Minggu, 18 Oktober 2026
00:04 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Orde Singa Belanda

Orde Singa Belanda

Bagikan:
Orde Singa Belanda
Orde van de Nederlandse Leeuw
250px-Kruis_van_een_Ridder_in_de_Orde_van_de_Nederlandse_Leeuw.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Medali Kesatria Orde Singa Belanda
Dianugerahkan oleh 20px-Royal_Standard_of_the_Netherlands.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Raja Belanda
TipeOrde kekesatriaan dengan tiga kelas
Dibentuk29 September 1815
Negara Belanda
MottoVirtus Nobilitat
Dianugerahkan kepadaMereka yang berjasa dan bermanfaat luar biasa di masyarakat
StatusMasih dianugerahkan
Pemilik AgungRaja Willem-Alexander
KanselirMayjend. H. Morsink[1]
TingkatKesatria Salib Agung
Panglima
Kesatria
Tingkat sebelumnyaSaudara
Prioritas
Tingkat lebih tinggiMedali Kehormatan untuk Bantuan Kemanusiaan
Tingkat lebih rendahOrde Oranye-Nassau

Orde Singa Belanda (bahasa Belanda:De Orde van de Nederlandse Leeuw, bahasa Prancis:L'Ordre du Lion Néerlandais) merupakan sebuah orde kekesatriaan Belanda yang didirikan oleh Raja Willem I pada 29 September 1815.

Orde Singa Belanda hingga saat ini diberikan kepada orang terkemuka dari seluruh lapisan masyarakat, meliputi jenderal, menteri, wali kota besar, profesor dan ilmuwan terkemuka, industrialis, pegawai negeri sipil golongan tinggi, kepala hakim, serta artis terkenal. Sejak 1980, tanda kehormatan ini utamanya dianugerahkan atas jasa di bidang seni, ilmu pengetahuan, olahraga, dan literatur; sementara itu yang lainnya dianugerahkan Orde Oranye-Nassau.

Tanda kehormatan ini tingkatannya di bawah Orde Militer Willem. Kelas kedua dan ketiga dari tanda kehormatan ini tidak dapat dianugerahkan kepada warga negara asing. Warga negara asing yang memenuhi kriteria akan dianugerahkan Orde Oranye-Nassau ataupun Orde Mahkota.

Raja Belanda merupakan Pemilik Agung dari tanda kehormatan ini. Orde ini diberikan dalam tiga kelas. Dahulunya, juga ada medali untuk kelas "Saudara" yang tidak dianugerahkan lagi sejak 1960.[2] Kelas tersebut kemudian dihapuskan pada tahun 1994.

Kelas

  1. Kesatria Salib Agung – Diberikan kepada anggota keluarga kerajaan, kepala negara lain, serta beberapa mantan perdana menteri, pangeran, dan kardinal yang dipilih. Lencana tanda kehormatan berada di selempang yang dipakai di pundak kanan ditambah sebuah patra bintang dipakai di dada kiri.
  2. Panglima – Biasanya diberikan kepada orang Belanda yang memenangkan Penghargaan Nobel, beberapa artis, penulis, dan politikus yang terkenal. Lencana tanda kehormatan berada di kalung yang dikenakan di leher ditambah dengan patra salib yang bentuknya identik dengan lencana dipakai di dada kiri.
  3. Kesatria – Mengenakan lencana yang berbentuk medali di dada kiri.
  4. Saudara – Tidak lagi dianugerahkan. Mengenakan medalinya di dada kiri.
Pita tanda kehormatan
120px-NLD_Order_of_the_Dutch_Lion_-_Grand_Cross_BAR.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kesatria Salib Agung
120px-NLD_Order_of_the_Dutch_Lion_-_Commander_BAR.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Panglima
120px-NLD_Order_of_the_Dutch_Lion_-_Knight_BAR.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kesatria
120px-NLD_Order_of_the_Dutch_Lion_-_Brother_BAR.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Saudara

Insignia

Lencana Orde Singa Belanda berbentuk Salib Malta hasil sepuhan yang diemail putih dengan monogram "W" (Raja Willem I) berwarna emas di setiap lengannya. Tepat di tengah bagian depannya terdapat lingkaran berwarna biru yang diemail bertuliskan motto dari orde ini, yaitu Virtus Nobilitat. Bagian belakang dari lingkaran tersebut berupa lingkaran berwarna emas polos yang dilengkapi singa dari Lambang Kerajaan Belanda. Lencana ini menggantung pada ornamen berbentuk mahkota kerajaan.

Sama seperti anugerah kehormatan Belanda yang lain, orde ini juga terdiri atas beberapa kelengkapan tanda kehormatan seperti miniatur dan patra. Semua kelas dari orde ini memiliki miniatur sementara patra hanya terdapat di beberapa kelas saja. Tanda kehormatan dan kelengkapannya ini hanya dikenakan pada saat kesempatan formal saja. Selain itu, terdapat sebuah pita pengganti yang berukuran lebih kecil dari miniatur dan dipakai ketika mengenakan pakaian formal saja.[3]

Referensi

  1. ↑ "Kanselier der Nederlandse Orden" [Kanselir Tanda Kehormatan Belanda]. www.lintjes.nl (dalam bahasa Belanda). Kekanseliran Tanda Kehormatan Belanda. Diakses tanggal 20 Juli 2021.
  2. ↑ "Geschiedenis van de Orde van de Nederlandse Leeuw". www.lintjes.nl (dalam bahasa Belanda). Kekanseliran Tanda Kehormatan Belanda. Diakses tanggal 17 Agustus 2021.
  3. ↑ "Dragen van lintje". www.lintjes.nl (dalam bahasa Belanda). Kekanseliran Tanda Kehormatan Belanda. Diakses tanggal 17 Agustus 2021.

Pranala luar


40px-Netherlands_stub.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Belanda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan