Selasa, 13 Oktober 2026
11:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Pedro II dari Brasil

Pedro II dari Brasil

Bagikan:
Pedro II
250px-Pedro_II_of_Brazil_-_Brady-Handy.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kaisar Brasil
Berkuasa7 April 1831 – 15 November 1889
(58 tahun, 222 hari)
Penobatan18 Juli 1841
PendahuluPedro I
Tituler Kaisar Brasil
Pretendence15 November 1889 – 5 Desember 1891
(2 tahun, 20 hari)
PenerusIsabel
AyahPedro I dari Brasil
IbuMaria Leopoldina dari Austria
PasanganTeresa Cristina dari Sisilia
KeturunanAfonso, Pangeran Kerajaan
Isabel
Leopoldina, Putri Saxe-Coburg-Kohary
Pedro, Pangeran Kerajaan
WangsaWangsa Braganza
Tanda tanganTanda tangan

Pedro II (pengucapan bahasa Portugis: [ˈpedɾu]; Inggris: Peter II; 2 Desember 1825– 5 Desember 1891)[1][2] adalah penguasa kedua dan terakhir Kekaisaran Brasil. Ia berkuasa selama 58 tahun. Nama lengkapnya adalah Pedro de Alcântara João Carlos Leopoldo Salvador Bibiano Francisco Xavier de Paula Leocádio Miguel Gabriel Rafael Gonzaga.[1][3][4][5] Lahir di Rio de Janeiro, ia adalah putra dari kaisar Pedro I dari Brasil dan Maria Leopoldina dari Austria. Pengunduran mendadak ayahnya dan kepergiannya ke Eropa pada tahun 1831 mengakibatkan Pedro yang masih berumur lima tahun berperan sebagai Kaisar, sehingga masa kecilnya suram dan sepi. Ia harus menghabiskan waktunya mempelajari persiapan untuk berkuasa. Pengalamannya dengan intrik istana dan sengketa politik memengaruhi karakternya selanjutnya.

250px-Pedro_II_circa_1887b_transparent.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pedro II, 1881.

Ia berhasil mengubah Brasil menjadi kekuatan baru di kancah internasional. Negara tersebut menjadi pengecualian di antara tetangga-tetangganya karena stabilitas politik, kebebasan berpendapat, penghormatan hak-hak sipil, pertumbuhan ekonomi yang giat, dan monarki parlementer representatif yang fungsional. Brasil juga berhasil memenangkan tiga konflik internasional (Perang Platine, Perang Uruguay, dan Perang Aliansi Tiga). Ia berusaha menghapuskan perbudakan meskipun ditentang oleh orang dengan kepentingan politik dan ekonomi.

Walau rakyat Brasil tidak menginginkan perubahan bentuk negara, sang kaisar dijatuhkan dalam kudeta yang menghendaki pendirian sebuah republik yang dikepalai oleh seorang diktator. Brasil selanjutnya terpeleset kedalam periode anarkisme, kediktatoran, dan krisis ekonomi. Akan tetapi, reputasi dan jasa Pedro II masih dikenang hingga kini.

Referensi

  1. 1 2 Bueno (2003), hal. 196.
  2. ↑ Barman (1999), hal. 85.
  3. ↑ Vainfas (2002), hal. 198.
  4. ↑ Calmon (1975), hal. 4.
  5. ↑ Schwarcz (1998), hal. 45.
  • Barman, Roderick J. Citizen Emperor: Pedro II and the Making of Brazil, 1825–1891. Stanford: Stanford University Press, 1999. ISBN 0-8047-3510-7 (Inggris)
  • Begent, Peter J.; Hubert Chesshyre; eds. The Most Noble Order of the Garter: 650 Years. London: Spink & Son Ltd., 1999. ISBN 1-902040-20-1 (Inggris)
  • Benevides, José Marijeso de Alencar. D. Pedro II, patrono da astronomia brasileira. Fortaleza: Imprensa oficial do Ceará, 1979. (Portugis)
  • Besouchet, Lídia. Pedro II e o Século XIX. 2. ed. Rio de Janeiro: Nova Fronteira, 1993. ISBN 85-209-0494-7 (Portugis)
Pedro II dari Brasil
Cabang kadet Wangsa Aviz
Lahir: 2 Desember 1825 Meninggal: 5 Desember 1891
Didahului oleh:
Pedro I
Kaisar Brasil
7 April 1831 – 15 November 1889
Diteruskan oleh:
Deodoro da Fonseca
sebagai Presiden
Kehilangan gelar
— TITULER —
Kaisar Brasil
15 November 1889 – 5 Desember 1891
Diteruskan oleh:
Isabel


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan