Jumat, 16 Oktober 2026
12:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo

Ordo Saudara Dina Kapusin

tarekat religius Gereja Katolik

Bagikan:
Religious order of Franciscan friarsTemplat:SHORTDESC:Religious order of Franciscan friars
Ordo Saudara Dina Kapusin
Ordo Fratrum Minorum Capuccinorum[1] (Latin)
Tanggal pendirianDidirikan pada tahun 1209 oleh Santo Fransiskus dari Assisi dan hingga terjadinya reformasi yang bertujuan untuk mendapatkan kembali semangat asli Santo Fransiskus dan Kebiasaan Asli Santo Fransiskus tetap menjadi bagian dari cabang utama. Reformasi Kapusin dimulai pada tahun 1525.[1]
PendiriSanto Fransiskus dari Assisi
Direformasi menjadi Kapusin oleh Matteo Serafini
Kantor pusatVia Piemonte 70,
Roma, Italia[1]
Jumlah anggota (2020)
10.349 (6.882 Imam)[1]
Minister General
Sdr. Roberto Genuin, O.F.M. Cap
Post-nominal initials
O.F.M. Cap
Situs webofmcap.org[1]


Ordo Saudara Dina Kapusin (bahasa Latin: Ordo Fratrum Minorum Capuccinorum ; disingkat sebagai O.F.M. Cap.) adalah salah satu tarekat religius dalam Gereja Katolik yang didasarkan pada prinsip hidup Fransiskan seturut teladan Santo Fransiskus dari Assisi. Setiap anggota Ordo Saudara Dina Kapusin yang mengucapkan kaul kekal disebut sebagai seorang Kapusin. Pemimpin para Kapusin saat ini adalah Roberto Genuin.

Kapusin di Indonesia

Ordo Kapusin mulai berkarya di Indonesia Sejak tahun 1905 tepatnya di kota Singkawang. Pada tahun 1911, Ordo ini mendirikan sekolah bagi orang Dayak di kampung Pelanjau. Musibah robohnya sekolah dan asrama murid serta wabah penyakit yang mengakibatkan meninggalnya dua anak asrama membuat penghuni asrama lari dan pula. Lokasi sekolah dan asrama lalu dipindahkan ke Desa Nyarumkop pada tahun 1916.[2]

Sejak Februari 1994 di mekar kan menjadi 3 provinsi: Medan, Sibolga, dan Pontianak. Di Medan terdapat saat ini (Mei 2003) sebanyak 167 orang (kaul kekal 104 orang (88 Imam, 10 bruder dan 6 Frater) dan kaul sementara 63 orang (Frater 47, bruder 2 dan novis 14)). Di Provinsi Sibolga terdapat 60 Saudara berkaul kekal, 30 berkaul sementara, dan 5 Novis. Imam, bruder dan frater hidup bersama sebagai saudara.[3]

Pada tahun 2015, Provinsi Sibolga dimekarkan menjadi dua Kustodi, yakni Kustodi General Sibolga dan Kustodi General Kepulauan Nias sehingga Ordo Kapusin di Indonesia kini memiliki 4 jajaran. Ordo Kapusin ini adalah salah satu ordo yang miskin.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 "Order of Friars Minor Capuchin (Institute of Consecrated Life - Men) [Catholic-Hierarchy]".
  2. ↑ Aloy 2019, hlm. 8.
  3. ↑ "Kapusin dalam angka". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-06-20. Diakses tanggal 2010-02-04.
  4. ↑ Hong, William (2023-07-09). "Mgr Victorius Dwiardy OFM Cap, Uskup Baru Banjarmasin Asal Kalimantan Barat! Simak Profil Dan Perjalanannya! - Dio Tv - Halaman 3". Mgr Victorius Dwiardy OFM Cap, Uskup Baru Banjarmasin Asal Kalimantan Barat! Simak Profil Dan Perjalanannya! - Dio Tv - Halaman 3. Diakses tanggal 2023-10-02.

Karya dikutip

  • Aloy, Aloysius. RB. Sugiantoro (ed.). Semangat Dayak: Catatan Perjuangan Politik Partai Persatuan Dayak-PPD (1945-1963). Jakarta: Penerbit Buku Kompas. ISBN 978-623-241-007-7.

Pranala luar

Ordo dengan pria dan wanita
Lambang Vatikan
Lambang Vatikan
Ordo khusus pria
Ordo khusus wanita


Ikon rintisan

Artikel bertopik Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan