Minggu, 27 September 2026
06:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Perang Mahdi

Perang Mahdi

artikel daftar Wikimedia

Perang Mahdi
330px-Bataille_d%27Ondurman_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penggambaran Pertempuran Omdurman (1898).
Tanggal1881 (1881)–1899 (1899)
(18 tahun)
Lokasi
Hasil Kemenangan Britania-Mesir-Italia
Perubahan
wilayah
Sudan menjadi Sudan Inggris-Mesir, sebuah kondominium Kekaisaran Britania
Pihak terlibat

 Kekaisaran Britania

 Negara Bebas Kongo

Kekaisaran Etiopia Kekaisaran Ethiopia (1885–1889)
 Italia[1]
Sudan Mahdist
Tokoh dan pemimpin
Kekaisaran Britania Charles Gordon †
Kekaisaran Britania Garnet Wolseley
Kekaisaran Britania Herbert Kitchener
Belgia Louis Napoléon Chaltin
Kekaisaran Etiopia Yohannes IV †
Italia Oreste Baratieri
Italia Giuseppe Arimondi
Muhammad Ahmad †
Abdallahi bin Muhammad †

Perang Mahdist (bahasa Arab:الثورة المهدية ath-Thawra al-Mahdī; 1881–99) adalah sebuah perang kolonial Britania dari akhir abad ke-19, yang terjadi antara Sudan Mahdist dari pemimpin agama Muhammad Ahmad bin Abd Allah, yang telah memproklamasikan dirinya sendiri menjadi "Mahdi" Islam dan pasukan Khedivate Mesir, pada awalnya, dan kemudian pasukan Britania. Delapan belas tahun perang menghasilkan negara pemerintahan bersama Sudan Inggris-Mesir (1899–1956), sebuah kondominium Kekaisaran Britania dan Kerajaan Mesir.

Referensi dan catatan

Catatan kaki

Kutipan

  1. ↑ Meredith Reid Sarkees, Frank Whelon Wayman (2010). Resort to war: a data guide to inter-state, extra-state, intra-state, and non-state wars, 1816–2007. Washington, DC.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)

Bacaan tambahan

Pranala luar

Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Mahdi war.

Templat:Kampanye kolonial Britania Templat:Kampanye kolonial Italia

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan