Rabu, 07 Oktober 2026
09:29 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Ophioglossum

Ophioglossum

genus tumbuh-tumbuhan

Bagikan:
Ophioglossum
250px-Ophioglossum_closeup.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ophioglossum vulgatum
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Divisi: Polypodiophyta
Kelas: Polypodiopsida
Ordo: Ophioglossales
Famili: Ophioglossaceae
Subfamili: Ophioglossoideae
Genus: Ophioglossum
L.
Spesies

Sekitar 25-30 spesies, mencakup
Ophioglossum austroasiaticum
Ophioglossum azoricum
Ophioglossum californicum
Ophioglossum costatum
Ophioglossum crotalophoroides
Ophioglossum engelmannii
Ophioglossum lusitanicum
Ophioglossum nudicaule
Ophioglossum pedunculosum
Ophioglossum petiolatum
Ophioglossum polyphyllum
Ophioglossum pusillum
Ophioglossum pycnosticum
Ophioglossum reticulatum
Ophioglossum tenerum
Ophioglossum thermale
Ophioglossum vulgatum

Artikel takson sembarang

Ophioglossum adalah genus tumbuhan paku dengan anggota sekitar 25-30 jenis. Penyebarannya kosmopolitan (di mana-mana), tetapi terutama terpusat di daerah tropika dan subtropika. Nama Ophioglossum berarti "lidah ular" dalam bahasa Yunani, mengacu pada bentuk daun fertil (daun berspora) yang khas.[1]

Wujud fisik sporofit biasanya berupa terna kecil dengan satu atau dua daun steril tunggal yang memiliki peruratan berpola jala yang tumbuh pada satu tangkai yang sama dengan daun steril di bagian ujung. Di bagian pangkalnya, yang terbenam di bawah permukaan, terdapat struktur mirip bonggol yang menjadi tempat tumbuh akar yang menyebar. Akarnya tebal dan tidak banyak bercabang.[1] Tumbuhan ini tidak selalu menghasilkan daun fertil, bahkan juga daun steril jika lingkungan tumbuh kurang mendukung.

Pada kondisi tanpa daun, ia hidup tersembunyi di bawah permukaan dengan bonggol. Energi diperoleh dari akar yang berasosiasi dengan cendawan tanah (mikoriza). Asosiasi dengan cendawan mikoriza ini bersifat parasitisme obligat (wajib) oleh gametofitnya (mikoheterotrof) dan berubah menjadi asosiasi mutualisme pada fase sporofit. Cendawan mikoriza yang berasosiasi dengan gametofit dan akar sporofit Ophioglossum vulgatum diketahui berasal dari marga Glomus.[2]

Ophioglossum adalah organisme yang diketahui memiliki genom dengan kromosom terbanyak, 1260 kromosom.[3] Manusia memiliki 46 kromosom dan padi memiliki 24 kromosom.

Akibat digunakannya biologi molekuler dalam klasifikasi, pengelompokan dalam Ophioglossum tengah mengalami revisi. Jenis-jenis yang sebelumnya tergabung dalam anakmarga Ophioderma, kelompok yang daun fertil dan daun sterilnya menyatu, dapat dipisahkan sebagai marga tersendiri. Sebagian spesies Ophioglossum juga dianggap sebagai anakjenis, sehingga banyak spesiesnya berkurang.

Jenis Ophioglossum yang biasa dijumpai di Indonesia barat adalah jukut siraru (O. reticulatum). Apabila marga Ophioderma dianggap sebagai anakmarga dari Ophioglossum, maka Ophioglossum pendulum juga merupakan spesies epifit yang umum.

Referensi

  1. 1 2 Britton, Nathaniel L.; Brown, Addison (1896). An Illustrated Flora of the Northern United States, Canada and the British Possessions: From Newfoundland to the Parallel of the Southern Boundary of Virginia, and from the Atlantic Ocean Westward to the 102nd Meridian ; in Three Volumes. Ophioglossaceae to Aizoaceae. 1 (dalam bahasa Inggris). Scribner's.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Field, K.J.; et al. (2015). "From mycoheterotrophy to mutualism: mycorrhizal specificity and functioning in Ophioglossum vulgatum sporophytes". New Phytologist. 205 (4): 1492–1502. doi:10.1111/nph.13263. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-06-06. Diakses tanggal 2021-06-06.{{cite journal}}: Penggunaan et al. secara eksplisit dalam: |first=
  3. ↑ Gerardus J. H. Grubben (2004). Vegetables. PROTA. hlm. 404. ISBN 978-90-5782-147-9. Diakses tanggal 10 Maret 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan