Minggu, 20 September 2026
11:25 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Palimpsest

Palimpsest

halaman naskah yang digunakan berkali-kali

250px-Codex_ephremi_%28The_S.S._Teacher%27s_Edition-The_Holy_Bible_-_Plate_XXIV%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Codex Ephraemi Rescriptus dari Bibliothèque nationale de France

Palimpsest adalah naskah perkamen yang dituliskan di atas bahan yang dituliskan di atas bahan yang pernah ditulisi tulisan lain.[1] Kadang-kadang tulisan lain itu pun masih dapat dibaca.[1] Namun, tulisan itu baru bisa terbaca dengan cara menggunakan fotografi ultraviolet.[1] Palimpsest tidak akan terbaca jika hanya menggunakan mata telanjang.[1] Pada zaman Perjanjian Baru, proses penulisan masih memakai perkamen atau kulit hewan.[1] Penulisan dilakukan dengan susu dan gandum.[1] Perkamen ini biasanya digunakan untuk mengumumkan perintah dari pemerintah.[1] Namun, ada kecenderungan untuk memakainya kembali karena perkamen tersebut masih layak untuk digunakan.[1] Walters Art Museum merupakan tempat di mana Palimpsest.[1] sejumlah pekerjaan kuno banyak yang menggunakan palimpsest.[1]

Kata Palimpsest dari merupakan kata latin yang berasal bahasa Yunani παλιν + ψαω = (palin "lagi" + psao "saya mengikis" dan berarti dikikis, kemudian dibersihkan dan digunakan kembali. Istilah ini pun dalam konteks yang sama telah digunakan di dengan disiplin lainnya, khususnya bidang arsitektur dan arkeologi.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 W. R. F. Brown.2008.Kamus Alkitab.Jakarta.Gunung Mulia.303.
  2. M. Graham. 2010. Neogeography and the Palimpsests of Place. Tijdschrift voor Economische en Sociale Geografie.422.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan