Senin, 21 September 2026
05:21 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Pavan Sukhdev

Pavan Sukhdev

Pavan Sukhdev
250px-Pavan_Sukhdev_%2810186874696%29_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sukhdev in October 2013
Lahir30 Maret 1960 (umur 66)
Delhi, India
AlmamaterCollège du Léman, Swiss

Dover College, Britania Raya

University of Oxford, Britania Raya
PekerjaanEnvironmental economist
Situs webpavansukhdev.com

Pavan Sukhdev adalah seorang ekonom lingkungan India yang bidang studinya meliputi ekonomi hijau dan keuangan internasional. Pavan Sukhdev adalah Penasihat Khusus dan Kepala Inisiatif Ekonomi Hijau UNEP, proyek PBB yang bertujuan untuk menunjukkan bahwa penghijauan ekonomi bukanlah beban pada pertumbuhan tetapi mesin baru untuk menumbuhkan kekayaan, meningkatkan lapangan kerja yang layak, serta mengurangi kemiskinan yang terus-menerus. Pavan juga merupakan Pemimpin Studi dari TEEB (The Economics of Ecosystems and Biodiversity) yang ditugaskan oleh G8+5 dan diselenggarakan oleh UNEP. Di bawah kepemimpinannya, TEEB mengukur masalah global dari hilangnya keanekaragaman hayati dan degradasi ekosistem dalam hal ekonomi dan kesejahteraan manusia, serta memberikan solusi yang ditujukan pada para pembuat kebijakan, administrator, bisnis dan warga negara. TEEB mempresentasikan rangkaian Laporan Akhir yang diakui secara luas pada pertemuan PBB oleh Konvensi Keanekaragaman Hayati di Nagoya (Protokol Nagoya), Jepang.[1]

Referensi

  1. "Biography Pavan Sukhdev". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-29. Diakses tanggal 2015-01-29.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan