Minggu, 11 Oktober 2026
10:17 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Lorenzo Ruiz

Lorenzo Ruiz

Bagikan:
Untuk munisipalitas di Filipina, lihat San Lorenzo Ruiz, Camarines Norte. Untuk sekolah di Filipina, lihat Sekolah Lorenzo Ruiz de Manila.
Santo Lorenzo Ruiz dari Manila
250px-03973jfCubao_Cathedral_Interior_Quezon_Cityfvf_09_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Santo dan Protomartir Filipina Pertama
Lahirsekitar 1600
Binondo, Manila, Kekaptenan Jenderal Filipina
Spanyol Hindia Timur Spanyol
MeninggalSeptember 29, 1637 (umur 36–37)
Bukit Nishizaka, Nagasaki,
Jepang
Dihormati diGereja Katolik
BeatifikasiFilipina 18 Februari 1981, Manila oleh Paus Yohanes Paulus II
KanonisasiVatikan 18 Oktober 1987, Vatikan oleh Paus Yohanes Paulus II
Tempat ziarahGereja Binondo, Binondo, Manila, Filipina
Pesta28 September
Atributrosario dalam tangan yang menutup, gallows dan pit, Barong Tagalog atau camisa de chino dan trousers hitam, salib, palma kemartiran
PelindungFilipina, Orang Filipina, Pekerja Filipina Perantauan dan pekerja migran, orang miskin, keluarga yang terpisah, pemuda Filipina, Tionghoa Filipina, pelayan altar Filipina, orang Tagalog, Keuskupan Agung Manila.

Santo Lorenzo Ruiz dari Manila (bahasa Tagalog:San Lorenzo Ruiz ng Maynila; bahasa Spanyol:San Lorenzo Ruiz de Manila; bahasa Latin:Sanctus Laurentius Ruiz Manilensis; sekitar 1600 – 29 September 1637) adalah seorang santo Filipina yang dimuliakan dalam Gereja Katolik Roma. Sebagai seorang Tionghoa Filipina, ia menjadi protomartir di negara tersebut setelah penghukuman matinya di Jepang oleh Keshogunan Tokugawa pada saat penganiayaannya terhadap Kristen Jepang pada abad ke-17.

Santo Lorenzo adalah santo pelindung Filipina dan orang Filipina.

Kehidupan awal

250px-001-binondochurch.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gereja Binondo, biara utama dari St Lorenzo Ruiz

Lorenzo Ruiz lahir di Binondo, Manila dari seorang ayah Tionghoa dan seorang ibu Filipina yang keduanya adalah Katolik. Ayahnya mengajarkannya bahasa Tionghoa sementara ibunya mengajarkan bahasa Tagalog.[1][2]

Ruiz bertugas sebagai putra altar di Gereja Binondo. Setelah didik oleh para biarawan Dominikan selama beberapa tahun, Ruiz diberi gelar escribano (kaligrafer) karena kemampuan penmanshipnya. Ia menjadi anggota Cofradia del Santísimo Rosario (Konfraternitas Rosario Paling Kudus). Ia menikah dengan Rosario, seorang pribumi, dan mereka memiliki dua putra dan seorang putri.[3] Keluarga Ruiz biasanya memimpin kedamaian, keagamaan, dan kehidupan yang berisi.

Pada 1636, ketika bekerja sebagai clerk pada Gereja Binondo, Ruiz yang tidak bersalah dituduh membunuh seorang Spaniard. Ruiz diberikan suaka untuk naik sebuah kapal bersama dengan tiga pendeta Dominikan: Santo Antonio Gonzalez; Santo Guillermo Courtet; Santo Miguel de Aozaraza, seorang pendeta Jepang; Santo Vicente Shiwozuka de la Cruz; dan seorang Santo awam berpenyakit kusta yang bernama Lázaro dari Kyoto. Ruiz dan para pengikutnya pergi ke Okinawa pada 10 Juni 1636, bersama dengan Romo-Romo Dominikan dan Fr Giovanni Yago.[1][2][4]

Kemartiran

Keshogunan Tokugawa menganiaya Kristen pada waktu Ruiz datang ke Jepang. Para misionaris ditangkap dan dimasukkan ke penjara, dan setelah dua tahun, mereka ditransfer ke Nagasaki untuk dihadapkan dengan hukuman. Ia dan para pengikutnya dihadapkan dengan jenis hukuman yang berbeda.[3]

Pada 27 September 1637, Ruiz dan para pengikutnya dibawa ke Bukit Nishizaka, dimana mereka dihukum dengan cara digantung diatas sebuah pit. Bentuk hukuman ini dikenal sebagai tsurushi (釣殺し) dalam bahasa Jepang atau horca y hoya ("gallows dan pit") dalam bahasa Spanyol. Jenazahnya dikremasi, dan abunya ditenggelamkan ke laut.[1][2][4]

Kesantoan

Penyebab beatifikasi dan kanonisasi

250px-Portrait_of_Lorenzo_Ruiz_in_San_Carlos_Seminary.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Ruiz di Seminari San Carlos, Kota Makati.

Positio Super Introductione Causae atau penyebab beatifikasi St. Lorenzo Ruiz ditulis oleh seorang sejarawan, Fr. Fidel Villarroel, O.P. Ruiz dibeatifikasikan pada saat kunjungan kepausan Paus Yohanes Paulus II di Filipina.[5][6][7] Ini adalah upacara beatifikasi pertama yang diadakan di luar Vatikan dalam sejarah. San Lorenzo Ruiz dikanonisasikan oleh Paus yang sama di Vatican City pada 18 Oktober 1987, yang menjadikannya sebagai santo Filipina pertama.[1][2][4]

Mukjizat

Kanonisasinya berdasarkan pada sebuah mukjizat yang terjadi pada 1983, ketika Cecilia Alegria Policarpio, seorang perempuan berusia 2 tahun sembuh dari atrofi otak (hidrosefalus), yang terjadi setelah keluarga dan para pendukungnya berdoa kepada Ruiz untuk kesembuhannya. Ia didiagnosis dengan kondisi tersebut tak lama setelah lahir dan dirawat di Pusat Pengobatan Magsaysay.[8]

Tempat dan bangunan yang dinamakan Lorenzo Ruiz

Di Filipina

Tempat

Gereja

Institusi pendidikan

Lain-Lain

Luar negeri

Gereja

Institusi pendidikan

Lain-lain

  • Pusat Komunitas San Lorenzo Ruiz de Manila di Sugar Land, Texas, Amerika Serikat

Tribut lainnya

Lorenzo Ruiz masuk dalam Communion of Saints Tapestries karya pelukis Amerika John Nava, sebuah penggambaran dari 135 santo/santa dan beati yang digantung di dalam Katedral Bunda dari Angels di Los Angeles, California.[10]

Pada 28 September 2007, Gereja Katolik merayakan peringatan ke-20 kanonisasi Ruiz. Kardinal yang kemudian menjadi Uskup Agung Manila yang bernama Gaudencio Rosales berkata: “Kahit saan nandoon ang mga Pilipino, ang katapatan sa Diyos ay dala-dala ng Pinoy.” ("Dimanapun orang Filipina, Pinoy mengirimkan fidelitas kepada Allah.")[11]

Dalam budaya populer

Film dan teater

Buku

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 "Kunjungan Presiden Her Excellency Gloria Macapagal-Arroyo saat Berpartisipasi dalam KTT Dunia 2005 - High Level plenary session of the Sesi ke-60 dari Majelis Utama Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Amerika Serikat, 12–15 September 2005", Pers Kit, Office of the President, Government Mass Media Group, Bureau of Communications Services, Manila, September, 2005.
  2. 1 2 3 4 Religion-Cults.com Dominguez, J, M.D., September 28: Saints of the Day, Saint Lorenzo Ruiz and Companions, 1600-1637, Religion-Cults.com, retrieved on: 10 June 2007
  3. 1 2 Foley O.F.M., Leonard. Saint of the Day, Lives, Lessons and Feast, (revised by Pat McCloskey O.F.M), Franciscan Media
  4. 1 2 3 Filipino Apostolate/Archdiocese of New York, Chapel of San Lorenzo Ruiz, ChapelofSanLorenzoRuiz.org Diarsipkan 2008-11-20 di Wayback Machine, retrieved on: 9 June 2007
  5. ↑
  6. ↑
  7. ↑
  8. ↑ thepinoycatholic.blogspot.com tentang St. Lorenzo Ruiz
  9. ↑ Saint Lorenzo Parish Community
  10. ↑ "image of St. Lorenzo Ruiz in the Communion of Saints Tapestries". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-02-20. Diakses tanggal 2015-02-24.
  11. ↑ "Church marks 20th anniversary of Lorenzo Ruiz sainthood"[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan