PT Telkom Satelit Indonesia atau disingkat Telkomsat, adalah anak usaha Telkom Indonesia yang bergerak dalam penyedia layanan satelit yang berstandar Internasional dengan lingkup portofolio bisnis yang komprehensif dan inovatif dari hulu hingga ke hilir. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, selain memiliki kantor Pusat di Indonesia juga memiliki Kantor Internasional di Malaysia.[2]
Sejarah

Tanggal 3 Mei 2018 menjadi tonggak sejarah bagi Perseroan yang ditandai dengan penggabungan 3 entitas Patrakom, Metrasat, dan Prosat Telkom menjadi PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) sebuah langkah strategis untuk memperkuat bisnis satelit Telkom. Tahun yang sama, Telkomsat meraih lisensi sebagai penyelenggara jaringan tetap tertutup (Jartup) Satelit, melaksanakan serah-terima Satelit Merah Putih dari Space System Loral (SSL), dan resmi mengoperasikan satelit tersebut.[3]
Pada tahun 2019, Telkomsat memperkenalkan logo barunya dan pada tahun ini Telkomsat melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama untuk pengelolaan Satelit Telkom-2 dan Telkom-3S dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
Pada pertengahan tahun 2020, Telkomsat melakukan penandatanganan CSPA (Conditional Share Purchase Agreement) dengan Telin terkait pengalihan 36% saham TSGN dari Telin kepada Telkomsat. Pada tahun yang sama juga terjadi pemisahan SBU Metrasat dari Telkom Metra sebagai langkah konsolidasi pengelolaan seluruh bisnis satelit TelkomGroup dibawah alih Telkomsat. Dan diakhir tahun 2020, Telkomsat ditunjuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) sebagai pemenang seleksi pengguna Filing Satelit Indonesia di Slot Orbit 113 BT.
Di tahun 2021, Telkomsat menandatangani Sale and Purchase Agreement (SPA) dengan Telin terkait akusisi 36% saham TSGN. Pada tahun yang sama, Telkomsat juga menandatangani Kontrak Kerja Sama dengan Thales Alenia Space untuk membangun High Throughput Satellite (HTS) di Slot Orbit 113BT.
Memasuki tahun 2022, Telkomsat mendapatkan Hak Labuh Satelit Starlink dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) khusus untuk penggelaran layanan backhaul, selain juga mendapatkan License for Commercialization/ISR untuk layanan Starlink ini. Pada tahun ini pula dilakukan komersialisasi perdana Starlink.[2]
Pada tahun 2023, Telkomsat memperbaharui tagline terbarunya menjadi "Discover New Horizons". Melalui tagline baru ini diharapkan Telkomsat terus menunjukkan komitmennya untuk selalu relevan dalam bisnis dan teknologi satelit serta berinovasi untuk menemukan peluang-peluang baru.
Pada bulan Februari 2024, perusahaan meluncurkan High Troughput Satellite (HTS) pertama yang diberi nama Satelit Merah Putih-2 yang melengkapi satelit yang dioperasikan sebelumnya diantaranya : Satelit Telkom-3S, Satelit Merah Putih, Satelit / Kondosat MySat (dioperasikan oleh TSGN, anak usaha Telkomsat di Malaysia).
Selanjutnya pada tahun yang sama, Telkomsat juga melengkapi Satelit HTS-nya dengan telah mengorbitnya satelit hasil kerjasama komersial antara Telkomsat dengan APSTAR (operator satelit asal Hongkong) yang diberi nama Satelit Merah Putih-3.
Pada tahun 2025, Telkomsat Resmikan Community Gateway (CGW) Merauke untuk memperkuat Infrastruktur Konektivitas Papua. Inisiatif ini merupakan langkah strategis TelkomGroup untuk menghadirkan konektivitas andal di wilayah Timur Indonesia. Fasilitas ini sekaligus menjadi Community Gateway pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, serta menjadi bagian dari jaringan global ke-10 di dunia. Pembangunan fasilitas ini merupakan wujud komitmen Telkomsat untuk memastikan kualitas layanan konektivitas TelkomGroup yang prima dapat dirasakan hingga wilayah paling timur Indonesia. Didukung dengan teknologi satelit Low Earth Orbit (LEO) yang mampu memberikan solusi kapasitas yang besar, latensi rendah dan kualitas layanan yang stabil, serta cocok digunakan sebagai main link maupun backup jaringan telekomunikasi yang sudah ada.
Dengan kapasitas satelit yang dimiliki saat ini, membuktikan komitmen Telkomsat untuk mengambil peran penting pembangunan dan penyediaan layanan konektivitas, baik untuk populated area maupun geographycal area di seluruh wilayah NKRI dan kawasan Asia Tenggara.
Pada tahun 2026, Telkomsat melanjutkan pembangunan infrastruktur dan portofolio layanan berbasis satelit. Pada awal tahun, Telkomsat melakukan penyesuaian nama (rebranding) produk Mangoes menjadi Internet Merah Putih sebagai layanan internet broadband berbasis HTS untuk memperluas akses digital di Indonesia. Pada Mei 2026, TelkomGroup melalui Telkomsat meresmikan Community Gateway (CGW) Wamena di Papua Pegunungan sebagai infrastruktur gateway satelit yang berfungsi sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas di wilayah Papua Pegunungan. Fasilitas tersebut menjadi Community Gateway kedua setelah Community Gateway Merauke diresmikan pada tahun 2025. [4]
Pada tahun yang sama juga, Telkomsat turut memperluas pengembangan Earth Observation dan Earth Intelligence, antara lain melalui kerja sama dengan Nara Space dan STAR.VISION dalam pengembangan teknologi penginderaan bumi berbasis satelit serta pengembangan platform GeoTSAT untuk pemanfaatan data satelit dan analis geopasial. Telkomsat juga memperluas eksplorasi teknologi satelit generasi berikutnya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan UNIVITY untuk menjajaki pemanfaatan arsitekur Very Low Earth Orbit (VLEO) dan layanan Direct-to-Device (D2D) di Indonesia.[5]
Referensi
- 1 2 3 "Dewan Direksi". PT Telkom Satelit Indonesia. Diakses tanggal 14 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Sekilas Perusahaan". PT Telkom Satelit Indonesia. Diakses tanggal 15 April 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ PT Petra Telekomunikasi Indonesia (Pertakom) berubah nama menjadi PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat)
- ↑ "Telkom & Telkomsat Perkuat Internet Papua, Community Gateway Wamena Resmi Beroperasi". Kontan. Diakses tanggal 2026-09-14.
- ↑ "Telkomsat dan UNIVITY jajaki pengembangan teknologi VLEO dan Direct-to-Device di Indonesia". Antara News. Diakses tanggal 2026-09-14.
| Anak usaha | ||
|---|---|---|
| Produk | ||
| Satelit | ||
| Pendidikan | ||