Selasa, 06 Oktober 2026
21:33 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Perak telurida

Perak telurida

senyawa kimia

Bagikan:
Perak telurida
Perak telurida
Nama
Nama lain
Penanda
Model 3D (JSmol)
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1S/2Ag.Te
    Key: YRXWPCFZBSHSAU-UHFFFAOYSA-N
  • [Ag][Te][Ag]
Sifat
Ag2Te
Massa molar 341,3364 g/mol
Penampilan Kristal abu-abu kehitaman
Densitas 8,318 g/cm3
Titik lebur 955 °C (1.751 °F; 1.228 K)
Indeks bias (nD) 3,4
Struktur
Monoklinik, mP12
P21/c, No. 14
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Perak telurida (Ag2Te) adalah sebuah senyawa anorganik, sebuah telurida dari perak, yang juga dikenal sebagai diperak telurida atau perak(I) telurida. Senyawa ini membentuk kristal monoklinik. Dalam pengertian yang lebih luas, perak telurida dapat digunakan untuk menunjukkan AgTe (perak(II) telurida, suatu senyawa metastabil) atau Ag5Te3.

Perak(I) telurida terdapat secara alami sebagai mineral hesit, sedangkan perak(II) telurida dikenal sebagai empresit.

Perak telurida adalah semikonduktor yang dapat didoping baik tipe-n maupun tipe-p. Ag2Te stoikiometris memiliki konduktivitas tipe-n. Saat dipanaskan, perak hilang dari material ini.

Perak telurida non-stoikiometris telah menunjukkan magnetoresistansi yang luar biasa.

Sintesis

Perak tellurida berpori disintesis dengan metode pengendapan elektrokimia. Percobaan dapat dilakukan menggunakan potensiostat dan sel tiga elektroda dengan 200 mL larutan elektrolit asam sulfat 0,5 M yang mengandung nanopartikel Ag pada suhu kamar. Kemudian pasta perak yang digunakan dalam ikatan wolfram ditelurida (WTe2) larut ke dalam elektrolit yang menyebabkan sejumlah kecil Ag larut dalam elektrolit. Elektrolit diaduk dengan batang magnet untuk menghilangkan gelembung hidrogen. Elektroda perak–perak klorida dan kawat platina dapat digunakan sebagai elektroda referensi dan elektroda lawan. Semua potensial dapat diukur terhadap elektroda referensi, dan dikalibrasi menggunakan persamaan ERHE = EAg/AgCl + 0,059 pH + 0,197. Untuk menumbuhkan AgTe berpori, WTe2 direaksikan menggunakan voltametri siklik ganda antara −1,2 dan 0 volt dengan laju pemindaian 100 mV/s.[1]

Nanopartikel Ag2Te berlapis glutation dapat disintesis dengan menyiapkan larutan 9 mL yang mengandung 10 mM AgNO3, 5 mM Na2TeO3, dan 30 mM glutation. Larutan tersebut ditempatkan dalam penangas es. N2H4 ditambahkan ke dalam larutan dan reaksi dibiarkan berlangsung selama 5 menit dengan pengadukan konstan. Kemudian nanopartikel dicuci tiga kali dengan cara sentrifugasi, setelah tiga kali pencucian nanopartikel disuspensikan dalam PBS dan dicuci lagi dengan metode yang sama.[2]

Lihat pula

Bahan terkait

Referensi

  1. ↑ Kwon, Hagyeong; Bae, Dongyeon; Won, Dongyeun; Kim, Heeju; Kim, Gunn; Cho, Jiung; Park, Hee Jung; Baik, Hionsuck; Jeong, Ah Reum; Lin, Chia-Hsien; Chiang, Ching-Yu; Ku, Ching-Shun; Yang, Heejun; Cho, Suyeon (2021-04-27). "Nanoporous Silver Telluride for Active Hydrogen Evolution". ACS Nano (dalam bahasa Inggris). 15 (4): 6540–6550. doi:10.1021/acsnano.0c09517. ISSN 1936-0851. PMID 33784072. S2CID 232429859.
  2. ↑ Nieves, Lenitza M.; Dong, Yuxi C.; Rosario-Berríos, Derick N.; Mossburg, Katherine; Hsu, Jessica C.; Cramer, Gwendolyn M.; Busch, Theresa M.; Maidment, Andrew D. A.; Cormode, David P. (3 Agustus 2022). "Renally Excretable Silver Telluride Nanoparticles as Contrast Agents for X-ray Imaging". ACS Applied Materials & Interfaces (dalam bahasa Inggris). 14 (30): 34354–34364. doi:10.1021/acsami.2c06190. ISSN 1944-8244. PMC 9482380. PMID 35867906.


Ikon rintisan

Artikel bertopik senyawa anorganik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan