Selasa, 29 September 2026
12:50 WIB
TERKINI
Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan
Orang Ahom

Orang Ahom

kelompok etnik

Bagikan:
Tai Ahom
250px-%E0%A6%AA%E0%A7%82%E0%A7%B0%E0%A7%8D%E0%A6%AC%E0%A6%AA%E0%A7%81%E0%A7%B0%E0%A7%81%E0%A6%B7%E0%A6%B2%E0%A7%88_%E0%A6%B6%E0%A7%8D%E0%A6%B0%E0%A6%A6%E0%A7%8D%E0%A6%A7%E0%A6%BE%E0%A6%9E%E0%A7%8D%E0%A6%9C%E0%A6%B2%E0%A6%BF_%E0%A6%9C%E0%A6%A8%E0%A6%BE%E0%A6%87_%E0%A6%95%E0%A7%B0%E0%A6%BE_%E0%A6%86%E0%A6%B9%E0%A7%8B%E0%A6%AE%E0%A6%B8%E0%A6%95%E0%A6%B2%E0%A7%B0_%E0%A6%AB%E0%A7%81%E0%A7%B0%E0%A6%BE%E0%A6%B2%E0%A7%81%E0%A6%82_%E0%A6%AA%E0%A7%82%E0%A6%9C%E0%A6%BE.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
    Assam1,22 juta[1]
    Arunachal Pradesh85.000[1]
Bahasa
Assam, Ahom[2]
Agama
Mayoritas:
Hindu
Minoritas:
Agama Ahom, Buddha.
Kelompok etnik terkait
Khamti, Shan, Dai, Tai

Suku Ahom atau Tai-Ahom adalah suku bangsa yang mendiami negara bagian Assam dan Arunachal Pradesh di India. Asal-usul mereka dapat dilacak hingga kedatangan orang-orang Tai di lembah Sungai Brahmaputra pada tahun 1228. Sukaphaa, pemimpin orang-orang Tai dan 9000 pengikutnya mendirikan Kerajaan Ahom (1228–1826 M) yang menguasai sebagian besar Lembah Brahmaputra di Assam hingga tahun 1826.

250px-Ahom_kingdom.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sukapha Kshetra

Kebudayaan orang-orang Ahom modern merupakan hasil pencampuran kebudayaan Tai[3] dengan kebudayaan orang-orang lokal berbahasa Tibet-Burma yang mereka temui di Assam. Orang-orang lokal dari berbagai kelompok etnis di Assam menganut gaya hidup dan sistem pemerintahan pendatang Tai dalam proses yang dikenal sebagai Ahomisasi. Banyak kelompok etnis lokal, termasuk Borahi yang berasal dari rumpun Tibet-Burma, sepenuhnya melebur ke dalam komunitas Ahom. Saat ini, mereka merupakan kelompok etnis Tai terbesar di India, dengan populasi hampir 1,3 juta di Assam. Orang Ahom paling banyak ditemukan di Assam Hulu di distrik Golaghat, Jorhat, Sibsagar, Dibrugarh, Tinsukia (selatan sungai Brahmaputra); dan di Lakhimpur, Sonitpur dan Dhemaji (sisi utara).

Meskipun kelompok Ahom yang sudah bercampur menjadi bagian yang relatif kecil dari populasi kerajaan,[4] mereka berhasil mempertahankan bahasa Ahom dan mempraktikkan agama tradisional mereka sampai abad ke-17, ketika bangsawan Ahom beserta rakyatnya beralih memakai bahasa Assam.

Referensi

  1. 1 2 "Ahom in India report 2021".
  2. ↑ Diller, A. (1993). Tai Languages. In International Encyclopedia of Linguistics (Vol. 4, pp. 128-131). Oxford, UK: Oxford University Press.
  3. ↑ "Conclusions" (PDF). Shodganga.
  4. ↑ (Morey 2014)

Daftar pustaka

  • Morey, Stephen (2014), "Ahom and Tangsa: Case studies of language maintenance and loss in North East India", dalam Cardoso, Hugo C. (ed.), Language Endangerment and Preservation in South Asia, Honolulu: University of Hawai'i Press, hlm. 51–52
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan