Senin, 19 Oktober 2026
02:32 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Orang Surigaonon

kelompok etnik Bisayak

Bagikan:
Surigaonon
Jumlah populasi
367.278[1] (2010)
Daerah dengan populasi signifikan
Filipina
(Caraga, Region Davao)
Bahasa
Surigaonon, Cebuano, Tagalog
Agama
sebagian besar Katolik Roma

Surigaonon adalah suku bangsa yang mendiami dataran pesisir timur Mindanao, khususnya di provinsi Surigao del Norte, Surigao del Sur dan Kepulauan Dinagat. Mereka juga menempati provinsi Agusan del Norte, Agusan del Sur, dan Davao Timur. Mereka termasuk bagian dari orang Bisaya, yang merupakan kelompok etnolinguistik terbesar di Filipina.

Demografi

Saat ini, Surigaonon berjumlah sekitar 1.000.000 jiwa berdasarkan populasi penutur bahasa Surigaonon di Surigao del Norte, Surigao del Sur, dan Agusan del Norte.

Nenek moyang mereka adalah para imigran berbahasa Austronesia yang datang dari Tiongkok Selatan pada Zaman Besi. Bahasa mereka mirip dengan Cebuano, meskipun terdapat perbedaan dalam beberapa kata dan frasa lokal. Oleh karena itu, sebagian besar ahli bahasa menganggapnya sebagai bahasa terpisah. Karena masuknya pendatang Cebuano ke Mindanao, Surigaonon juga menggunakan bahasa Cebuano sebagai bahasa kedua, bahasa lain yang digunakan adalah bahasa Tagalog dan bahasa Inggris sebagai bahasa ketiga. Mayoritas Surigaonon adalah pemeluk Katolik Roma dengan sedikit pemeluk Islam, berbeda dengan kerabat mereka Tausug yang sebagian besar adalah Muslim.

Budaya

Suku Surigaonon memiliki budaya yang mirip dengan Cebuano. Surigaonon Pra-Hispanik gemar membuat desain dan ornamen tradisional. Kebanyakan orang Surigaonon bekerja sebagai petani.

Referensi

Pribumi
Dataran rendah
Luzon
Moro
Visayan
Dataran tinggi
Igorot
Lumad
Mangyan
Negrito
Palaweño
Suludnon
Non-pribumi
Amerika
Asia
Eropa
Timur Tengah


Ikon rintisan

Artikel bertopik kelompok etnik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan