Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait, atau pranala luar, tetapi sumbernya belum jelas karena belum menyertakan kutipan pada kalimat. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetail bila perlu. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus. Cari sumber: "Kanonisasi" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |

Kanonisasi merupakan sebuah proses yang melibatkan pembuktian bahwa kandidat telah menjalankan kebajikan-kebajikan dengan ksatria sehingga layak untuk dinyatakan sebagai santo atau santa. Hal ini dilakukan oleh Katolik Roma dan Ortodoks Timur, dan juga Ortodoks Oriental.
Orang-orang pertama yang dianugerahi gelar Santo/Santa adalah para martir. Legenda kesalehan mereka sampai kematiannya dianggap sebagai pengakuan iman mereka terhadap Kristus.
Paus Yohanes Paulus II mendapat gelar Santo 9 tahun 3 Minggu, 4 hari setelah kematiannya. Jarang sekali ada seseorang yg memiliki gelar Santo dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun
| Tahapan Kanonisasi dalam Gereja Katolik |
|---|
| Hamba Allah → Venerabilis → Beatifikasi → Santo/Santa |
Lihat pula
Pranala luar
- Canonization of Saints Diarsipkan 2006-10-26 di Wayback Machine - Describes the significance and process of canonizing saints.
- Entry on canonization and beatification in the Catholic Encyclopedia
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |