Minggu, 11 Oktober 2026
01:50 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Suku Bajau

Suku Bajau

kelompok etnik pribumi yang berasal dari wilayah maritim Asia Tenggara

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan perhatian dari ahli subjek terkait. Harap tambahkan alasan atau pranala ke halaman pembicaraan untuk menjelaskan masalah pada artikel tersebut. Jika Anda adalah ahli yang dapat membantu, silakan perbaiki kualitas artikel ini.
Suku Bajau
(Sama atau Samal)
250px-Bajau_Laut_Pictures_6.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 250px-Bajau-Philippines_4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 250px-Daily_Activity_Bajau_Tribe_in_Bajau_Sampela_Village%2C_Wakatobi_Indonesia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
dari atas:Sama-Bajau membuang sauh kapal keluarga (Banglo) di Malaysia, Kampung orang Sama-Bajau di Filipina, Suku Bajau di Kampung Sampela, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara
Jumlah populasi
± 470.000 di Filipina; ± 440.672 di Sabah, Malaysia; ± 241.836 di Indonesia; ± 12.000 Brunei.[1][2][3][4]
Daerah dengan populasi signifikan
 Filipina
(Kepulauan Sulu, Semenanjung Zamboanga, Davao del Sur, Mindanao)

 Malaysia
(Sabah)

 Indonesia
(Kalimantan dan Sulawesi)

 Brunei
Bahasa
Rumpun Sama-Bajau,[5] Tausūg, Cebuano, Tagalog, Melayu, Indonesia dan Inggris
Agama
Islam Sunni (mayoritas),
Abangan, Animisme, Kristen
Kelompok etnik terkait
Yakan, Iranun,
Tausūg, Moro lainnya,
Melayu dan Bangsa Austronesia lainnya

Suku Bajau atau Suku Sama adalah suku bangsa nomaden yang hidup di atas laut, sehingga disebut gipsi laut. Suku Bajau menggunakan bahasa Sama-Bajau. Suku Bajau sejak ratusan tahun yang lalu sudah menyebar ke negeri Sabah, berbagai wilayah Indonesia, dan wilayah Filipina seperti Kepulauan Sulu. Suku Bajau juga merupakan anak negeri di Sabah. Suku-suku di Kalimantan diperkirakan bermigrasi dari arah utara (Filipina) pada zaman prasejarah. Suku Bajau yang Muslim ini merupakan gelombang terakhir migrasi dari arah utara Kalimantan yang memasuki pesisir Kalimantan Timur hingga Kalimantan Selatan, dan menduduki pulau-pulau di sekitarnya, lebih dahulu daripada kedatangan suku-suku Muslim dari rumpun Bugis yaitu suku Bugis, suku Mandar. Saat ini, Suku Bajau menyebar hampir di seluruh kepulauan Indonesia (terutama Indonesia Timur). Kebanyakan Suku Bajau yang menyebar mulai tinggal menetap dan berbaur dengan suku-suku lain.

Wilayah yang terdapat suku Bajau di Indonesia, antara lain:

  1. Kalimantan Utara (Nunukan, Tana Tidung, Tarakan, dan Bulungan)[6]
  2. Kalimantan Timur (Berau, Bontang, Balikpapan dan lain-lain)[7]
  3. Kalimantan Selatan (kabupaten Kotabaru) disebut orang Bajau Rampa Kapis[8][9][10]
  4. Sulawesi Selatan (Selayar)
  5. Sulawesi Tenggara
  6. Nusa Tenggara Barat
  7. Nusa Tenggara Timur (Pulau Boleng, Seraya, Longos, Komodo dan sekitarnya)
  8. Sapeken, Sumenep
  9. Wilayah Indonesia timur lainnya

Referensi maklumat kajian:

Lagu dan tarian Bajau

Galeri

  • Kampung Bajo di pinggir Pulau Wangiwangi, Wakatobi
    Kampung Bajo di pinggir Pulau Wangiwangi, Wakatobi
  • Kampung Bajo dari dekat, Wakatobi
    Kampung Bajo dari dekat, Wakatobi
  • Pemukiman Suku bajo diperkirakan di Sulawesi, Koleksi Universitas Leiden Circa 1910
    Pemukiman Suku bajo diperkirakan di Sulawesi, Koleksi Universitas Leiden Circa 1910
  • Orang Bajo di Ternate, Koleksi Nationaal Museum van Wereldculturen circa 1925
    Orang Bajo di Ternate, Koleksi Nationaal Museum van Wereldculturen circa 1925
  • Orang Bajo di Ternate, Koleksi Nationaal Museum van Wereldculturen circa 1925
    Orang Bajo di Ternate, Koleksi Nationaal Museum van Wereldculturen circa 1925
  • Orang Bajo di Ternate, Koleksi Nationaal Museum van Wereldculturen circa 1925
    Orang Bajo di Ternate, Koleksi Nationaal Museum van Wereldculturen circa 1925
  • Orang Bajo Memegang Teripang
    Orang Bajo Memegang Teripang

Catatan kaki

  1. ↑ "2010 Census of Population and Housing, Report No. 2A – Demographic and Housing Characteristics (Non-Sample Variables), Philippines" (PDF). Government of the Philippines National Statistics Office. April 2013. Diakses tanggal 28 April 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Total population by ethnic group, administrative district and state, Malaysia" (PDF). Department of Statistics, Malaysia. 2010. hlm. 369/1. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 27 Februari 2012. Diakses tanggal 12 Oktober 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia Hasil Sensus Penduduk 2010. Badan Pusat Statistik. 2011. ISBN 9789790644175.
  4. ↑ "Bajau, West Coast in Brunei".
  5. ↑ "What Language do the Badjao Speak?". Kauman Sama Online. Sinama.org. Diakses tanggal 23 Februari 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Adaptasi sosial ekonomi masyarakat Bajau di pemukiman baru Kalimantan Timur. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Bagian Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Kalimantan Timur. 1996.
  7. ↑ "Bajau Laut settlements in Kalimantan and Sulawesi". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-17. Diakses tanggal 2011-09-03.
  8. ↑ https://www.kompasiana.com/istorya/5a341918dd0fa81ace122773/suku-bajau-rampa-dalam-catatan-historis
  9. ↑ https://www.kompasiana.com/imizona/550f1e37813311c82cbc6701/rampa-pemukiman-suku-bajau-di-tenggara-kalimantan
  10. ↑ http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/04/07/newsvideo-pesta-laut-suku-bajau-samma-desa-rampa-kotabaru

Pranala luar

120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan