Senin, 02 November 2026
08:52 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Pengepungan Aspis

Konfrontasi pertama di daratan Afrika pada Perang Punik I

Bagikan:
Pengepungan Aspis
Bagian dari the Perang Punik I
TanggalAwal 255 SM
Lokasi
Aspis
36°51′N 11°6′E / 36.850°N 11.100°E / 36.850; 11.100
Hasil Kemenangan Romawi
Pihak yang terlibat
Republik Romawi Kartago
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Marcus Atilius Regulus Tidak diketahui

Pengepungan Aspis (bahasa Yunani Kuno:Ἀσπίς) atau Clupea (bahasa Yunani Kuno:Κλυπέα) atau Kelibia (bahasa Arab:قليبية), adalah pertempuran antara Republik Romawi dan Kartago yang terjadi pada 255 SM. Konfrontasi ini merupakan pertempuran pertama yang terjadi di tanah Afrika dalam Perang Punik I.

Latar belakang

Setelah mengalahkan armada maritim Kartago yang bertujuan untuk mencegah Romawi mencapai Afrika pada pertempuran Tanjung Ecnomus,[1] Akhirnya Romawi berhasil mencapai daratan tersebut dan berlabuh dekat Aspis, di selatan Kartago.[2]

Pertempuran

Bangsa Romawi bergerak untuk mengepung Aspis dengan membangun parit dan palisade untuk mempertahankan kapal-kapal mereka. Kartago belum siap untuk bertempur di daratan dan kota tersebut jatuh setelah garnisun Kartago melakukan perlawanan singkat.[3] Dengan merebut Clupea, pasukan Romawi berhasil menguasai wilayah di seberang Kartago dan mengamankan wilayah belakangnya untuk mencari musuh yang berada di depan.[4] Orang-orang Romawi memaksa Aspis untuk menyerah dan menempatkan garnisun yang cukup, lalu mengirim beberapa utusan ke Roma untuk mengabarkan tentang keberhasilannya dan siap untuk menerima instruksi tentang tindakan selanjutnya yang harus dilakukan. Orang-orang Romawi kemudian bergerak dengan seluruh kekuatannya dan berpencar ke seluruh negeri untuk menjarahnya.[5]

Akibat

Setelah berhasil mengalahkan Kartago, Romawi mengirim sebagian besar armadanya kembali menuju Roma, kecuali sejumlah 15.000 infanteri dan 500 kavaleri. Pasukan lainnya tetap berada di Afrika Utara dan melalui komando Marcus Atilius Regulus, bergerak maju ke pedalaman dan menjarah wilayah di sepanjang perjalanan, pasukan tersebut berhenti di kota Adis. Pengepungan Adis, berhasil memberi waktu kepada orang Kartago untuk mengumpulkan pasukan-pasukannya, hanya untuk membuat pasukan tersebut dikalahkan dalam Pertempuran Adys.[3]

Referensi

  1. ↑ Polybius. The Histories, I.28.
  2. ↑ Polybius. The Histories, I.29.
  3. 1 2 Siege of Aspis, 256 B.C. Rickard, J (10 Mei 2007), Siege of Aspis, 256 BC. Diakses tanggal 10 September 2021.
  4. ↑ "Roman invasion of Africa". The History of Rome. London: Carey, Lea & Blanchard. 1837. hlm. 109. siege of aspis.
  5. ↑ James Hampton, ed. (1823). "The General History of Polybius - Chapter III". The General History of Polybius. Vol. I (Edisi 5th). London: W. Baxter. hlm. 35. Diakses tanggal 10 September 2021.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Perang Punik I
120px-Hannibal_Slodtz_Louvre_MR2093.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perang Laskar Sewaan
Perang Punik II
Perang Punik III
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan