan Jodoh adalah sebuah novel Indonesia karya Abdul Muis yang diterbitkan tahun 1932. Novel ini bercerita tentang dua murid sekolah yang terpisah karena perbedaan kelas dan akhirnya menikah.[2]

Tanggapan

Pertemuan Jodoh dianggap sebagai lawan dari karya Muis sebelumnya, Salah Asuhan; Pertemuan Jodoh berkisah tentang feodalisme, sementara Salah Asuhan tentang kelemahan budaya Barat dan Timur.[3] Tetapi, novel ini juga disebut-sebut sebagai sekuel Salah Asuhan.[4]

Mahayana et al menyatakan bahwa perwatakan tokohnya meyakinkan, karena tokoh-tokoh tidak terpelajar menggunakan campuran bahasa Betawi dan Melayu. Dengan demikian, mereka menganggap novel ini sebagai hasil pengamatan Muis ketika menetap di Batavia.[5]

Bakri Siregar menulis bahwa Pertemuan Jodoh "lebih lemah" daripada Salah Asuhan.[6]

Catatan kaki

  1. 1 2 3 "Pertemuan Jodoh (Book, 2001)". WorldCat. Diakses tanggal 15 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Mahayana, Sofyan & Dian 2007, hlm. 37–39
  3. ↑ Siregar 1962, hlm. 58
  4. ↑ Mahayana, Sofyan & Dian 2007, hlm. 40
  5. ↑ Mahayana, Sofyan & Dian 2007, hlm. 39–40
  6. ↑ Siregar 1962, hlm. 59

Bahan bacaan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan