Kamis, 15 Oktober 2026
18:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Pedro Calungsod

Bagikan:
Santo Pedro Calungsod
Katekis dan Martir Awam [1]
Lahirsekitar 1655
Wilayah Visayas, Filipina[2]
Meninggal2 April 1672(1672-04-02) (umur 17) [2]
Tumon, Guam
Dihormati diGereja Katolik
BeatifikasiVatikan 5 Maret 2000, Basilika St. Petrus, Kota Vatikan oleh Paus Yohanes Paulus II
KanonisasiVatikan 21 Oktober 2012, Basilika St. Petrus, Kota Vatikan oleh Paus Benediktus XVI
Tempat ziarahCebu Archdiocesan Shrine of Saint Pedro Calungsod, Archbishop's Residence Compound, 234 D. Jakosalem St., Cebu City 6000 PH
Pesta2 April
AtributPalma martir, tombak, bolo, buku Katekisme, Rosaria, Kristogram, Salib
PelindungKaum muda Filipina, Katekumen, putra altar, Filipina, Pekerja Filipina Perantauan, Guam, Cebuano, Visayan, Keuskupan Agung Cebu

Santo Pedro Calungsod (bahasa Latin:Petrus Calungsod, bahasa Italia:Pietro Calungsod; (21 Juli 1654[3] – 2 April 1672), juga dikenal sebagai Peter Calungsod atau Pedro Calonsor, adalah seorang pemuda Filipina Katolik Roma yang diberkati dan seorang migran, sakristan dan katekis misionaris, yang bersama dengan misionaris Yesuit Spanyol, Diego Luis de San Vitores, mengalami penganiayaan keagamaan dan kemartiran di Guam pada karya misionaris mereka pada 1672.[4]

Calungsod secara resmi dibeatifikasikan pada 5 Maret 2000 oleh Paus Yohanes Paulus II. Calungsod secara resmi dikanonsasikan oleh Paus Benediktus XVI di Basilika Santo Petrus di Kota Vatikan pada 21 Oktober 2012.[5]

Tahun-tahun awal dan karya misionaris

250px-Coello_-_Mariana_of_Austria_as_a_Widow.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ratu Mariana dari Austria, Wali Spanyol, benefactress dari misi ke Kepulauan Ladrones.

Asal mula yang dipersengketakan

Beberapa detail kehidupan awal Calungsod (disebut Calonsor dalam catatan Spanyol) diketahui. Catatan secara tidak menyebutkan tempat lahir dan tanggal lahir dan biasanya mengidentifikasikan dirinya sebagai "Pedro Calonsor, el Visayo". Penelitian sejarah mengidentifikasikan Ginatilan di Cebu, Hinunangan dan Hinundayan di Leyte Selatan, dan distrik Molo di Kota Iloilo[4] sebagai kemungkinan tempat asalnya; Loboc, Bohol juga diklaim.[6] Dari klaim-klaim tersebut, salah satu dari Molo, Iloilo dan Ginatilan, Cebu dianggap yang terkuat. Kamp Cebu beralasan bahwa Ginatilan berisi konsentrasi-konsentrasi orang tertinggi yang bermarga Calungsod dan pada saat proses beatifikasi, mereka menjadi pengklaim asli dari tempat lahir Calungsod.

Proponen-proponen dari asal mula Ilonggo berpendapat bahwa pada periode Spanyol awal, istilah "Visayan" secara eksklusif merujuk kepada orang-orang dari pulau Negros atau Panay, di mana orang-orang dari Cebu, Bohol dan Leyte disebut "Pintados".[7]

Ikonografi

Dalam film

Pedro Calungsod: Batang Martir adalah sebuah film Filipina yang dirilis pada 25 Desember 2013 sebagai entri resmi dari Festival Film Metro Manila 2013. Film tersebut diproduksi oleh HPI Synergy Group dan Wings Entertainment, dibiayai oleh aktor Rocco Nacino dan ditulis dan disutradarai oleh Francis O Villacorta.

Gambar

Daftar pustaka

  • Arevalo, Catalino. Pedro Calungsod, Young Visayan Proto-Martyr, Archdiocese of Manila Youth Ministry 1998, New edition from the Daughters of St. Paul, Manila 2000
  • Leyson, Ildebrando Jesus. Pedro Calonsor Bisaya, Prospects of a Teenage Filipino, Cebu City, Claretian Publications 1999.
  • Leyson, Ildebrando Jesus A. Pedro Calonsor Bissaya: Prospects of a Teenage Filipino. Second Edition. Cebu: Basic Graphics, 2000. ISBN 971-501-834-3

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Carlomagno Bacaltos. "A Catechetical Primer on the Life, Martyrdom and Glorification of Blessed Pedro Calungsod - Part 2". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-21. Diakses tanggal 31 Oktober 2014.
  2. 1 2 Carlomagno Bacaltos. "A Catechetical Primer on the Life, Martyrdom and Glorification of Blessed Pedro Calungsod - Part 1". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-21. Diakses tanggal 31 Oktober 2014.
  3. ↑ "Blessed Pedro Calungsod By Emy Loriega / The Pacific Voice". Diakses tanggal 31 Oktober 2014.
  4. 1 2 "Saint Pedro Calungsod". Research Center for Iloilo. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-09. Diakses tanggal 31 Oktober 2014.
  5. ↑ EWTN Televised Broadcast: Public Consistory for the Creation of New Cardinals. Roma, 18 Februari 2012. Saint Peter's Basilica. Closing remarks before recession preceded by Cardinal Agostino Vallini.
  6. ↑ "About Pedro Calungsod - Pedro Calungsod". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-31. Diakses tanggal 31 Oktober 2014.
  7. ↑ G. Nye Steiger, H. Otley Beyer, Conrado Benitez, A History of the Orient, Oxford: 1929, Ginn and Company, pp. 122–123.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan